22 December 2016

Mengurus perpanjangan SIM di Samsat Corner Sun Plaza Medan

Kali ini saya akan berbagi pengalaman memperpanjang SIM C yang sudah hampir kadaluwarsa. Rencananya ingin ke Samsat Corner yang ada di lantai LG Sun Plaza Medan.

Setelah baca dari internet, saya sudah siapin fotokopi KTP dan juga SIM C asli yang mau di perpanjang ini. Minggu pagi sekitar jam 10.30 tibalah saya di Samsat Corner ini. Begitu sampai dan di sapa oleh petugas disana. Setelah mengetahui maksud kedatanganku, di suruh lengkapi berkas yang tertera di secarik kertas di dinding.

 Ada 3 surat yang mesti ada, hanya satu saja yang tidak ada di tangan saya saat ini. Surat itu bernama Surat Kesehatan. Surat ini mesti dari Puskesmas atau Rumah Sakit Pemerintah.
Waduh di hari minggu seperti ini dimana ya mesti minta surat begini. Akhirnya dengan berat hati saya harus meninggalkan lokasi sambil memikirkan surat ini. Oh mengapa harus ada aturan seperti ini? Kira-kira begitulah kegalauan saya saat itu. Singkat cerita setelah dapat tuh surat kesehatan, saya kembali lagi ke Samsat.

Setelah menunggu beberapa saat saya pun di panggil untuk di foto. Secara keseluruhan tidaklah begitu merepotkan kalau ingin memperpanjang SIM yang telah kadaluarsa di Samsat Corner Sun Plaza ini. Tetapi yah itu , Surat Kesehatannya yang agak ribet urusannya. Semoga kedepannya bisa di tingkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Oh ya sesuai peraturan katanya SIM harus diperpanjang sebelum melewati masa kadaluarsa jika tidak ingin membuat SIM baru lagi. Waspadalah....! :-)



30 October 2015

Akses SSH Router atau VPS Linux dengan RSA Authentication ( Tanpa Password )

Akses router/VPS dengan menggunakan WinSCP sering saya lakukan. Melalui WinSCP , saya bisa melakukan akses SSH dengan cara klik icon Putty yang tersedia. Biasanya di minta password untuk melanjutkan. Nah agar tidak perlu lagi mengetik password saat ingin mengakses SSH bisa memakai RSA keys untuk authentication-nya.

Setelah google sana-sini ternyata tidak begitu susah untuk melakukannya.


Mula-mula kita buat keys dengan bantuan Putty Key Generator (Puttygen).


Contoh :

ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAABJQAAAQEAnW7VJEPpVnjjIAbPQGrYmUYMQSxDxeb+oeyvQkBpJLiza1UZX+qA7hIT/nfjTirn6nAbFnabcSiqXpmjEtcpNG2Fo11kTBj60btC0unqbEAK8yYjSo1sgNq/tGnU00Ez9/2rzv5ospbx5QJUpMhEffNYlyQY3Q0zFxxmpUB4GgyDe9clQe336sj+2REDveDvNf+rgRFg54XCobFkW0LIA1NN2Tq0RX8zbVx310EzT1mBxm4Jl5ZqnasdFyNFXgxoqYalJwc/GFOQm1aSDeHGVoEQb1ViaPRa0G+M36eFGKr9XM6OZD69OG2Eenj7Nm4MExvlXkiyFgLJrvEDTaCleQ== rsa-key-20151030

Ini disebut dengan Public Key dan harus di copy ke /etc/dropbear/authorized_keys routernya OpenWRT. Ingat cukup copy-kan bagian :

ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAABJQAAAQEAnW7VJEPpVnjjIAbPQGrYmUYMQSxDxeb+oeyvQkBpJLiza1UZX+qA7hIT/nfjTirn6nAbFnabcSiqXpmjEtcpNG2Fo11kTBj60btC0unqbEAK8yYjSo1sgNq/tGnU00Ez9/2rzv5ospbx5QJUpMhEffNYlyQY3Q0zFxxmpUB4GgyDe9clQe336sj+2REDveDvNf+rgRFg54XCobFkW0LIA1NN2Tq0RX8zbVx310EzT1mBxm4Jl5ZqnasdFyNFXgxoqYalJwc/GFOQm1aSDeHGVoEQb1ViaPRa0G+M36eFGKr9XM6OZD69OG2Eenj7Nm4MExvlXkiyFgLJrvEDTaCleQ==

Jadi hilangkan bagian rsa-key-20151030

Lalu Save Private Key-nya dalam bentuk file .ppk .
Buka WinSCP, di halaman login pilih Advanced -- SSH -- Authentication -- Private Key File. Arahkan di kolom yang tersedia ke file Private Key yang barusan kita save.



Sampai disini selesai langkah-langkahnya, tinggal di coba apakah sukses atau tidak.

Langkah-langkah diatas juga bisa diterapkan ke VPS yang saya pakai kebetulan Debian.

Mula-mula di enable dulu authentication menggunakan RSA di file /etc/ssh/sshd_config dengan cara hilangkan tanda pagar # di bagian depan :

#AuthorizedKeysFile %h/.ssh/authorized_keys

Restart ssh di VPS dengan perintah:
/etc/init.d/ssh restart

Kemudian buat file di /root/.ssh/authorized_keys dan di isi dengan hasil paste-kan Public Key seperti contoh diatas:

ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAABJQAAAQEAnW7VJEPpVnjjIAbPQGrYmUYMQSxDxeb+oeyvQkBpJLiza1UZX+qA7hIT/nfjTirn6nAbFnabcSiqXpmjEtcpNG2Fo11kTBj60btC0unqbEAK8yYjSo1sgNq/tGnU00Ez9/2rzv5ospbx5QJUpMhEffNYlyQY3Q0zFxxmpUB4GgyDe9clQe336sj+2REDveDvNf+rgRFg54XCobFkW0LIA1NN2Tq0RX8zbVx310EzT1mBxm4Jl5ZqnasdFyNFXgxoqYalJwc/GFOQm1aSDeHGVoEQb1ViaPRa0G+M36eFGKr9XM6OZD69OG2Eenj7Nm4MExvlXkiyFgLJrvEDTaCleQ==

Lalu ulangi lagi prosedur save Private Key di WinSCP seperti diatas, dan semoga VPS pun bisa diakses SSH-nya tanpa perlu mengetik password lagi.

