16 May 2017

Cara atasi / Solusi Masalah Driver Mouse Wireless Logitech B175 dan M186

Cerita awalnya, saya membeli Mouse Wireless baru merek Logitech berhubung mouse yang lama sudah sedikit rusak tombol tengahnya. Yah ... tombol tengah yang berbentuk roda untuk scroll itu lho.

Mouse Wirelessnya bertipe M186 seharga Rp. 105.000 saya dapatkan dari sebuah toko ATK. Sempat saya tanyain apakah mouse nya ini original atau KW. Di jawab kalau itu original tetapi original nomor 3 yang saya sendiri kurang begitu mengerti maksudnya walaupun sudah di jelaskan. Alhasil begitu sampai di rumah langsung di colok ke salah satu port USB komputer desktop saya yang ber OS Windows 7.

Seperti biasa mula-mula OS akan menginstall driver yang sesuai. Setelah tunggu beberapa saat keluar tampilan kesalahan (error) kalau driver gagal di install. Wah kacau ini , mouse tak bisa di kenali oleh OS dan artinya tidak bisa di pakai mousenya. Di coba beberapa kali cabut colok pun tidak membuahkan hasil.

Kecurigaan pertama saya adalah apakah mousenya ini KW alias bukan original Logitech. Alasannya karena awal saat pembelian , kondisi kotak sudah dalam keadaan terbuka. Berhubung memang lagi perlu, saya maklumi kekurangan itu. Sesampai di rumah ternyata saat saya baca keterangan kotaknya, ada bagian yang hilang alias tidak ada dalam kotak. 

Bagian yang hilang atau tidak ada itu adalah "12 month battery life" . Lalu bentuk USB Receiver nya juga nampak murahan dan beda dengan gambar di kotaknya. Waduh benaran KW neh kupikir dalam hati. Saya cek di toko online , ternyata ada yang jual dengan setengah harga yang saya beli. Benaran neh toko tidak berperi ke mouse-an. :-) Barang KW tapi harga ORI.




Besok paginya saya coba di komputer lain yang berOS Windows 8 , wuih ternyata bisa. Tambah pusing neh. Setelah di pakai beberapa lama , entah karena efek psikologis atau gimana , terasa agak penat tangannya. Alhasil saya putuskan untuk beli lagi Mouse Wireless baru. Kali ini tidak boleh salah beli lagi dan harus dapat yang original.

Sori ya ini bukan mau promosi atau gimana , untuk cari barang original saya percaya sama website online www.bhinneka.com . Setelah browse sana sini dapat Mouse Wireless yang harganya terjangkau yakni Logitech Mouse Wireless B175. Bentuk dan harganya hampir sama dengan Mouse yang saya beli sebelumnya.

                                                       

Di tunggu beberapa hari , akhirnya sampai tuh barang. Di cek kelengkapannya , ternyata memang betul ada dapat batere di dalam kotaknya selain Mouse dan USB Receivernya. Bentuk USB Receivernya kali ini cocok dengan gambar di kotaknya. :-) Hati ini pun terasa lega. Bhinneka.com memang tidak pernah mengecewakan. Recommended deh. Packagingnya pun rapi. Semoga di baca oleh admin nya , kali dapat tambahan point. Hahahahahaha....

Okay kali ini saya colok lagi ke komputer saya. Teng tong ..... ternyata komputernya pun tidak berhasil install driver nya. Alamak..... apa gerangan neh. Pusing pala barbie.

Google sana-sini untuk cari pemecahannya. Ada yang bilang kemungkinan file driver USB.inf yang ada di folder C:\Windows/Inf hilang. Saya download file nya di https://goo.gl/DgL6nu  
Copykan file USB.inf ke folder C:\Windows/Inf . Kemudian install ulang dengan memilih " Scan for hardware Changes " di Device Manager-nya. 


Dan keajaiban pun terjadi , driver mouse nya terinstall dengan sukses . Alhasil mouse wirelessnya bisa dipakai dan hati pun senang. Agar tidak lupa dan bisa membantu teman sekalian yang kali punya masalah sama makanya saya buat postingan ini. 

Sekian dan terimakasih atas perhatiannya. 

22 December 2016

Mengurus perpanjangan SIM di Samsat Corner Sun Plaza Medan

Kali ini saya akan berbagi pengalaman memperpanjang SIM C yang sudah hampir kadaluwarsa. Rencananya ingin ke Samsat Corner yang ada di lantai LG Sun Plaza Medan.

Setelah baca dari internet, saya sudah siapin fotokopi KTP dan juga SIM C asli yang mau di perpanjang ini. Minggu pagi sekitar jam 10.30 tibalah saya di Samsat Corner ini. Begitu sampai dan di sapa oleh petugas disana. Setelah mengetahui maksud kedatanganku, di suruh lengkapi berkas yang tertera di secarik kertas di dinding.

 Ada 3 surat yang mesti ada, hanya satu saja yang tidak ada di tangan saya saat ini. Surat itu bernama Surat Kesehatan. Surat ini mesti dari Puskesmas atau Rumah Sakit Pemerintah.
Waduh di hari minggu seperti ini dimana ya mesti minta surat begini. Akhirnya dengan berat hati saya harus meninggalkan lokasi sambil memikirkan surat ini. Oh mengapa harus ada aturan seperti ini? Kira-kira begitulah kegalauan saya saat itu. Singkat cerita setelah dapat tuh surat kesehatan, saya kembali lagi ke Samsat.

