25 June 2008

Curhat Oh Curhat....Janganlah Menyiksaku!

Mendengar keluh kesan dari temen merupakan kegiatan yang sering kita alami. Hanya mendengarkan saja, kita udah setidaknya melegakan perasaan dan stress dari temen kita tersebut. Kitanya sebagai pendengar haruslah arif dalam menangani hal ini. Jangan sampai keluhan/stress temen menjadi stress bagi kita. Ada kalanya kita berjumpa dengan temen yang mau didengarkan saja. Pada saat kita hendak berbicara, langsung dipotongnya. Seolah-olah pembicaraan dianya lebih penting. Pernah berjumpa dengan temen seperti ini?

Menurut pengamatan guenya ada beberapa hal penyebab orang bersikap demikian. Bisa saja orang ini memang lagi pengen curhat doank, jadi tak perlu dikomentari. Bisa juga orang ini takut lupa apa yang mau dibilang jika udah berhenti sesaat. :-) Jadi dianya harus terus ngomong tanpa henti, sekali - kali diam untuk mengambil napas tapi kemudian merepet lagi. Kalo berjumpa dengan orang ini saya bakalan diam aja deh agar dianya bisa melampiaskan nafsunya.

Kata orang sich mendengar lebih mulia dibanding berbicara. Ini bisa dibuktikan dari jumlah telinga manusia yang lebih banyak dibanding mulut. Sekedar pesan buat temen-temen yang hobi berbicara, mohon dikiranya dikasih kesempatan kepada lawan bicaramu untuk berkomentar. Tak ada salahnya mendengar sesaat saja. Lalu bagi yang suka curhat ke temen, haruslah pandai memilih temen curhat. Usahakan isi curhatnya jangan sampai membuat stress bagi lawan bicaramu. Misalkan begini si A curhat ke B tentang si C, kebetulan si B kenal baek dengan si C. Otomatis begitu B pulang ke rumah, B asyik mikir betulkah omongan si A tentang si C ini. Tak mungkinlah si B nanyain langsung ke C berhubung si B mesti merahasiakan isi curhat si A. Jadilah si B stress sendiri mikirin ini. Alhasil stress si A telah menjalar ke B juga. :-)
Saran saya buat si B adalah lupakan saja segala curhat dari si A tersebut. Masuk telinga kiri keluarnya dari segala lubang di badan. Jangan ada tersisa satupun di hati.

Mesti begini bagi yang sering mendengar curhat dari temen. Ibarat kita membantu temen membuang sampah. Sampahnya jangan sampai mengotori baju indah kitanya. Kita boleh membantu tapi jangan ikutan kotor. Semoga postingan ini berguna adanya! XD

No comments:

Post a Comment

Kasih Donk Komentarnya