29 December 2009

Postingan akhir tahun

Ini postingan gue buat pas lagi suntuk nungguin. Kebetulan ini lagi didekat rumah makan yang mana meja makannya sampai disusun ke samping jalan. Dari sini saya bisa dengar pembicaraan satu keluarga yang lagi ngomong pake bahasa 'khek'. Bahasa ini biasa dipakai oleh orang cina keturunan ditempat kelahiran saya di banda aceh. Perasaannya lagì dikampung halaman kalo dengerin org-org ini ngomong pake bahasa itu. Jadi teringat puluhan tahun yg lalu pada saat pertama kali menjejakkan kaki ke kota medan yg mana kebanyakan ngomong pake bahasa 'hokkian'. Perlu beberapa tahun bagi saya untuk akhirnya bisa mengerti dan ngomong pake bahasa ini. Memang lambatnya pembelajaran ini lantaran lingkungan tidak begitu mendukung seperti teman dan tempat kuliah dulu. Tetapi sekarang lantaran kurang di praktekkan bahasa khek-nya jadinya perbendaharaan katanya udah banyak yang lupa. Memang prinsipnya kalo bahasa itu mesti sering dipraktekkan baru tambah mahir. Oke untuk menutup postingan kali ini, tak lupa saya ucapin 'Selamat tahun baru 2010' buat para pembaca setia blog 'Kebebasan' ini.

16 December 2009

Solusi masalah modem Vodafone tipe K3520 - Z

Tersebutlah satu buah modem yang baru di beli tetapi penasaran di tuai. Modemnya adalah Vodafone tipe K3520-Z , rencananya akan dipadukan dengan SIM card dari Indosat IM2 Broom. Pihak yang jual mengatakan kalo tinggal di colok aja modemnya ke komputer, entar akan terinstall secara otomatis segala drivernya dan bisa dipake langsung. Kupercaya saja perkataan dari yang jual ini dimana sebelumnya gue minta diajarin cara install dan pakenya. Tetapi berhubung dibilang begitu simple caranya maka ku langsung bawa pulang aja tuh modem.

Alangkah terkejutnya daku pada saat mengetahui modem ini tak bisa connect ke jaringan indosat setelah ku colokkan ke komputer. Padahal kartu SIM-nya udah diaktifkan sesuai prosedur yang berlaku dan sebagaimana diajarin caranya oleh pihak yang jual. Tetapi apa daya komputer tak bisa mendeteksi benda ini dan nota benenya jaringan Indosatnya pun tak terjangkau. Program yang terinstall adalah BLUE CUBE Internet Connection, dan dari program ini dinyatakan kalo SIM cardnya tidak ada. Heran memang padahal kartu SIM udah dimasukkan. Ku coba untuk membalikkan kartu SIMnya dengan asumsi mana tahu cara pasangnya bermasalah. Tetapi tetap aja tidak ada reaksi.

Ku coba mencolokkan modem ini ke laptop temen, dan ajaibnya modem ini berjalan sempurna disana. Oh ada apakah gerangan ini, apakah komputer guenya yang bermasalah?. Lalu sanking penasarannya ku coba bawa modem ini ke toko yang jual. Ternyata yang tahu urusan ini lagi off, dan disuruh balik besok aja. Ku sempatkan diri untuk colok modem ini ke salah satu laptop di toko yang jual ini, eh ternyata tak bisa jalan juga. Nah gue tambah bingung neh jadinya.

Sampai di rumah, gue mencoba lagi untuk install ulang BLUE CUBE-nya, dan tetap tidak bisa jalan juga. hehehe....
Gue cek Control Panel - System - Hardware - Device Manager . Nah disitu nampak ada 3 buah lambang tanda tanya kuning besar yang artinya kalo komputernya tak bisa mengenali benda ini. Gue iseng-iseng klik kanan salah satu tanda tanyanya dan pilih update driver. Oh..my...ternyata ada reaksi, windows akhirnya install driver untuk benda ini, tapi gue kurang yakin sih, apakah benar atau tidak yang diinstall. Lalu semua lambang tanda tanya itu gue update drivernya , dan bingo......akhirnya komputernya bisa bersanding mesra dengan modemnya. Hatiku senang lantaran penasaran berhari-hari terpecahkan. Tapi timbul pertanyaan lanjutan, kok bisa ya windowsnya tak mau otomatis install tuh driver, kok mesti manual gitu ya..? Oh mungkin gue harus bertanya ama rumput yang bergoyang. :-)

10 December 2009

Susunan Acara Pernikahan Ala Chinese di kota Medan

Pernikahan Anthony dan Christina

Master of Ceremony

Resepsi pernikahan ala chinese di kota Medan ini selalu mengikuti urutan acara yang sudah baku. Saya tidak tahu asal muasalnya dari mana dan mengapa harus seperti itu, tetapi pada intinya setiap menghadiri undangan resepsi pernikahan,saya seolah-olah melihat film yg sama dgn aktor utamanya berganti-ganti. Jadi disini akan saya beri gambaran urutan kegiatan di hampir kalo tak mau dibilang di semua resepsi pernikahan ini. Kebetulan saya baru menghadiri resepsi pernikahan teman senin kemaren sehingga foto-fotonya saya ambil dari acara tersebut.

Penyambutan Mempelai


Sesi 1 :
Acara pembuka
Disesi ini, mempelai pria dan wanita akan memasuki ruangan resepsi diiringi lagu yg khas (tak tau gue judulnya apa yg penting bukan 'ave maria' ). Biasanya ada sepasang anak kecil yang akan menyambut kedua mempelai ini. Di sesi ini juga kedua pengantin baru akan memotong kue pernikahannya dan melakukan kecupan kasih sayang.

Pemotongan kue pernikahan
Sesi 2:
Acara makan-makan
Setelah kedua mempelai dan walinya duduk dimeja khusus yang diberi taplak warna merah maka makanan baru mulai disajikan oleh pihak restoran. Makanan pembuka selalu 'Santapan dingin' (leng pua) yang isinya beberapa jenis daging dari
udang, bebek, cumi, dsb. Makanan pembuka ini pasti habis dilahap oleh 10 orang di tiap meja. Maklum dah kelaparan dari 1 jam kemaren. Dan ini lagi ciri khas kalo disini, undangan ditulis jam 7, tapi acara baru dimulai jam 8. Udah semacam kesepakatan kayaknya. Biasanya jumlah menu makanan yang disajikan itu berjumlah 8 sebagaimana kepercayaan orang chinese 8 itu angka keberuntungan.

Menu
Sesi 3:
Acara hiburan
Nah sambil menikmati hidangan yang tersedia di meja, para hadirin sekalian di hibur oleh nyanyian. Yang nyanyi biasanya teman-teman ataupun famili dari yang nikah tapi tidak tertutup kemungkinan juga di undang artis dari luar. Kedua mempelai biasanya akan memberikan angpao bagi siapapun yang nyanyi di panggung. Acara hiburan ini di meriahkan juga tarian-tarian dan kebanyakan anak-anak yang diundang untuk memberikan tarian ini. Lalu kedua mempelai akan ikut juga menyumbangkan lagu kesayangannya di sesi ini dan giliran para hadirin yang memberikan angpao kepada kedua mempelai.





Sesi 4 :
Acara Terima Kasih
Ditengah-tengah acara, MC akan mempersilahkan kedua mempelai dan beserta wali untuk naik ke panggung. Kedua mempelai kemudian menuangkan champagne ke gelas yang udah disusun berbentuk piramida. Gelas-gelas yang udah berisi ini akan dibagikan kepada kedua mempelai beserta wali agar bisa diadakan toast bersama dengan para tamu yang hadir tanda terimakasih atas kehadirannnya.


Sesi 5:
Acara Foto-foto
Ini merupakan sesi terakhir dimana para tamu yang hadir khususnya teman-teman dan sanak famili di minta ke panggung untuk diadakan foto bersama. Beginilah sekilas acara resepsi pernikahan yang kerap saya hadiri. Lebih dan kurang memang selalu begitu urutan acaranya. Semoga bisa memberikan sedikit gambaran bagi pembaca sekalian. Sampai jumpa di postingan berikutnya.

05 December 2009

Film Air Terjun Pengantin


Kemaren malam gue sempat nonton film nasional yang judulnya 'Air Terjun Pengantin'. Udah lama memang tak nonton film Indonesia lantaran selama ini kebanyakan yang keluar film hantu ama film komedi dewasa. Menurut info, film kali ini agak lain yakni tentang pembunuhan misterius. Dan yang agak lain adalah munculnya bintang film sinetron yang udah lama tak nonggol di kaca televisi yakni Tamara Bleszynski.

Film ini kayaknya ingin mengikuti jejak film pembunuhan seperti 'Texas Chainsaw Massacre' atau 'Saw' yang super sadis itu. Tetapi terus terang jauh banget kualitasnya. Film Air Terjun Pengantin ini lemah di pencahayaan. Kadang sulit menangkap adegan di filmnya karena sanking gelapnya. Apalagi ditambah efek kameranya yang asyik bergoyang-goyang aja pas ada adegan pembunuhannya. Memang efek kamera ini dimaksudkan agar adegannya menjadi lebih seru dan tegang tapi jatuhnya buat kepala guenya pusing. Gara-gara efek ini jadinya tak jelas deh adegan pembunuhan atau perkelahian yang lagi berlangsung.

Pertanyaannya adalah kenapa film ini ramai yang mau nonton padahal kemaren baru Jumat malam. Ini adalah berkat keberanian Tamara untuk berpose seksi dengan bikininya. Ini beda banget dengan di sinetron dimana Tamara kebanyakan di gambarkan wanita soleh dan santun. Jadi banyak yang penasaran dengan adegan seksi Tamara dan bintang-bintang film lainnya yang gue kurang begitu kenal. Menurut saya film ini tidak cocok untuk anak-anak karena adegan seksi dan pembunuhannya. Tapi bagi yang udah dewasa silahkan nonton kalo penasaran dengan akting Tamara di layar lebar.
Ceritanya memang sederhana saja, berkunjunglah sekumpulan pria dan wanita ke suatu daerah yang namanya Air Terjun Pengantin. Disana kabarnya tak ada penghuni lagi. Tetapi apa daya ternyata masih ada satu orang dukun yang lagi mencari ilmu hitam tinggal di daerah tersebut. Dukun ini mencari ilmu dengan cara meminum darah manusia. Alhasil satu persatu dibunuh secara sadis oleh dukun ini dan yang tersisa hanya dua orang doank termasuk Tiara ( diperankan oleh Tamara ). Tiara berhasil membunuh dukun ini di akhir cerita. Terus terang tak ada pesan moral yang bisa diambil. Yang ada hanyalah pesan tersembunyi buat bintang-bintang sinetron yang karirnya udah mulai suram, silahkan beradegan seksi di layar lebar agar tetap eksis dan demi sesuap nasi. hehehehe.......