Inti sari nya :
Public Key copy ke Router/VPS
Private Key di pakai untuk Client


Selamat mencoba !!!

16 July 2015

Monitor Suhu dan Kelembaban memakai Ubidots

Grafik di atas menunjukkan suhu dan kelembaban di kamar saya.

Untuk menghasilkan grafik di atas saya memakai pengukur suhu DHT11 yang di akses melalui Arduino Pro Mini.
Kemudian data di kirim ke website Ubidots melalui router MR3020 yang sudah di flash dengan OpenWRT.

Okay tanpa basa-basi lagi akan saya sharingkan beberapa hal berikut.

Sketch Arduino - nya :

//
// FILE: dht11_test1.pde
// PURPOSE: DHT11 library test sketch for Arduino
//
//Celsius to Fahrenheit conversion
double Fahrenheit(double celsius)
{
return 1.8 * celsius + 32;
}
// fast integer version with rounding
//int Celcius2Fahrenheit(int celcius)
//{
// return (celsius * 18 + 5)/10 + 32;
//}
//Celsius to Kelvin conversion
double Kelvin(double celsius)
{
return celsius + 273.15;
}
// dewPoint function NOAA
// reference (1) : http://wahiduddin.net/calc/density_algorithms.htm
// reference (2) : http://www.colorado.edu/…/weather_stati…/Geog_site/about.htm
//
double dewPoint(double celsius, double humidity)
{
// (1) Saturation Vapor Pressure = ESGG(T)
double RATIO = 373.15 / (273.15 + celsius);
double RHS = -7.90298 * (RATIO - 1);
RHS += 5.02808 * log10(RATIO);
RHS += -1.3816e-7 * (pow(10, (11.344 * (1 - 1/RATIO ))) - 1) ;
RHS += 8.1328e-3 * (pow(10, (-3.49149 * (RATIO - 1))) - 1) ;
RHS += log10(1013.246);
// factor -3 is to adjust units - Vapor Pressure SVP * humidity
double VP = pow(10, RHS - 3) * humidity;
// (2) DEWPOINT = F(Vapor Pressure)
double T = log(VP/0.61078); // temp var
return (241.88 * T) / (17.558 - T);
}
// delta max = 0.6544 wrt dewPoint()
// 6.9 x faster than dewPoint()
// reference: http://en.wikipedia.org/wiki/Dew_point
double dewPointFast(double celsius, double humidity)
{
double a = 17.271;
double b = 237.7;
double temp = (a * celsius) / (b + celsius) + log(humidity*0.01);
double Td = (b * temp) / (a - temp);
return Td;
}
dht11 DHT11;
‪#‎define‬ DHT11PIN 2
boolean ack = false;
void setup()
{
Serial.begin(9600);
Serial.println("DHT11 TEST PROGRAM ");
Serial.print("LIBRARY VERSION: ");
Serial.println(DHT11LIB_VERSION);
Serial.println();
}
void loop()
{
// Serial.println("\n");
int chk = DHT11.read(DHT11PIN);
/*
Serial.print("Read sensor: ");
switch (chk)
{
case DHTLIB_OK:
Serial.println("OK");
break;
case DHTLIB_ERROR_CHECKSUM:
Serial.println("Checksum error");
break;
case DHTLIB_ERROR_TIMEOUT:
Serial.println("Time out error");
break;
default:
Serial.println("Unknown error");
break;
}
*/
// Serial.print("Humidity (%): ");
Serial.println((int)DHT11.humidity);
// Serial.print("Temperature (C): ");
Serial.println((int)DHT11.temperature);
delay(2000);
}
//
// END OF FILE
//
Di Router MR3020 -nya :
1. Edit /usr/bin/suhu.sh
#!/bin/sh
cat /dev/ttyUSB0 > /tmp/log.txt &
sleep 2
killall cat
api_key="b7adf5968db2140dcea136c458c4be4a6440a3ec"
deviceID="55a7382a7625422d983169d3"
deviceID2="5613482a7625ab22d983169a4"
value=`cat /tmp/log.txt | tail -n 1` ‪#‎post‬ data Suhu
value2=`cat /tmp/log.txt | head -n 1` #post data Kelembaban
‪#‎obtain‬ a token
my_token=`/usr/lib/lua/ubidots.lua -token $api_key)`
echo "Token: "$my_token
#post Temperature data to Ubidots
/usr/lib/lua/ubidots.lua "-post" $api_key $deviceID $value
sleep 1
#post Humidity data to Ubidots
/usr/lib/lua/ubidots.lua "-post" $api_key $deviceID2 $value2
2. Pakai cronjob jalankan script diatas setiap menit
* * * * * /usr/bin/ubidots.sh > /dev/null

Untuk tutorial lebih lengkap saya persilahkan menuju ke website : http://www.ediy.com.my/index.php/projects/item/121-ubidots-lua-openwrt-router-ubidots-real-time-data-monitoring .

Selamat mencoba !