Setelah menunggu beberapa saat saya pun di panggil untuk di foto. Secara keseluruhan tidaklah begitu merepotkan kalau ingin memperpanjang SIM yang telah kadaluarsa di Samsat Corner Sun Plaza ini. Tetapi yah itu , Surat Kesehatannya yang agak ribet urusannya. Semoga kedepannya bisa di tingkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Oh ya sesuai peraturan katanya SIM harus diperpanjang sebelum melewati masa kadaluarsa jika tidak ingin membuat SIM baru lagi. Waspadalah....! :-)



30 October 2015

Akses SSH Router atau VPS Linux dengan RSA Authentication ( Tanpa Password )

Akses router/VPS dengan menggunakan WinSCP sering saya lakukan. Melalui WinSCP , saya bisa melakukan akses SSH dengan cara klik icon Putty yang tersedia. Biasanya di minta password untuk melanjutkan. Nah agar tidak perlu lagi mengetik password saat ingin mengakses SSH bisa memakai RSA keys untuk authentication-nya.

Setelah google sana-sini ternyata tidak begitu susah untuk melakukannya.


Mula-mula kita buat keys dengan bantuan Putty Key Generator (Puttygen).


Contoh :

ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAABJQAAAQEAnW7VJEPpVnjjIAbPQGrYmUYMQSxDxeb+oeyvQkBpJLiza1UZX+qA7hIT/nfjTirn6nAbFnabcSiqXpmjEtcpNG2Fo11kTBj60btC0unqbEAK8yYjSo1sgNq/tGnU00Ez9/2rzv5ospbx5QJUpMhEffNYlyQY3Q0zFxxmpUB4GgyDe9clQe336sj+2REDveDvNf+rgRFg54XCobFkW0LIA1NN2Tq0RX8zbVx310EzT1mBxm4Jl5ZqnasdFyNFXgxoqYalJwc/GFOQm1aSDeHGVoEQb1ViaPRa0G+M36eFGKr9XM6OZD69OG2Eenj7Nm4MExvlXkiyFgLJrvEDTaCleQ== rsa-key-20151030

Ini disebut dengan Public Key dan harus di copy ke /etc/dropbear/authorized_keys routernya OpenWRT. Ingat cukup copy-kan bagian :

ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAABJQAAAQEAnW7VJEPpVnjjIAbPQGrYmUYMQSxDxeb+oeyvQkBpJLiza1UZX+qA7hIT/nfjTirn6nAbFnabcSiqXpmjEtcpNG2Fo11kTBj60btC0unqbEAK8yYjSo1sgNq/tGnU00Ez9/2rzv5ospbx5QJUpMhEffNYlyQY3Q0zFxxmpUB4GgyDe9clQe336sj+2REDveDvNf+rgRFg54XCobFkW0LIA1NN2Tq0RX8zbVx310EzT1mBxm4Jl5ZqnasdFyNFXgxoqYalJwc/GFOQm1aSDeHGVoEQb1ViaPRa0G+M36eFGKr9XM6OZD69OG2Eenj7Nm4MExvlXkiyFgLJrvEDTaCleQ==

Jadi hilangkan bagian rsa-key-20151030

Lalu Save Private Key-nya dalam bentuk file .ppk .
Buka WinSCP, di halaman login pilih Advanced -- SSH -- Authentication -- Private Key File. Arahkan di kolom yang tersedia ke file Private Key yang barusan kita save.



Sampai disini selesai langkah-langkahnya, tinggal di coba apakah sukses atau tidak.

Langkah-langkah diatas juga bisa diterapkan ke VPS yang saya pakai kebetulan Debian.

Mula-mula di enable dulu authentication menggunakan RSA di file /etc/ssh/sshd_config dengan cara hilangkan tanda pagar # di bagian depan :

#AuthorizedKeysFile %h/.ssh/authorized_keys

Restart ssh di VPS dengan perintah:
/etc/init.d/ssh restart

Kemudian buat file di /root/.ssh/authorized_keys dan di isi dengan hasil paste-kan Public Key seperti contoh diatas:

ssh-rsa AAAAB3NzaC1yc2EAAAABJQAAAQEAnW7VJEPpVnjjIAbPQGrYmUYMQSxDxeb+oeyvQkBpJLiza1UZX+qA7hIT/nfjTirn6nAbFnabcSiqXpmjEtcpNG2Fo11kTBj60btC0unqbEAK8yYjSo1sgNq/tGnU00Ez9/2rzv5ospbx5QJUpMhEffNYlyQY3Q0zFxxmpUB4GgyDe9clQe336sj+2REDveDvNf+rgRFg54XCobFkW0LIA1NN2Tq0RX8zbVx310EzT1mBxm4Jl5ZqnasdFyNFXgxoqYalJwc/GFOQm1aSDeHGVoEQb1ViaPRa0G+M36eFGKr9XM6OZD69OG2Eenj7Nm4MExvlXkiyFgLJrvEDTaCleQ==

Lalu ulangi lagi prosedur save Private Key di WinSCP seperti diatas, dan semoga VPS pun bisa diakses SSH-nya tanpa perlu mengetik password lagi.

Inti sari nya :
Public Key copy ke Router/VPS
Private Key di pakai untuk Client


Selamat mencoba !!!