28 November 2009

Acara Ultah Jessica ke -17 yang spektakuler

video
Video Pembukaan Acara Ultah Jessica

Nah, ini gue mau lapori sedikit tentang acara ulang tahun yang berlangsung kemaren pas di hari raya Idul Adha. Yang ultah namanya Jessica dan kebetulan merayakan ultahnya yang ke-17. Acara ini boleh dibilang sedikit unik dan kreatif. Begitu masuki tempat berlangsungnya acara yakni di Restoran Taipan lantai 8 Capital Building, para tamu undangan di minta isikan buku tamu dengan cara yang unik. Mengisinya mesti memakai peralatan melukis dan di gambarkan di suatu kertas warna-warni yang telah tersedia.

Yang Ultah
Isi buku tamu

Setelah mengisi buku tamu, selanjutnya sesi foto diri. Setiap tamu undangan yang datang, mesti di foto yang gue sendiri tak tahu apa maksudnya. Fotonya dua kali pula di dua lokasi berbeda. Setelah itu para tamu bisa memilih tempat duduk sambil menunggu acara di mulai. Gue sendiri berjalan-jalan sekitar lokasi acara berhubung banyak yang bisa dilihat disini. Ada foto-foto yang di pamerkan dari yang ultah, mulai dari foto sejak kecil ampe dewasa. Ada lagi yang lagi lukis-lukis di kain putih besar. Lalu ada juga yang lagi duduk manis lukisi foto diri seseorang. Sambil menunggu, para tamu undangan di hibur oleh permainan musik yang kebetulan biola dan gitar kalo tak salah. Wuih, pokoknya rame banget dah.

Pameran foto yang ultah

Foto keluarga

Acara di undangan di tulis jam 6.30, tetapi mulainya jam 7.30. Ini dah lazim banget di kota medan ini. Pembukaan acaranya juga spektakuler menurut saya. Yang ultah keluar dari lukisan di kain putih besar yang saya ceritakan di atas itu. Jadi memang sengaja di lukis adalah bentuk tubuh dari yang ultah sehingga bayangannya klop dengan lukisannya.

Proses penggambaran lukisan diri sang Mama-nya Jessica

Musik dimainkan pakai band

dan juga ditemani permainan biola

Untuk acara selanjutnya saya kira hampir sama dengan acara ultah biasanya, seperti nyanyi-nyanyian dan permainan. Lalu ada lagi acara tukar-tukaran hadiah dari yang ultah dengan pihak ortunya. Kebetulan yang ultah dengan ortunya tinggal di lain tempat jadi acara ini sekaligus merupakan acara temu ramah antar mereka.

Proses penggambaran lukisan dinding

Dapat hadiah 'blink-blink' dari sang pacar

Pas pulangnya para tamu undangan masing-masing diberikan souvenir berupa lukisan diri dari foto yang di ambil pada saat datang tadi. Oh, kebetulan yang gue punya lumayan mirip dilukisnya. Thanks ya Jess....! :-)

Souvenir Acara Ultah Jessica



26 November 2009

Undangan Ulang Tahun di Restoran Taipan


Akhir-akhir ini banyak yang lagi merayakan ultah nya ke -17. Saya tidak tahu kenapa mesti dirayakan ulang tahun yang ke - 17 ini. Nah ini ada salah satu undangan yang saya terima dan menurut saya cukup unik. Bentuk undangannya bukan berupa kertas tetapi berupa potongan kayu yang biasa buat melukis gitu ( tak tahu gue istilahnya apa ya...hehehe...tripod ya... ). Kabarnya tamu undangannya bakalan membludak mencapai 3 ratusan orang. Gile...ini udah macam undangan pernikahan aja. Tetapi entar gue kabari lagi deh gimana acara yang sebenarnya. See ya.....








24 November 2009

Penipuan Melalui Pulsa Hape terjadi di Medan

Tadi pagi sambil sarapan nasi sayur langgananku, ku buka-buka koran Analisa hari ini. Terbaca kolom 'Surat Pembaca' yang berisi tentang penipuan melalui telepon lagi. Untuk selengkapnya saya ambil dari AnalisaDaily.com , berikut isinya :

-----------------------------------------

Awas Penipuan Pulsa Trik Baru

Penipuan yang satu ini tidak seperti biasanya yakni calon korban dipandu ke mesin ATM bank untuk bertransaksi.

Sekitar jam 3-an tanggal 9 November 2009. istri saya dihubungi penelepon dengan nomor 087790528 dan 081 998117247, mengatakan bahwa Ibu berhak mendapat hadiah Rp.10 juta tunai dari salah satu operator selular dan akan mengudara di salah satu stasiun TV swasta dengan jam tayang 5 sore, singkat cerita korban dipersilahkan ke pusat keramaian Indomaret terdekat, kebetulan domisili terdekat di Indomaret Malaka, dan dipersilakan masuk kemudian mengecek ke kasir dengan alasan bahwa banyak pelanggan komplain bahwa penjualan pulsa XL dan Simpati di sana agak mahal, dengan berbagai cara penipu senantiasa memandu dan masih tetap berkomunikasi di telepon selular, sambil memberikan beberapa nomor kartu selular untuk diteruskan kepada kasir, singkat cerita akhirnya penipu berhasil menjaring pulsa sebesar Rp.650 ribu ke nomor 081 354682789, 081 354858787 dan 081 3429 84939, dengan dalih Ibu tidak perlu membayar karena tim peliputan kami akan tiba dan secara surprise akan membayar seluruh tagihan dan memberikan hadiah Rp. 10 juta tunai.

Istri saya baru sadar tertipu ketika si pelaku tahu persis bahwa proses pembelian pulsa di Indomaret membutuhkan waktu 10 menit.

Kami mencoba menghubungi salah satu call centre operator GSM tersebut namun tidak ada solusi karena penipuan menggunakan operator berbeda sehingga sesuai kebijakan intern dan prosedur, pelanggan tidak bisa dibantu. Kami mengunjungi ke kantor salah satu operator GSM di Sun Plaza namun dengan alasan kebijakan dan sistim prosedur bahwa diperlukan surat keterangan polisi untuk mengurus permasalahan yang kami hadapi. Hal ini menjadi celah sehingga timbul penipuan dengan memanfaatkan perbedaan operator selular.

Pada kesempatan ini saya selaku pelanggan salah satu operator dan masyarakat biasa, mohon kepada seluruh operator telepon selular di Indonesia untuk bersama-sama mencari solusi sehingga penipuan bisa dicegah dan kalaupun terjadi penipuan, masyarakat tetap terbantu dalam penyelesaian/pelayanan, tidak terkendala seperti saat ini oleh kebijakan intern dan sistim prosedur perusahaan.

Seyogianya kepentingan masyarakat menjadi prioritas dibandingkan dengan kebijakan perusahaan, khususnya dalam kasus penipuan. Semoga kejadian ini tidak menimpa masyarakat lainnya, berhati-hatilah karena mungkin anda korban selanjutnya.

RUSLI, SH

Jl. Tilak - Medan

-----------------------------------------

Baru beberapa hari yang lalu saya posting tentang kejadian yang hampir serupa. Sekarang penipuan ini terjadi lagi dan saya kira dari kelompok yang sama abis jumlah hadiahnya persis sama yakni 10 juta.
Memang penipuan semacam ini saya yakin tetap akan berlangsung walaupun udah diberitakan di media massa. Penipuan semacam ini akan dapat di kurangi jikalau yang penerima telepon agak sedikit teliti dan tdk terlampau senang. Dan menurut hemat saya pihak yang berwajib seperti kepolisian ataupun pihak operator seharusnya bisa melacak nomor telepon yang digunakan penipu, sehingga setidaknya tindakan penipuan seperti ini bisa dikurangi dikemudian hari. Dan ingatlah himbauan dari Pak Rusli diatas 'Berhati-hatilah karena mungkin anda korban selanjutnya'

22 November 2009

Ulang Tahun ke -17 Noviabella di Lembur Kuring

Erick, Noviabella dan Johan

Semalam saya di berikan kesempatan untuk menghadiri acara ulang tahun ke-17 salah seorang murid. Acara di adakan di salah satu restoran terkenal di kota Medan ini yakni Restoran Lembur Kuring. Acaranya menurut di undangan seharusnya jam 6 sore di mulai tapi kalo di kota Medan ini artinya jam 7 lewat baru di mulai. Hujan udah mulai turun walaupun hanya gerimis kecil-kecilan. Saya tiba di restorannya sekitar jam 6.30. Yang terlihat hanya yang ulang tahun dan beberapa tamu undangan. Udah ada yang latihan nyanyi di panggung karena memang acara ini akan dimeriahkan nyanyian dari temen-temen baiknya yang ultah ini.

Memang acara ultah seperti ini seharusnya tidak ada yang begitu istimewa. Tapi bagi saya pribadi inilah acara ultah pertama kali yang Master of Ceremony adalah saya sendiri. hehehehe.....
Jadi selain saya sebagai MC-nya, ada satu lagi temen saya menemani di panggung untuk membawain acara ultah kali ini. Beliau kebetulan juga mantan gurunya yang ultah ini. Sebenarnya tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi acara ini karena gue juga tak tahu apa yang mesti di siapi. Tapi yang pasti gue cuman siapi mental saja dah dan ini memang agak berat. Yah saya yakin namanya demam panggung pasti ada di setiap orang tergantung intensitasnya saja.

Kalo tak salah, sekitar jam 8 gituan, acara baru dimulai. Dibuka dengan nyanyian dari temen MC saya. Kemudian saya yang seharusnya membawakan lagu-nya Siti Nurhaliza 'Bukan Cinta Biasa', harus menyanyikan lagu 'Percayalah'. Ada sedikit miskomunikasi dengan operator lagunya. :-) Memang menurut cover VCD-nya, lagu Bukan Cinta Biasa seharusnya di urutan ke-6, tetapi yang muncul lagu 'Percayalah' pula, tapi karena udah terlanjur di putar dan kebetulan saya masih bisa menyanyikannya, jadinya tak pa pa dah.

