14 October 2008

Doa Yang Mengancam

Cover Film 'Doa Yang Mengancam'

Aming bermain dgn apiknya di film terbarunya Hanung berjudul 'Doa yang Mengancam'. Di film ini Aming berperan sebagai Madrim, pemuda desa miskin kurus kumal. Cerita berawal dengan penggambaran kehidupan Madrim yg serba susah. Bekerja sebagai kuli di sebuah pasar, Madrim harus menghidupi istrinya, Zulaeha yg diperankan oleh Titi Kamal.

Madrim dan Zulaeha

Berhubung nafkah tak dipenuhi, Zulaeha keburu kabur dari rumah. Lengkap sudah penderitaan Madrim, uang tak ada, istri pun kabur, ditambah lagi diusir dari rumah kontrakan karena tak mampu bayar uang sewa. Terpaksalah Madrim menginap bareng dgn teman akrabnya yg saya tak tahu namanya.:-D Temannya inilah yg selalu menghibur Madrim agar tetap tegar dan selalu berdoa kepada Tuhan. Dengan segala kepasrahan sekujur tubur, Madrim memutuskan untuk berkelana ke tempat lain. Di perjalanan Madrim di sambar petir dan di selamatkan penduduk setempat.

Madrim si Miskin Mencoba Merantau

Nah dari sini, cerita mulai seru. Madrim yg disambar petir ini tiba-tiba mendapatkan kekuatan yg bisa mengetahui keberadaan seseorang dgn hanya melihat fotonya. Dengan kekuatannya ini, Madrim membantu kepolisian mencari buronan. Kehidupan Madrim pelan-pelan berubah menjadi lebih baik karena sudah mulai memiliki penghasilan memadai. Akhirnya Madrim di rekrut oleh seorang buronan kelas kakap yg menjanjikan kehidupan mewah kepada Madrim. Tetapi walaupun begitu, Madrim masih bersedih berhubung belum menemukan istrinya yg kabur. Suatu hari tanpa sengaja pada saat bosnya Madrim mengirimkan seorang wanita penghibur ke apartemennya, saat itulah dia bertemu istri tercintanya, Zulaeha. Berhubung status sebagai wanita penghibur, Zulaeha merasa malu dan diakhiri loncat indah dari apartemen. Madrim pun sedih tak ketulungan.

Adegan Madrim Stress Membuang Uang

Cerita diakhiri dengan pulangnya kembali Madrim ke kampung halaman. Madrim membuka warung kecil dan memulai kembali kehidupan sederhana disana.

3 comments:

  1. aiya.. itu uangnya asli atau palsu?? kalau asli, kalo kurang 1 bisa ketahuan meh? orang dibuang dari atap gt.. wakakaka.. kalau palsu, wah, bisa berabe ne.. tar disangka pengedar uang palsu.. wakakaka..

    peace
    vixklen

    ReplyDelete
  2. Film ini menunjukkan bagaimana seharusnya kita bersikap terhadap doa-doa yang kita panjatkan. Pengabulan doa, ternyata dilakukan Tuhan dengan cara yang berbeda-beda; langsung, ditunda atau dengan bentuk lain. Sebagai manusia, kita harus sadar sepenuhnya bahwa semua yang kita dapati ini adalah anugerah dari Tuhan. Yang membedakan antara orang sholeh dengan tidak adalah sikapnya dalam menerima anugerah itu. Film ini mengajarkan kita tentang itu.

    “Usaha tanpa doa adalah kesombongan, doa tanpa usaha adalah kesia-siaan“

    ReplyDelete
  3. uangnya yah pasti palsu lar...kalo asli kan sayang donk dibuang kek gitu...:-)
    kadang dah terlampau kaya mesti begitu deh...bagi-bagi atau malahan buang buang uang seperti itu...

    ReplyDelete

Kasih Donk Komentarnya