Di luar hujan udah turun dengan derasnya, sedangkan di dalam acara udah mulai memanas. Acara utamanya adalah menyalakan lilin, make a wish , pemotongan kue ultah , dan foto-foto dengan ortu yang ultah. Tamu undangan kemudian diberikan kesempatan untuk menyantap makan malam. Setelah selesai makan acara-acara hiburan lainnya menyusul. Lagu satu persatu di sumbangkan dan di selingi dengan games-games menarik seperti pecahkan balon dengan punggung, dansa jeruk, dan pindahin kelereng dengan sumpit. :-)

Tak terasa jam udah menunjukkan sekitar jam 10 malam, acara pun udah harus diakhiri. Ini merupakan moment yang akan selalu diingat oleh yang ultahnya dan juga saya sendiri sebagai MC-nya. :-) Yang pastinya menurut saya, bagusan jadi tamu undangan murni aja dah, lebih bisa menikmati acaranya daripada jadi MC-nya. Tapi gimanapun ini merupakan pengalaman tersendiri. hehehe... Okey akhir kata, selamat berminggu-ria. See you !

21 November 2009

Pie Susu Bali dan Penipuan Melalui Hape Lagi


Guenya ada sempat baca blognya mbak Onik tentang pie susu Bali beberapa hari yang lalu. Dari pengalaman yang dituturkannya kayaknya menarik banget neh pie susu, lalu gue langsung meluncur ke website yang katanya bisa kita pesan neh pie susu. Dan kemaren baru sampai pie susunya. Menurut saya rasanya boleh-boleh dah walaupun tidak begitu spesial. Bagi yang ingin merasakan pie susu bali ini bisa segera meluncur ke sini neh. Langsung di kirim dari Bali. Tersedia juga makanan khas bali lainnya yang ditawarkan di websitenya ini.

Lalu kejadiannya kemaren juga, ada satu orang murid saya yang dikabari melalui hapenya bahwa dianya dapat hadiah berupa 9 juta uang tunai dan 1 juta voucher pulsa telepon. Pihak yang menelepon minta murid saya ini untuk segera ke ATM terdekat. Dan murid saya mengiyakan setelah pulang les nanti. Kejadian ini mengingatkan saya pengalaman saya sendiri beberapa waktu lalu. Saya lalu bertanya ke murid ini, ngapain mesti ke ATM kalo memang kita di kirimi uang dari pihak lain. Gue katakan padanya kalo ini kemungkinan penipuan yang mesti di waspadai. Murid saya ini tertegun sebentar. Benar juga dia pikir. Mungkin penipuan sedang berlangsung neh. :-)
Karena penasaran di mintainya saya untuk menelepon balik si penelepon. Saya pura-puranya sebagai bapak si murid ini dan udah berada di ATM. Pembicaraan berlangsung lancar - lancar saja. Saya sempat di minta bersumpah pula kalo sayanya udah berada didalam ruangan ATM. Memang gila neh penelepon. Saya pura-pura menuruti perintah si penelepon, dari bersumpah, masukkan kartu, ketik nomor PIN ATM, ketik ini dan itu. Lalu peneleponnya bertukar orang, yang satunya ini berusaha mengecek kembali apakah saya benar di dalam ruangan ATM atau tidak. Dianya menanyakan apakah yang ada ditampilan mesin ATM sekarang ini. Lalu meminta saya sebutkan nomor rekening tabungan yang tertera di mesin ATM. Guenya lalu ucapkan sederetan angka acak, tapi apa daya begitu dia minta ucapkan ulang tuh nomor, guenya kewalahan. Hahahahaha...... Ketahuan sekarang kalo gue yang lagi tipu dianya. Lalu si penelepon sempat berucap 'Akh, bapak ini kayaknya tidak percaya ama kita ini, kalo ngak hadiahnya ini kita batalkan saja dah'. 'Mana bisa gitu pak, itukan hak guenya dapatin hadiah' kelakar guenya. Kemudian pembicaraan terputus sampai disitu saja.

Penipuan seperti ini saya percaya akan tetap ada aja, jadi waspadalah teman-teman. Something that is too good to be true, sometimes It's not true anyway. :-)

17 November 2009

Postingan menunggu nasi kotak


Ini postingan lahir lantaran lagi nungguin nasi kotak guenya datang. Akhir-akhir ini saya kalo siang makan neh nasi. Setelah sekian lama makan di luar dan pusing mikirin mau makan apa setiap siang, maka ku putuskan untuk makan nasi kotak ini. Memang datangnya nasi kotak ini tidak tentu jamnya, bisa kepagian, bisa agak siang, jadi terpaksa neh perut mengikuti jadwal datangnya nasi ini. Sebagaimana nasi kotak biasa, sayurnya hanya secuil, nasi segepok, kalo dimakan tidak begitu kenyang tapi cukuplah energi yang diberikan sampai guenya ngemil entar sorenya.

Lalu jangan salah persepsi, gambar diatas bukanlah sayur nasi kotaknya, itu hanya lah ilustrasi saja. Buat informasi saja, gambar diatas itu sebenarnya makanan juga, tapi isinya kebanyakan cabe. Gue dah lupa sebenarnya diantaranya cabe-cabenya itu ada daging apa, tapi yang pasti itu gue cicipi pas berkunjung ke Melbourne beberapa tahun silam. Memang pedasnya luar biasa, abis makan langsung bereaksi, dan harus segera ke kamar mandi untuk menyelesaikannya. :-)
Pedih terasa. hehehe......

Lalu minggu kemaren barusan gue tonton film `2012`, dan harus kukatakan film ini memang luar biasa special effectnya. Ceritanya juga runut. Pokoknya tidak rugi deh kalaupun mesti antri gitu panjang untuk dapatin tiket nontonnya. Kemaren sampai cari tempat parkir pun susah. Animo masyarakat medan untuk nonton film ini kayaknya begitu besar. Teater Thamrin 21 sampai memutar film ini di 3 studionya. Saya yakin itupun penuh tak tersisa tempat duduk.

Memang ada sedikit gangguan pada saat ku menikmati film ini. Ini terjadi lantaran pas didepan guenya ada seorang wanita tinggi besar. Mula-mula ku tidak melihat ada ketidakberesan dengan wanita ini. Tetapi pada saat film mulai ditayangkan dan gue ingin baca terjemahan di bawah layarnya. Apa daya, pandangan guenya terhalangi oleh kepala wanita ini yang cukup besar. Jadinya gue mesti agak mencondongkan kepalaku ke kiri dan ke kanan agar bisa nampak teks terjemahannya dengan lengkap. Hal ini diperparah lagi dengan lasaknya wanita ini yang asyik menggoyang-goyangkan kepalanya pas nonton neh film. Alhasil gue juga mesti ikut irama goyangan kepalanya ini dan mesti duduk agak tegak agar pandangan tidak terganggu. Lama-lama memang capek sendiri tetapi lantaran filmnya begitu seru, sedikit gangguan ini bisa ditolerir deh. Nasib....nasib.... :-)

Oh akhirnya datang juga neh nasi kotak. Gue permisi dulu deh...! See ya...

07 November 2009

Pertengkaran di Brastagi Supermarket

Barusan pulang dari belanja barang kebutuhan sehari-hari di salah satu Supermarket terbesar di kota Medan yakni Brastagi Supermarket, saya ingin mengutarakan pengalaman yang saya jumpai tadi. Sebutlah ada sedikit pertengkaran disana lantaran ada botol You C-1000 yang kebetulan jatuh dan pecah. Pihak pegawai supermarketnya menuduh seorang bapak yang harus bertanggung jawab dan meminta sang bapak untuk membeli botol You C-1000 yang pecah ini. Tetapi apa daya, bapak ini merasa tidak melakukan kesalahan ini dan memaksa tidak mau membeli botol ini. Para pengunjung mulai membentuk lingkaran kecil akibat pertengkaran ini. Setelah melalui serangkaian argumentasi yang alot antara si bapak dan sang pegawai, akhirnya di putuskan kalau si bapak tak perlu membelinya dan pertengkaran selesai sampai disitu.

Lalu saya yang ingin tahu kejadian sebenarnya, pergi menanyakan ke sales girl yang kebetulan menangani penjualan You C-1000. Sales girlnya ini mengatakan kalo dianya ada sempat melihat kalo pembantu si bapak yang menyenggol jatuh botol ini sehingga pecah. Lalu saya tanyakan lagi berapa harga paket You C-1000 yang kebetulan terdiri atas 6 botol, ternyata Rp.26.000.

Memang sulit untuk menuduh siapa yang benar dan salah dalam hal ini, sebab saksi matanya tidak ada ataupun kurang berani mengutarakan argumentasi. Apalagi pihak supermarket tidak bisa membuktikan kesalahan sang bapak seperti dengan melihat kembali rekaman kamera yang tersebar banyak di sekitar supermarket ini. Tapi yang membuat saya gundah adalah ketika mendengar argumentasi dari sang bapak yang seolah-olah melecehkan pegawai supermarketnya. Menyebutkan tidak berpendidikan dan semacamnya. Walaupun sang bapak terlihat menang dalam hal ini, tapi menurut saya dianya udah kalah dalam hal etika. Yah, apa boleh buat, namanya juga orang lagi bertengkar, semua ucapan pun bisa di ucapkan. Hanya ini yang mau sampaikan, selamat berakhir pekan dan semoga semua makhluk hidup berbahagia. :-)

05 October 2009

Uveitis dan Gejalanya - Mata Merah


Disini saya akan berbagi sedikit tentang penyakit yang mungkin ada diderita oleh teman-teman sekalian. Nama penyakitnya Uveitis. Penyakit ini menyerang salah satu panca indera kita yakni mata. Gejalanya adalah mata merah , pandangan kabur , ada semacam kotoran melayang-layang di mata , sensitif terhadap sinar matahari dan biasanya disertai nyeri pada mata. Mata merah ini tidak bisa diobati dengan tetes mata biasa yang dipasaran seperti Insto dan sebagainya. Penyakit ini timbul akibat adanya peradangan pada bagian Uvea mata. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut ini.




Jadi peradangan di uvea bisa terjadi di anterior uvea ( ini kasus yang sering terjadi ) atau di posterior uvea.

Peradangan ini bisa timbul sampai saat ini masih misterius. Tetapi dari berbagai pengalaman dan kasus yang ada adalah akibat adanya gigi berlubang ataupun masalah pada hidung. Tidak tertutup kemungkinan lantaran adanya stress. Karena itulah penyakit ini sulit diobati jika penyebabnya masih tak jelas. Gejalanya bisa disembuhkan tetapi ada kalanya penyakit ini bisa menyerang kembali.

Penyakit ini jika dibiarkan begitu saja dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan kebutaan. Wasdalah temen-temen jikalau anda bermata merah dan tidak sembuh-sembuh ketika ditetesi obat mata biasa yang ada dipasaran. Segera ke dokter spesialis mata untuk mencek lebih lanjut penyebab mata merah tersebut.

29 September 2009

Giliran Pemadaman Listrik di Medan

Kota medan setelah perayaan Lebaran ini mendapat hadiah dari PLN berupa pemadaman listrik secara bergilir. Satu hari bisa 2 kali terjadi pemadaman dengan durasi sekitar 4 jam sekali padam. Memang tidak begitu luar biasa kejadian seperti ini tetapi tetap memberikan tanda tanya kepadaku mengapa mesti setelah lebaran baru padam. Menurut kabar resmi, ada mesin di salah satu pembangkit mengalami kerusakan sehingga pemadaman tidak dapati dihindari. Oh PLN kapankah anda bisa bangkit dari keterpurukan seperti ini?

Pada saat gue mengetik postingan ini, listrik udah padam dari jam 10 pagi tadi, sampe sekarang masih belon hidup. Mesin genset meraung-raung. Begitulah keadaan kota Medan sampai saat ini dan tidak tahu kapan baru kembali normal. Doain saja cepat berlalu deh!

Ngomongin soal lain, baru-baru ini pada saat chatting ama mantan murid, dianya barusan menggelar kios di dunia maya ini. Jualannya sepatu sneaker gitu. Katanya sih original. Bagi yang suka mengoleksi sepatu coba deh liat-liat bentar ke http://www.sneakerheadmedan.blogspot.com/

Cukup sekian postingan di Selasa siang kali ini. Sampe jumpa di postingan berikutnya.

23 September 2009

Siantar ke Medan

Saya sekarang berada di Jalan Sutomo di kota Siantar tepatnya di CV Raja Taksi Trans. Taksi inilah yang seyogianya akan membawa saya kembali ke kota Medan tercinta dari kota Siantar ini. Tiket seharga Rp. 50 ribu pun udah di tangan. Soal kapan berangkat jangan tanyakan ke saya sebab yang jual tiketnya pun tak tahu. Katanya sih bentar lagi pasti berangkat. Sebagaimana di Indonesia khususnya Sumut, kata 'bentar' bisa bermakna 5 menit, 1 jam ataupun 6 jam lebih. Saya hanya bisa pasrah dan menyerahkan semuanya kepada CV ini. Udah banyak calon penumpang duduk menunggu dengan sabar di CV ini. Ada yang bawa bayi, ada yang bawa orang tuanya, dan juga ada yang tak bawa apa-apa. Didepanku ada wanita muda berkulit hitam legam, rambut keriting tak tentu, pandangan liar, dari gayanya kayaknya pembantu rumah tangga. Dari raut mukanya kayaknya dari daerah NTB atau NTT. Semoga beliau bukanlah korban kasus trafficking yang lagi marak belakangan ini. Oke deh, taksiku dah datang, dan mau berangkat dulu dah. See u

14 September 2009

Telkomsel Flash - Unlimited Yang Udah Lambat

Ini hasil test kecepatan pake Telkomsel Flash Unlimited

Ini sekedar postingan curhat tentang Telkomsel Flash yang udah mulai lemot. Menurut prakiraan ini lantaran banyak yang udah memakai neh produk tapi tanpa disertai penambahan bandwidth, alhasil banyak pelanggan kecewa. Memang yang murah pasti selalu murahan. Semoga Telkomsel segera menanggapinya.

Coba liat perbandingannya

13 September 2009

Hari ke-5 di Malaysia

Selama di Genting ini menurut saya tidak ada yang begitu menarik untuk di tuliskan. Ini merupakan kali ke-2 saya jalan-jalan di Genting. Kegiatan disini hanyalah maen-maen ke Theme Park-nya sambil mengisi perut yang senantiasa lapar. Sweet corn menjadi santapan yang paling banyak saya konsumsi selain ubi manis rebus. Eh ternyata ubi ini sangat lezat kalo dimakan di cuaca dingin seperti di genting ini. Permainan yang sampai saat ini belon pernah saya coba di Genting ini adalah Go Kart. Antrinya rame banget, lalu pas mau antri tiba-tiba hujan turun.. Udah deh, gagal lagi kedua kalinya untuk maen neh Go Kart.

Satu yang kuperhatikan, harga makanan dan minuman disini memang ekstra lebih mahal. Tetapi untunglah lagi ada promo, guenya dapat voucher RM 100. Vouchernya dalam bentuk kartu, hany bisa digunakan dengan cara digesek dibeberapa tempat tertentu saja.

Besok sekitar jam 12 siang, gue bakalan balik ke KL kembali. Sampai jumpa disana.

12 September 2009

Hari ke-4 di Malaysia

Main Judi di Bandara Trengganu

Hari ini merupakan hari terakhir guenya di pulau Redang ini. Pagi sekitar jam 9 gue naik kapal kembali ke pelabuhan Merang dan dilanjutkan naik bus ke Trengganu Airport.

Berhubung masih pagi, counter air-asianya belon buka. Check-in pun tak bisa dilakukan. Trengganu Airport sepi dari toko-toko. Tak banyak yang bisa dilihat di airport ini. Yang parahnya gue mesti berada sekitar 3 jam di bandara ini sebelum terbang ke Kuala Lumpur.

Untuk menghilangkan kebosanan, beberapa pelancong dari Cina main kartu dengan koper sebagai mejanya. Ide menarik juga tuh! Semoga saja tidak dilarang ama petugas bandaranya. Gue hanya bisa berkeliling- keliling saja. Lihat apa yang bisa di beli.

Pesawat Air Asia yang ku tumpangi berangkat sekitar jam 3 gituan, dan tiba di Kuala Lumpur jam 4. Setelah itu gue mesti buru-buru ke KL Sentral untuk mengejar bus yang ke Genting. Dan syukurlah tidak ada hambatan yang berarti, sesampainya di KL sentral masih tersisa waktu 1 jam sebelum bus ke Genting berangkat.

Jam 7 tepat busnya baru berangkat. Sampai di Genting sekitar jam 8 gitu lar. Langsung check-in ke hotel First World yang butuh waktu lumayan lama. Wuih...akhirnya bisa istirahat setelah seharian naik turun pesawat dan bus.

11 September 2009

Hari ke-3 di Malaysia part 2

Setelah snorkeling di Marine Park, sekarang saatnya mengisi kembali tenaga alias makan siang. Ada beberapa point yang ingin saya utarakan tentang restoran di Laguna Resort ini. Begitu masuk ke restorannya, tamu langsung di berikan nomor meja. Menurut saya ini merupakan ide yang sangat bagus. Ini berarti tamu tidak perlu susah payah mencari meja makan yang kosong ataupun berebutan dengan tamu yang lain. Kalo bisa mintalah nomor meja dengan awalan huruf A atau T ( kalo tak salah ) sebab mejanya langsung menghadap pantai. Jadi sambil nikmati hidangan, bisa nikmati pemandangan lautnya. Menunya sangat beragam, dan hampir tiap hari itu berbeda. Yang paling ingat itu daging kambingnya yang sangat lezat, ada kue-kue, sup, dan buah-buahan. Yah pokoknya cocok di perut gue deh. Ada sate kadang-kadang. Yang penting isi deh perut ampe kenyang.

Nah setelah makan siang selesai, sekitar jam 2 siang nanti ada lagi snorkeling terakhir di pulau Redang ini. Nama daerah snorkelingnya udah lupa. Lagi-lagi sebelum snorkeling mesti mendengarkan briefing yang sama lagi dari orang yang sama. Jadi total 3 kali snorkeling, 3 kali juga dengar briefing. Snorkeling kali ini gue liat udah mulai berkurang jumlah pesertanya karena mungkin udah kecapekan pas di Marine Park tadi pagi tapi tetap kelihatan rame karena ada muka-muka baru yang bermunculan. Ini lantaran kita bergabung dengan para pelancong yang barusan datang di pulau ini. Jadi tiap hari tetap ada pelancong yang datang. Acara snorkelingnya yang siang hari lokasinya di ganti tiap hari agar setiap pelancong yang datang baik yang lama atau baru tetap bisa menikmati pemandangan bawah laut berbeda-beda selama di pulau Redang ini.

Karena ini snorkeling terakhir, roti untuk umpannya pun saya mesti habiskan kali ini. Bagi yang belum sempat foto-foto di Marine Park tadi pagi, ini kesempatan terakhir untuk bergaya ria dalam air.

Cari neh orang kalo mau foto dalam air

Foto-foto yang telah di hasilkan entar bisa di beli pada saat sore menjelang malam yang lokasi pengambilannya akan di bilang pada saat briefing. Satu foto dikenai biaya RM 5 . Yah ini sebenarnya tidak ada paksaan, boleh ambil boleh tidak. Tapi sayang kalo tidak diambil.

Foto-foto di redang ini juga bisa dinikmati lewat facebook guenya di sini .


10 September 2009

Hari ke-3 di Malaysia

Hari ini merupakan hari ke-2 saya di pulau Redang. Kegiatan hari ini adalah snorkeling yang diadakan pagi hari dan siang hari. Kegiatan snorkeling selama di pulau ini udah termasuk ke dalam paketnya. Tetapi maskernya mesti di sewa lagi dan boleh di gunakan selama di pulau ini. Sebenarnya masih banyak permainan yang bisa di lakukan seperti Banana Boat, Panjat Tebing, Panahan dan sebagainya. Tetapi mesti dikenai biaya lagi untuk melakukannya.

Setelah sarapan pagi yang lezat, sekitar jam 9 gitu, yang ingin snorkeling mesti udah berkumpul di pondok briefing. Kalo boleh kasih saran, snorkeling hari ke-2 ini yang tujuannya ke marine park mesti ikut berhubung pemandangan bawah air lautnya yang lebih indah dari snorkeling kemaren itu.

Sebelum snorkeling, kitanya di berikan lagi pengarahan singkat oleh pemandunya. Lokasi snorkeling kali ini agak berbeda karena di lakukan di Marine Park. Kalo snorkeling kemaren diadakan dilepas pantai, di Marine Park ini snorkelingnya di bibir pantai.

Begitu tiba di Marine Park, pemandunya menawarkan jasa bagi yang ingin berfoto-foto dengan latar belakang pemandangan bawah laut. Gue pun tidak melepaskan kesempatan ini agar ada kenang-kenangan di bawah pulang.

Walaupun tidak begitu dalam, gue bisa melihat banyak ikan dengan beraneka warna dan jenis serta terumbu karangnya yang kebanyakan berbentuk kipas. Oh iya, jangan lupa untuk membawa roti kering sebagai umpan agar ikan-ikannya mau mendekat. Roti ini biasanya akan ditawarkan pada saat sesi briefing tadi. Atau bisa juga dibeli pada saat menyewa masker.

Disini saya akan berbagi sedikit tentang sesi foto-foto bawah airnya. Kru fotonya ini terdiri dari 2 orang. Yang satu tukang fotonya, satunya lagi tukang cemplungnya. Jadi pada saat mau difoto, gue di celupkan ke kedalaman tertentu sebelum diminta bergaya dan di foto. Fotonya diambil dengan berbagai gaya dan lokasi. Ada satu lokasi yang mesti di tenggelamkan sampai ke dasar pantai. Katanya gue akan difoto ama ikan hiu yang bersembunyi. Tapi alhasil untuk yang ini. ternyata hasilnya kurang bagus berhubung kameranya low batt sehingga tak keluar flashnya. Yang terfoto hanya berupa pipa-pipa gitu. Seharusnya ada nampak hiu di dalam pipanya. Padahal untuk foto yang satu ini gue mesti tahan napas lebih lama karena memang mesti agak dalam nyelamnya. Tapi tak pa pa lar anggap aja pengalaman.

Setelah sesi foto-foto ini, tak lama kemudian, pemandunya membunyikan peluit tanda kegiatan snorkelingnya udah kelar dan mesti balek kembali ke resort.

08 September 2009

Hari ke-2 di Malaysia Part 3

Laguna Redang Resort Map ( klik pada gambar kalo ingin zoom )


Pemandangan dari kamar Laguna Resort hadap kolam renang

Akhirnya perjalanan yang memabukkan ini pun selesai. Lega rasanya bisa menginjakkan kaki kembali ke bumi. Para penumpang pun di persilahkan masuk ke sebuah pondok untuk berlepas lelah sambil mendengarkan sedikit pengarahan tentang peraturan dan kegiatan selama di pulau Redang ini. Cara membuka pintu kamar pun di ajarin di sesi ini. :-)
Peraturan seperti tidak boleh mengambil pasir, kerang, karang juga di beritahukan kepada para pelancong demi kelestarian alam di pulau ini.


Briefing Singkat

Setelah briefing singkat ini para pelancong di persilahkan menuju ke resortnya untuk check-in. Berhubung jam udah menunjukkan waktu makan siang, para pelancong di persilahkan makan siang sambil menunggu check-in dan kamarnya tersedia.

Sajiannya ala buffet jadi boleh makan sesuka kita. Masakannya sungguh enak dan untuk beberapa hari ke depan, tempat makannya di restoran ini.

Pemandangan di restoran ini sungguh menarik berhubung sambil makan kita bisa melihat laut yang biru. Sempurna banget memang.

Setelah makan siang, gue pun menuju kamar resortnya. Setiap kamar terdiri dari 4 tempat tidur walaupun yang nginap tidak sebanyak itu. Kamar yang tersedia ada 3 macam. yang menghadap ke laut. menghadap kolam renang dan menghadap ke taman. Gue kebetulan dapat kamar yang menghadap ke kolam renang. Harga kamar yang paling mahal menghadap ke laut dan yang paling murah menghadap ke taman punya.

Kegiatan Hari pertama

Kegiatan hari ke-2 dan ke-3

Kamarnya bersih dan nyaman. TV di kamarnya ada saluran yang khusus memutar film 'Summer Holiday'. Film ini lar yang ikut mempopulerkan pulau Redang.

Kegiatan pertama di pulau Redang ini adalah snorkeling yang diadakan sekitar jam 2 siang. Para pelancong yang ingin ikut diminta berkumpul di pondok tempat briefing yang tadi.

Sebelum snorkeling ada lagi pengarahan dari pemandunya tentang peraturan selama kegiatan snorkeling dan cara pemakaian masker yang benar. Pelancong diingatkan sekali lagi untuk jangan merusak terumbu karang sewaktu snorkeling. Nama tempat snorkelingnya untuk siang ini adalah C.K. Bay. Total ada 3 kali snorkeling di 3 lokasi berbeda juga. Jadi besok ada lagi 2 kali snorkeling.

Sewaktu snorkeling ini para pelancong boleh minta di foto oleh pemandunya. Tetapi gue sarankan fotonya entar pada saat snorkeling besok harinya di Marine Park berhubung pemandangan bawah lautnya lebih cantik dan menawan.

Bagi yang ada kamera bawah laut boleh memuaskan nafsu berfotonya disini. Karangnya masih perawan.

Kegiatan Optional

Setelah puas snorkeling, para pelancong di bawa kembali ke resort. Jam udah menunjukkan waktu makan malam. Sambil makan malam, kitanya di hibur live band dari Filipina. Saatnya kembali ke kamar untuk menyambut esok hari yang lebih fantastis

Dihibur live band dari Filipina

07 September 2009

Hari ke-2 di Malaysia Part 2

Setelah menunggu beberapa saat, penumpang diminta naik ke kapal. Tempat duduk kapal ferry-nya boleh di pilih, di bagian atas atau di bawah. Untuk meninggalkan pelabuhan, kapal ferrynya ini ditarik lebih dahulu oleh sebuah kapal kecil. Saya kurang mengerti apa maksud di balik ini. Tetapi yang pasti, kapal ferry-nya berguncang naik-turun sewaktu ditarik. Ini yang menyebabkan ada beberapa penumpang mabuk laut termasuk saya.

Berhubung tadi pagi belon sempat sarapan, hanya mengunyah sedikit roti, jadinya neh perut berada dalam keadaan antara mau muntah dan tidak. Mabuk laut ini terasa menyiksa sehingga beberapa penumpang khususnya anak-anak ada yang muntah ke lantai kapal. Kalo yang dewasa segera ke kamar kecil untuk membuang muntahan.
Guenya sanking tak tahan lagi juga akhirnya ke kamar kecil. Tetapi tidak bisa muntah-muntah juga, yang akhirnya gue berdiri di dek kapal untuk mengurangi efek mabuk lautnya. Banyak juga yang berdiri di sana sambil mengantisipasi kalo muntah bisa langsung di buang ke laut.

Dalam hati saya berharap segera sampai ke pulau Redangnya dan berdoa semoga penderitaan ini mendapat balasan yang setimpal. :-)

05 September 2009

Hari ke-2 di Malaysia

Pagi-pagi sekitar jam 5 waktu setempat udah bangun guenya dari tidur yang kurang nyenyak di kamar hotel super sempit di Tune Hotel ini. Setelah beres-beres berangkatlah guenya pake shuttle bus yang tersedia di Tune Hotel ini ke LCCT.
Singkat cerita, setelah terbang yang memakan waktu sekitar 1 jam, tibalah guenya di Kuala Trengganu Airport. Airportnya sederhana saja, tak nampak toko-toko souvenir di terminal kedatangannya. Sesuai petunjuk dari Travel Agentnya, ada bakalan yang menjemput guenya di airport ini. Setelah lihat sana-sini, tak terlihat tanda-tanda orang yang mau menjemput saya ini. Ada sedikit kegelisahan di hati berhubung takut terlambat ke pelabuhan untuk naik ferry yang akan menghantarkan saya ke pulau Redang.

Akhirnya muncul tiba-tiba tuh orang entah dari mana yang selanjutnya gue di persilahkan naik bus ke pelabuhan Merang. Perjalanan ke pelabuhan dari airport memakan waktu sekitar 1 jam. Sampai di pelabuhan, udah rame penumpangnya. Gue di minta titipkan koper dan disuruh ke seberang jalan. Ada sebuah rumah yang atapnya biru yang menjual tiket ke Marine Park pas di pulau Redang nantinya. Sebenarnya tiket ini bisa di beli setelah tiba di pulau Redangnya. Saya pun sambil menunggu jam keberangkatan kapal ferrynya, lihat-lihat souvenir yang dijual di sekitar pelabuhan ini.

Untuk cerita selanjutnya akan saya sambung di postingan berikut. :-)

04 September 2009

Hari ke-1 Di Malaysia Part 2

Gue akan menyambung cerita di postingan yang lalu.
Sesampainya di KL sentral, gue pun segera mencari informasi letak counter yang menjual tiket bus ke Genting. Buat informasi saja, KL sentral ini semacam terminal terpadu dimana dari terminal ini kita bisa naik bus, monorail untuk bepergian ke berbagai lokasi di Kuala Lumpur ini.
Bus ke genting itu namanya Genting Express. Counter tiketnya terletak agak sudut dan tersembunyi. Kalau tak salah letaknya di lantai 2 di KL Sentral ini. Terakhir baru ku ketahui ternyata di lantai dasar tempat bus biasa berhenti juga ada counternya.

Tiket ke genting gue beli yang berangkat jam 7 malam untuk 3 hari ke depan dan sekalian beli tiket balik ke KL-nya.

Setelah tugas utama selesai dan perut pun udah di isi di food courtnya KL sentral, perjalanan pun di teruskan.

Untuk hari pertama ini, rencananya mau ke KLCC. Pikirku KL Sentral ini ke KLCC bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Ternyata mbak informasinya menyarankan untuk naik semacam MRT ke sana saja. Memang lumayan jauh tuh, kalo jalan kaki mungkin 3 jam baru sampai. hehehe.......

Tujuan utama ke KLCC adalah untuk mengunjungi Aquaria KLCC. Mau liat ikan neh ceritanya. Wuih, rame banget yang antri.

Setelah puas liatin ikan dan foto-foto, gue pun cuci mata di Suria KLCC-nya. Hari pun udah menjelang malam, gue segera balik ke Tune Hotel untuk check-in dan beristirahat. Alangkah terkejutnya begitu liat ukuran kamarnya yang begitu mini. Bayangkan saja begitu buka pintu langsung ketemu tempat tidurnya. Tak ada meja tulis. AC pun dijatah 12 jam. Kipas angin besar di langit-langit. Handuk dan perlengkapan mandi tidak disedain, mesti beli kalo mau. Pokoknya serba hemat dah.

Terus terang memang tidak begitu nyaman, tapi untunglah hanya nginap semalam disini. Besok pagi-pagi mesti dah berangkat ke LCCT dengan tujuan selanjutnya yakni Pulau Redang. Oh....tak sabaran pengen ke sana udah. Sampai jumpa di postingan berikutnya. :-)

02 September 2009

Hari Ke-1 di Malaysia

Saya berangkat menggunakan pesawat Air Asia tanggal 9 Agustus 2009 dengan tujuan Kuala Lumpur, Malaysia. Kali ini merupakan perjalanan pertama saya menggunakan NPWP untuk pembebasan fiskal ke luar negeri. Semula pikirnya akan ruwet masalahnya berhubung alamat NPWP dan paspor berbeda. Tapi untunglah keresahan saya ini tidak terbukti dan segalanya berjalan lancar-lancar saja.

Pesawat Air Asia yang saya tumpangi mendarat dengan selamat di LCCT. Untuk malam ini saya rencananya menginap di Tune Hotel yang terletak dekat dengan LCCT. Ini dikarenakan gue mesti berangkat ke Kuala Trengganu pagi-pagi sekali. Dari LCCT sebenarnya bisa ditempuh dengan berjalan kaki tetapi pastinya lumayan capek, tetapi saya naik bis saja yang ongkosnya RM 1. Bis ini naiknya di dekat food court LCCT yang namanya Food Garden.

Tune hotel ini dari kejauhan nampak gedungnya begitu megah. Sesampainya disana gue nitipin koper gue berhubung check-in nya sekitar jam 2 siang. Sekarang jam baru menunjukkan jam 11 siang. Titipin koper juga dikenai biaya sebesar RM 1.

Lalu gue naik shuttle bus yang tersedia di Tune Hotel ini untuk kembali ke LCCT. Maksud hati ingin ke kota dengan naik Sky Bus dari LCCT ini. Ongkos Sky Bus ini persisnya dah lupa, tetapi tidak sampai RM 20.

Dengan Sky Bus ini, gue pun melaju ke terminal KL Sentral. Untuk cerita selanjutnya akan saya sambung di postingan lain. :-)

26 August 2009

Sakit Gigi

Ini postingan dibuat pas lagi nungguin giliran diperiksa di dokter gigi. Janjinya jam 10.15 tetapi skrg udah menunjukkan pukul 10.45. Lusa kemaren udah sempat diperiksa lantaran sakit gigi tak tertahankan. Terus terang baru kali ini merasakan sakitnya sakit gigi. Sampai-sampai ada penyanyi dangdut menyamakannya dgn sakit hati. Kata dokternya lubangnya udah terlampau dalam jadi syarafnya terkena. Dan hari ini rencananya mau di cabut syarafnya yang dalam bahasa kerennya 'root canal'. Yah doakan semuanya berjalan lancar-lancar saja.

17 August 2009

Pengalaman di Redang


Guenya barusan balek dari perjalanan seminggu ke negeri jiran, Malaysia. Kale ini mengunjungi pulau Redang yang terkenal itu, kemudian di ikuti jalan-jalan ke Genting Highlands. Terus terang agak menguras tenaga dan sempat badan penat-penat gitu. Tapi untung ada bawa persiapan yang cukup sehingga tidak sampai menggangu perjalanan.

Memang banyak yang ingin di ungkapkan disini, tapi untuk postingan kali ini gue buat singkat saja dan entar di sambung dilain kesempatan. Ke pulau Redang memang pengalaman pertama buatku dan harus kuakui pulau ini sungguh indah dengan pantai-pantainya. Yang buat ku takjub adalah fasilitas-fasilitas pendukung yang disediakan untuk para wisatawan. Sungguh profesional sekali.

Di Redang ini, guenya menginap di Laguna Redang Resort. Begitu tiba di resort ini kita disuguhkan semacam briefing tentang segala kegiatan dan aturan main di pulau ini agar para pelancong dapat menikmati pulau ini semaksimal mungkin. Sampai membuka pintu kamar pun diajarin dan memang caranya agak sedikit aneh dibanding pintu hotel lain.

Lalu ada beberapa peraturan penting yang diterapkan disini. Peraturan ini harus diperhatikan sebelum kita di denda. Peraturannya seperti tidak boleh mengambil karang, pasir atau membuang sampah sembarangan di pulau ini. Memang saya harus mengakui keseriusan pemerintah Malaysia menjaga keperawanan pulau ini. Bayangkan saja wisatawannya gitu banyak, kalo sedikit demi sedikit dirusaki, maka jadilah seperti kebanyakan pulau-pulau di Indonesia yang udah gitu parah keadaannya.

Begitu selesai briefing, kita disuguhi welcome drink untuk melepas dahaga sambil menunggu check in. Setelah dapat kunci, kita udah bisa menikmati segala fasilitas di resort ini. Untuk lebih detailnya akan saya sambung di postingan berikutnya. :-)

29 July 2009

Nasi Kucing

Memang dari namanya sih nasi ini agak melecehkan kita sebagai manusia. Masa kita disamain ama kucing. Tapi memang nama nasi ginian ada di jual di kampung keling. Nama jalannya dah lupa, pokoknya sederetan dengan pura di kampung keling yang terkenal itu dah. Dekat karaoke Happy Puppy tepatnya.

Awalnya sih kurang tertarik untuk mencoba nasi ini, tetapi berhubung udah bosen dengan nasi-nasi lainnya, maka tadi guenya memberanikan diri untuk mencobanya. Nasi kucing ini sebenarnya mirip seperti nasi perang tanjung balai yang terkenal itu. Nasinya nasi gurih/lemak, porsinya kecil mangkanya di sebut nasi kucing. Ada lauk yang bisa dipilih seperti rendang, ayam, atau ikan.

Soal rasanya, hmm...enak tuh. Tadi sempat tambah nasi lagi. Boleh dicoba deh kalo lagi maen-maen ke kampung keling. Pengunjung hanya bisa duduk di luaran, berhubung dalamnya tempat jualan baju/celana. Jadi kita bisa sekalian beli baju/celana sambil makan-makan disana. Selain nasi kucing, di tempat ini juga ada tersedia penganan ringan seperti burger, pisang bakar, dan lain-lain. Berani coba? :-)

27 July 2009

Kartu American Express yang meminta-minta

Tagihan kartu kredit merupakan salah satu surat yang kedatangannya pasti tidak ditunggu-tunggu oleh para pemilik kartu kredit. Tadi pagi baru ku terima tagihan kartu kredit dari American Express Gold-ku. Kartu ini barusan ku buat dan merupakan satu-satunya kartu yang belon pernah ku pakai. Memang agak sulit mencari gerai yang mau menerima kartu jenis ini di kota Medan ini. Kebanyakan hanya menerima kartu Visa dan Mastercard.

Pertama sekali pas di tawari kartu ini oleh salah satu marketer-nya, guenya menolak untuk membuatnya berhubung uang iuran tahunan yang mencapai Rp. 450.000. Untuk ukuran saya, jumlah itu terlampau mahal untuk uang iuran sebuah kartu kredit. Kemudian selang beberapa bulan, gue di tawari lagi oleh marketer yang sama dengan iming-iming uang iurannya telah di turunkan menjadi sekitar 200 ribuan. Dan kalo gue tak salah, untuk tahun pertama, guenya di bebaskan dari iuran tahunan ini. Malahan guenya di tawari lagi voucher belanja di carrefour senilai Rp. 500.000 asal guenya bersedia memakai kartu ini minimal 5 kali gesek dalam waktu 2 bulan dihitung dari tanggal keluarnya kartu.

Pada saat itu guenya bersedia membuat kartu ini dengan alasan untuk mendapatkan voucher belanja cuma-cuma ini. Kemudian keluarlah kartu Amex ini. Sekilas kartu ini nampak mewah, tapi guenya sedikit bingung mau gesek dimana dengan kartu ini. Dan kartu ini pun akhirnya gue terlantarkan sampai hari ini ketika surat tagihannya datang. Tertera disana tagihan sebesar Rp.450.000 yang mesti gue bayar sebagai uang iuran tahunan. Terkejut hati ini, selain karena besarnya uang iuran yang mesti saya bayar, juga karena belon pernah terpakainya kartu Amex ini malahan sudah ditagih uang iurannya. Keterlaluan pihak kartu kredit Amex ini pikirku dalam hati. Gue merasa di tipu oleh marketernya. Dengan perasaan dongkol, gue telepon call centrenya dan mendapat penjelasan yang lumayan bertele-tele. Ternyata uang iuran yang 200 ribuan itu adalah kebetulan lagi ada promo pada tahun ini saja. Jadi memang seharusnya tak pernah di turunkan tuh uang iuran tahunannya seperti yang di jelaskan oleh marketernya tempo hari. Yah kemungkinan tahun depan promonya lain lagi, jelas pihak customer servicenya.

Oh ini saatnya gue harus membuang jauh-jauh kartu ini. Tak ada alasan lagi untuk mempertahankan kartu Amex ini. Guenya tak abis pikir apa kelebihan kartu Amex ini selain mahalnya iuran tahunan. Begitu guenya ingin mengajukan ditutupnya kartu ini, pihak customer servicenya meminta gue menunggu paling lama 5 hari kerja. Guenya disuruh menunggu bagian penutupan kartu kredit menghubungi gue kembali. Weleh..weleh..tutup kartu pun mesti di tungguin. Bye...bye...kartu Amex Goldku....!

19 July 2009

Bom Jakarta

Bom kembali memporak-porandakan salah satu hotel mewah di Jakarta yakni Marriott dan Ritz Carlton. Sungguh hati pilu dan sedih melihat aksi-aksi terorisme seperti ini. Terlepas dari tujuan atau motivasi di balik aksi ini, yang penting aksi ini telah meneror ketentraman, keamanan, dan stabilitas ibukota negara ini.

Mungkin banyak yang mempertanyakan termasuk saya sendiri kenapa ada yang begitu rela dan berani mengorbankan dirinya sendiri untuk kemudian membunuh orang lain. Dan uraian berikut ini hanyalah pendapat saya sendiri.

Bom bunuh diri seperti ini menurut saya dilakukan oleh 2 tipe manusia. Yang pertama adalah datang dari pihak yang kurang mampu secara ekonomi dan edukasi. Ketidakmampuan bertahan hidup membuat orang seperti ini hanya bisa pasrah dan kalo bisa ingin segera menghabiskan hidupnya. Tanpa pikir panjang lagi, begitu di tawari suatu pekerjaan yang menghabiskan nyawa ini akan diterimanya. Yah orang ini mungkin berkata dalam hati ' Kalo urusan mati sih lambat atau cepat pasti datang punya, yah mendingan gue percepat aja dah, biar derita segera berakhir '.

Tetapi bisa kemungkinan pelakunya dari tipe ke dua yakni dari pihak yang mampu secara ekonomi dan edukasi. Nah tipe ini yang menurut saya sangat berbahaya karena tipe ini memiliki kemampuan finansial dan pendidikan sehingga sulit untuk mendeteksinya. Memang orang yang normal tak mungkin melakukan pekerjaan ini. Orang dari tipe ini sebenarnya mampu berpikir, tetapi karena jalan berpikirnya udah di tata sedemikian rupa sehingga menjadi terikat kepada suatu dogma maka tak segan-segan melaksanakan apa yang menurut dia benar. Dogma ini pun udah ditanamkan sejak awal sehingga sulit untuk di ubah lagi. Semakin dewasa orang ini, maka semakin kuat juga dogma-dogma ini. Setiap orang termasuk saya pastilah ada dogma-dogma yang kita bawa sejak kecil. Tak peduli dogma tersebut didapat darimana, yang penting dogma ini terus kita pegang dan adakalanya tidak pernah kita tanyakan lagi kebenarannya. Maka bercermin dari ini, cobalah masing-masing dari kita gali lebih dalam dan dalam, kira-kira ada tidak dogma seperti ini. Saya kira kalo setiap orang termasuk teroris melakukan hal yang sama, teroris ini akan kembali berpikir dua kali atau bahkan lebih sebelum melakukan aksi terornya.

Memang tindakan yang merugikan pihak lain bahkan menghilangkan nyawa orang seperti ini bisa dilakukan siapa saja jika pikiran dan hati dalam keadaan kacau. Contohnya banyak kasus kita lihat ada ayah yang membunuh semua anak dan istrinya karena himpitan ekonomi ataupun alasan-alasan lain. Mari kita mengambil hikmah dari semua ini, seperti kata Aa Gym 'Jagalah hati dan pikiran kita masing-masing'
*Jagalah Hati....
Jangan kau Nodai...
Jagalah hati...
Lentera hidup ini...*

Dalam postingan kali ini saya ingin mengucapkan turut berdukacita atas korban-korban bom jakarta kali ini, semoga kerabat yang ditinggalkan bisa tetap tabah. Dan juga kepada para orang-orang dibalik bom ini semoga cepat-cepat introspeksi diri dan mempertanyakan kembali aksi-aksi kelian ini, apakah efektif dan tepat sasaran. Apakah tujuan kelian sebenarnya? Kalo hanya ingin mengacaukan dan membuat masyarakat resah, memang kelian udah berhasil. Tetapi itu tidak berlangsung lama, karena masyarakat akan kembali kuat dan semakin kuat menghadapi aksi-aksi kelian ini dan akhirnya kelian tetap dicap sebagai teroris. Itu saja dan memang itu saja keberhasilan kelian. Ayo mas, sadar....!

14 July 2009

Suatu Sore di Mapoltabes Medan dan Sekitar ( Mapoltabes MS )

Saya ingin berbagi sedikit informasi tentang mengurus surat tilang di mapoltabes medan yang di jalan adinegoro tersebut. Bagi yang belon tahu dimana letak mapoltabes medan bisa di klik di sini

Cerita berawal di minggu pagi yang indah, saat ingin pergi sarapan, guenya berhenti di lampu lalu lintas samping hotel danau toba. Dari pos polisi yang terletak dekat situ, guenya merasa di panggil seorang polisi yang melambai-lambaikan tangannya ke arah saya. Berhubung di samping ada seorang lagi pengendara motor yang udah lumayan umurnya, guenya pura-pura menganggap yang dipanggil itu pengendara berumur ini. Setelah tarik ulur beberapa detik, pengendara berumur ini pun segera mendekati polisi ini. Tetapi polisinya segera memberikan lambaian tangan lagi, dan kali ini guenya tak bisa nolak lagi karena tak ada siapa-siapa lagi selain saya. Pengendara berumur ini pun segera berlalu dan mungkin ucap puji dan syukur dalam hati karena bukan dianya yang berurusan dengan polisi ini.

Di Indonesia ini, khususnya di kota Medan ini, polisi itu bagaikan orang yang mesti di hindari dan kalo bisa jangan pernah jumpa neh aparat. Yang seharusnya terjadi adalah begitu ada polisi kita merasa nyaman dan aman berhubung ada pengayom dan pelindung di sekeliling. Tetapi alangkah ironisnya, kitanya malah merasa tak nyaman kalo jumpa polisi. Yah begitulah image pak polisi di kota tercinta ini.

Okey, gue kembali ke cerita diatas. Singkat cerita guenya di anggap melanggar peraturan lalu-lintas yakni berhenti lewat garis. Guenya pun hanya bisa pasrah saat polisi ini mengeluarkan dan menuliskan surat tilang sembari memberikan informasi pasal apa yang gue langgar dan kapan gue mesti disidangkan. Biasanya kalo di tilang, guenya minta damai aja, alias titip uang ke polisinya biar tak di sita STNK atau SIM-nya. Cuman kale ini guenya merasa kesalahan tidak begitu parah, dan polisinya pun tidak menunjukkan tanda-tanda mau berdamai, yah tak pa-pa lar gue pikir dalam hati ditilang kale ini. Polisinya sempat nanya mau di tilang yang mana, STNK atau SIM, gue milih STNK aja. Setelah itu gue undur diri dan ada kekesalan di hati karena mesti urus lagi neh STNK. Gue perhatikan pasal yang dituliskan dan segala informasi yang tercetak di surat tilangnya.

Karena penasaran, ku coba nyari informasi tentang surat tilang ini di dunia maya. Wuih...banyak betul informasi yang tersedia, tapi sayang semua informasinya dari luar kota medan. Salah satu yang menurut saya berguna ada di http://maliablog.wordpress.com/2007/11/01/sharing-lagi-tilang/
Pasal-pasal pelanggaran lalu-lintas dan berapa denda yang seharusnya di bayar semuanya ada di dunia maya. Tapi memang peraturan tinggal peraturan, terkadang yang di lapangan tidak sesuai. Di internet, denda yang harus gue bayar karena melewati garis seharusnya Rp.10.000, itupun guenya kalo tak salah lihat ya. Mohon di koreksi jika salah.
Dan biasanya guenya kalo kena silang, minta calo yang urus aja. Biar hati tenang dan tak perlu ke kantor polisi yang bakalan lebih rumit lagi prosesnya, pikirku dalam hati. Tapi kali ini berkat informasi dari internet, katanya mendingan urus sendiri aja, guenya pun memaksakan diri untuk ke kantor polisi keesokan harinya setelah gue ditilang.

Pas sampai di kantor polisi, guenya di buat bingung. Banyak sekali orang yang lagi antri dan dengan berbagai ekspresi muka. Dari kartu informasi di dada, tertera kalo orang-orang ini lagi urus SIM yang memang perlu menunggu dan memakan waktu. Tak ada semacam customer service atau apalah namanya yang bisa kasih informasi ke gue tentang urus surat tilang ini. Terpaksa gue jalan-jalan sendiri, menyusuri kantor polisi ini, sambil liat sana-sini. Eit ternyata ada peta lokasi tentang gedung kepolisian ini. Nah peta ini juga lah yang membantu saya menemukan tempat untuk urus surat tilang. Pokoknya carilah ruangan yang ada tulisan Ba-Ur Tilang . Mungkin kepanjangannya Bagian Urusan Tilang.

Begitu masuk ke dalam ruangan ini, ada beberapa polisi yang lagi bertugas. Guenya pun segera mengutarakan maksud kedatanganku. Ternyata waktu kedatanganku kurang tepat, karena polisi pada istirahat. Sebagai informasi saja, jam istirahat di Mapoltabes Medan dari jam 12.00 s/d 13.30 walaupun di dinding ada tertempel jam istirahatnya 12.00 s/d 13.00. Dan guenya diinformasikan kalo gue nya terlampau cepat urus tuh surat tilang berhubung STNK-nya belon diserahkan oleh polisi penyitanya ke kantor Poltabes ini. Guenya disuruh pulang dan kembali kira-kira seminggu lagi.

Nah siang tadi, guenya kembali ke kantor Poltabes MS ini untuk mengurus surat tilang ini lagi. Dan urusan ini hanya perlu waktu kira-kira 15 menit, dari gue serahin tuh surat tilang, lalu pegawai polisinya ketik-ketik di komputer ( mungkin nyari nomor urut surat tilangnya ), dianya menuliskan suatu angka di surat tilangnya, lalu mencari di sekumpulan STNK tersita di lantai. Tak berapa lama, STNK gue ditemukan, lalu polisinya minta gue untuk bayar duit sebesar Rp. 30.000. STNK gue terima, dan selesai deh urusan. Denda yang kita bayar ternyata bergantung berapa banyak pasal yang kita langgar. Jadi mesti di perhatikan dan ditanyain ke polisi kalo laen kali kalo di tilang, pasal-pasal apa yang dilanggar. Kebetulan ada seorang bapak yang berbarengan dengan saya urus surat tilangnya yang mesti bayar sampai Rp. 80.000 karena di tertera banyak pasal yang dilanggar di surat tilangnya. Kasihan tuh bapak!. Jadi hitung-hitungannya kalo satu pasal di langgar Rp. 30.000, kalo lebih yah silahkan di kali-kali saja.

Jadi ini pun menjadi pedoman buat yang ingin damai ditempat, kalo polisinya minta lebih dari Rp.30.000, bagusan di tilang saja, dan walaupun agak repot sedikit ke Mapoltabes MS untuk bayar dendanya demi tegaknya hukum dan mengurangi korupsi di sekitar kita.

13 July 2009

Surat Cinta kepada 'Teman'

Semalam pada saat jalan-jalan ke Palladium, ku jumpa lah sesosok manusia yang telah lama menghilang dan ku rindu. Kepadanya kale ini ku ingin menulis surat cinta:

'Bang, udah sekian lama kita tak bersua. Saya tak tahu apakah abang masih mengingat saya. Yang pastinya saya masih mengingat abang. Ku masih ingat pada saat kita di kos-kosan dulu, kita sering bercanda ria. Abang dengan rambut hitam keritingnya, sering berkumpul dan sekedar melepas lelah di lantai atas kos kita yang terletak di kampung madras alias kampung keling dulu itu. Tak berapa lama kita pun saling berpisah. Sekian tahun kemudian, tiba-tiba abang menelepon saya. Oh betapa senangnya saya bisa mendapatkan kabar dari abang. Abangpun menuturkan segala kendala dan masalah yang abang hadapi saat itu. Abang lagi di kejar polisi dan mesti bersembunyi. Ada sedikit rasa terkejut dalam benakku. Saat itu ku izinkan lar abang untuk menginap di kamar saya sembari bernostalgia mengenang masa-masa lalu yang telah kita lewati bersama. Lalu keluarlah dari mulut abang agar saya pinjamkan sekantong duit agar hidup abang tetap bertahan. Tanpa ragu dan diiringi rasa kasihan yang mendalam, ku tariklah uang dari ATM untuk ku pinjamkan ke abang. Tapi tindakanku ini akhirnya ku sesali kemudian sebab abang telah menyalahgunakan kepercayaanku ini. Abang sekali lagi menghilang tanpa jejak, dan uangku pun melayang tanpa jejak.

Tetapi saya hanya bisa menghibur diri, suatu hari nanti mungkin pada saat keadaan keuangan abang sudah membaik, abang akan kembalikan tuh duit. Kalau pun tidak, biarlah itu menjadi berkah bagi abang.

Lalu bencana tsunami melanda kota Banda Aceh tercinta, saat itu saya juga menjadi salah satu korbannya. Pesan singkat dari abang pun tiba-tiba masuk ke hape saya, yang intinya abang masih mengingat duit yang abang pinjamkan dan akan segera kembalikan ke saya. Itupun yang saya tanggapi dengan hati dingin dan tak ku balas pesan singkatmu itu, berhubung masih dalam suasana duka ditimpa bencana.

Nah semalam pada saat ku jalan-jalan di Palladium mall, sekilas ku nampak sosok wajah manusia di depan lift. Manusia ini mirip sekali dengan abang. Saya sedikit tidak percaya kalo itu adalah abang. Ku perhatikan sekali lagi, bentuk wajah, rambut, kacamata yang di kenakan, oh iya...hatiku berdegup kencanng, ternyata manusia itu adalah abang. Ingin sekali rasanya menyapa abang kembali. Tetapi mengingat perlakuan abang kepadaku tempo hari, ku urungkan niat ini. Abang pun masuk ke dalam lift, saya juga ikut masuk ke dalam lift. Wajah kita pun saling bertatapan beberapa detik. Ku pura-pura tidak mengenal abang. Abang pun saya kira begitu. Sungguh perjumpaan yang menegangkan walaupun hanya berlangsung beberapa saat. Setelah itu saya melihat gelagat abang yang pura-pura melihat ke tempat lain untuk menghindari tatapan mata denganku. Ku nikmati saja kelakuan abang yang salah tingkah ini. Dan setelah itu, kita berpisah lagi setelah keluar dari lift. Jikalau ada kesempatan membaca surat cintaku ini, perlu abang ketahui, sudah kumaafkan abang dari dulu-dulu dan duit yang abang pinjamkan udah saya anggap sumbangan. Soal ku tidak menyapa abang dan pura-pura tak kenal di palladium kemaren itu, bukan maksud hati membenci abang, tetapi saya takut mendapatkan perlakuan yang sama di kemudian hari. Biarkan kita melangkah di jalan sendiri-sendiri. Good bye...my friend and also my money! '

01 July 2009

Ayo bermain Twitter

Ini postingan singkat saja sebelum mengakhiri malam ini. Cuman mau pengumuman bentar aja walaupun tak penting banget, guenya lagi asyik belajar maen Twitter neh dan masih sepi temen. Jadi buat temen-temen yang di luar sana yang kebetulan ada maen Twitter, ayo kita saling follow meng-follow...hehehehehe.... Sekian dan terima kasih. Merdeka !
NB : Guenya berkicau di https://twitter.com/ruslijohan

30 June 2009

Deli Plaza

Tadi gue sempat jalan-jalan ke deli plaza bentar. Sebagaimana diketahui khalayak ramai, neh plaza dalam tahap renovasi menjadi Deli Grand City yang katanya bakalan menjadi Superblock di kota Medan ini. Terus terang kalo hari biasa begini, tak begitu ramai di datangi pengunjung seperti malam ini. Karena memang rencananya pengen makan di sini, maka setelah melihat-lihat, menimbang-nimbang, dan memilih-milih dari beberapa counter yang menjual makanan, pilihanku adalah counter Kalasan. Untuk sementara ini yang nampak menjual makanan hanyalah Apollo, My Bakso, Bakso Aan, dan Kalasan. Yah memang beginilah keadaan deli plaza yang dulunya begitu megah dan mewah ini. Semoga dengan renovasi nantinya, maka plaza ini akan kembali bersinar dan tidak kalah bersaing dengan plaza yang lainnya.

bakalan seperti ini Deli Grand City nantinya

Lalu theatre yang dulunya ada 2 yakni Empire dan President, sekarang tinggal hanya President Theatre yang masih memutar film. Tadi yang terlihat film yang lagi diputar adalah Transformer tetapi berhubung jam mainnya 9.15 malam, maka ku urungkan niat untuk menontonnya. Jadi gue hanya mondar-mandir disini sambil berbelanja kebutuhan hidup sehari-hari. Setelah puas dan capek, akhirnya ku putuskan untuk mengakhiri perjalanan ini dengan kembali ke rumah. Semoga saja cepat selesai proyek renovasi ini agar menjadi bertambah banyak pilihan untuk jalan-jalan di akhir pekan. :-)

28 June 2009

Menikmati Inul Vizta

Guenya mau sharing sedikit deh tentang Inul Vizta karena kebetulan kamis malam kemaren sempat bermain-main ke sana. Sebenarnya keinginan untuk nyanyi disini udah terpendam sejak gedungnya barusan mau di bangun. Menurut kabar burung ( tapi entah burung siapa ) neh tempat milik orang singapore. Dari luar memang megah banget tuh gedungnya, dan boleh dibilang ini yang paling gede tempat karaoke-an di medan ini. Guenya karena sering makan di kompleks multatuli tepatnya di Randy's cafe yang letaknya persis di depan gedung Inul Vizta, setelah makan malam biasanya sempatin untuk ngunjungi neh gedung sekedar iseng-iseng gitu. Setelah beberapa kale percobaan ke sana, Inul Vizta ini selalu ramai di kunjungi, sehingga kalo mau sewa kamar, yang tersisa hanya kamar tipe deluxe yang bisa isi sampai 15 orang. Tentunya tipe kamar ini kurang cocok untuk orang seperti saya yang jumlah personilnya hanya 2 orang doank. hahahahaha....

Lucunya tempat segede ini, manajemennya kurang mantap. Di Inul Vizta ini tidak dikenal yang namanya reservasi. Jadinya elo mesti datang kesana, tanyain ada kamar atau tidak, kalo udah penuh elo mesti menunggu sampai ada kamar yang kosong. Customer Servicenya sendiri tak bisa memastikan kapan ada kamar yang kosong sebab begitu masuk kamar, pengunjung tidak pernah ditanyain mau berapa jam sewa kamarnya. Ini mirip seperti mau makan di restoran Nelayan gitu lar, jadi kalo lagi penuh restorannya, calon pengunjung hanya bisa mendaftarkan diri dulu, dan entar dipanggil kalo ada meja kosong. Nah ini pun sama disini, calon pengunjung daftarin dulu namanya di 'waiting list', lalu akan di panggil namanya kalo ada kamar yang kosong.

Memang sambil menunggu, kita bisa minum-minum di mini barnya, lalu ada bola billiard yang bisa dimainkan, lalu ada lagi 3 buah komputer yang terkoneksi ke internet yang bisa di utak-atik sambil menunggu nama kita di panggil. Kebetulan guenya lagi beruntung pas Kamis kemaren itu, tidak begitu lama gue tunggu, tiba-tiba ada kamar yang kosong. Tipe kamarnya 'medium' yang bisa muat sekitar 8 orang. Sebenarnya masih ada tipe kamar yang lebih kecil alias 'small' tetapi berhubung 'medium' yang kosong, guenya pun segera menyetujui untuk sewa kamar tipe ini. Harga sewa kamar 75.000 perjam. Lalu karena masih soft opening, ada program 1 jam sewa gratis 1 jam. Jadi artinya pelanggan hanya bayar 1 jam untuk nyanyi 2 jam.

Interiornya di tata begitu menarik ku lihat sembari guenya di antarin ke kamarnya. Kamarnya sendiri lumayan luas karena kebetulan tipe medium yang gue sewa. Ada bola disko di atas, TV merek LG plasma, lalu ada monitor LG untuk melihat lagu pilihan kita, yang terakhir semacam remote gitu untuk memilih lagu. Keadaan ruangan seperti ini memang tidak begitu berbeda dengan tempat karaoke yang lain. Mungkin yang beda dari sisi remotenya yang menurut gue lebih kecil dan kompak sehingga bisa di pindahin ke sana sini lebih leluasa. Oke....gue begitu pegang remotenya, dan baca sebentar tentang cara pakainya sebentar, langsung pilih lagu, dan lagu pertama pun muncul yang judulnya 'Isabella'. Suaranya jernih deh, micnya pun canggih abis ada indikator kekuatan batere yang tersisa. Secara keseluruhan boleh dibilang cukup memuaskan deh sound system dari Inul Vizta ini.

Cuman kekurangan adalah pada saat nyanyi lagu mandarin, banyak yang belon ada ejaannya. Sehingga bagi kita yang buta huruf mandarin dan beloh hapal lagunya, pasti kesulitan untuk nyanyikan tuh lagu. Mungkin ke depannya, mesti ada pembenahan disisi ini. Lalu lucunya pada saat gue liat di remotenya, ada tombol 'chat'. Kabarnya kita bisa saling chatting dengan pengunjung laen dengan tombol ini. Iseng gue pencet tuh tombol, keluar semacam tampilan msn gitu lar. Tapi kok ngak ada siapa siapa disitu. Lalu gue pengen keluar dari chattingnya dengan menekan tombol 'OK'. Wuis...muncul error pula di monitornya. Lalu tiba-tiba restart sendiri tuh benda. Lagu yang lagi dimainkan pun tiba tiba putus. Weleh..weleh...dan yang parahnya, lagu yang udah kita simpan di play list pun ikut hilang semua. Yang artinya guenya mesti masukkan lagi lagu lagu yang ingin di nyanyikan. Jengkel rasanya neh hati.

Tapi setiap musibah ada hikmahnya, karena komputernya restart, durasi lamanya kita nyanyi di kamar ini ternyata juga di restart dari awal. Jadi pada saat gue tanyain ke stafnya soal waktu kita check out, katanya masih ada tersisa 1 jam lebih. Lar....sempat bingung juga guenya. Perasaan kita check ini sekitar jam 8 malam, sekarang udah hampir jam 10, seharusnya udah di usir dari kamar. Pikir dalam hati...apakah guenya dipaksa untuk nyanyi ampe 4 jam atau gimana neh. Alhasil guenya nyanyi sampai sekitar jam 11 yang artinya 3 jam nyanyi. Bibir pun udah mau dower nyanyi gitu lama. Pas bayar ternyata di hitung hanya 2 jam nyanyi, dan karena masih promosi cuman bayar 1 jam doank. Ini pasti karena komputernya restart tadi.....hehehe....sengsara membawa nikmat.

Lalu gue mau mohon maaf karena akhir-akhir ini jarang ada foto yang ditampilkan berhubung kamera handphoneku begitu jelek lantaran lensanya udah tergores begitu parah. Doakan guenya segera memiliki kamera digital baru atau handphone yang baru deh.....hehe.... :-)