Showing posts with label Pembelajaran. Show all posts
Showing posts with label Pembelajaran. Show all posts

06 May 2010

Toleransi

Toleransi mungkin merupakan pelajaran yang udah kita terima sejak belajar di bangku SMP. Tetapi untuk menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari bukanlah perkara gampang. Di postingan kali ini saya akan berbagi pengalamanku yang saya yakin berhubungan dengan ini.

Di pusat fitness seperti biasanya terdapat locker untuk menyimpan segala peralatan/ bawaan dari para anggota. Yah seperti dompet, hape, termos dan barang-barang bawaan lainnya yang perlu disimpan agar tidak menggangu aktivitas fitness. Di tempatku fitness, yang memakai mesti membawa sendiri gembok/pengaman untuk mengunci locker ini. Saya kira itu tidak menjadi masalah. Tetapi akan menjadi masalah jikalau locker ini tetap dikunci oleh yang memakainya walaupun dianya udah meninggalkan fitness centre. Artinya anggota lain yang kemudian datang tidak bisa memakai locker tersebut.

Inilah yang persis terjadi pada diriku. Dari sekian banyak locker yang tersedia, tak ada satupun yang bisa dipakai. Semuanya dalam keadaan tergembok. Padahal pada saat itu anggota yang hadir tidak begitu banyak. Malahan banyak yang tidak memakai locker, hanya melektakkan bawaan di kursi begitu saja. Sungguh kesal hati ini. Mau treadmill tapi mesti ngantongi hape, dompet, dsb. Maka ku complain ke pihak yang berwenang. Tapi tidak ada tindakan sama sekali. Ku berjanjilah dalam hati untuk melakukan hal yang sama. Jikalau pas pulang nanti ada locker yang kosong, ku gembok saja biar tak ada yang bisa pake lagi. Tak ada yang larang kok. Tak ada yang komplain. Persetan dengan 'toleransi' dan sebagainya. Inilah namanya berbuat jahat secara berjamaah.
hahahahahaa.........

Kasus korupsi di negeri tercinta kita ini saya yakin persis sama dengan kasus gembok diatas itu. Mulanya orang itu tidak ada niat untuk korupsi, tetap melihat temen-temennya pada korupsi maka timbul lah kekesalan dihati. Di laporkan lar masalah ini ke pihak yang berwajib. Eh tidak ada tanggapan sama sekali. Ya udah ikut korupsi juga akh. Wong tidak di hukum kok. Jadinya korupsi berjamaah dah.

04 May 2010

Prosedur Pembayaran Pajak Kenderaan Bermotor (PKB) di Samsat Corner Medan Fair Lantai 3

Baru saya tahu kalo Samsat corner udah ada di Medan Fair Plaza selain di Sun Plaza di kota Medan. Ini sangat memudahkan bagi yang ingin membayar Pajak Kenderaan Bermotor-nya (PKB) atau kadang-kadang di sebut memperpanjang STNK. Berikut akan saya bagikan informasi mengenai tata cara pembayaran PKB di Samsat Corner Medan Fair Plaza.

Yang perlu di bawa adalah :
1. KTP asli
2. STNK asli
3. BPKB asli ( atau kadang diistilahkan buku hitam )
4. Orang asli ( maksudnya tak bisa di wakili bayarnya )

Begitu tiba di Samsat Corner, langsung saja ambil nomor antrian dengan memijit tombol di counter yang tersedia. Tunggulah sampai di panggil nomor antrian anda. Begitu di panggil, cukup serahkan saja surat-surat diatas. Tak perlu pake kopi-kopian segala. Tunggu sekitar 10 menit maka pajak anda sudah terbayarkan. Begitu mudah dan praktis.

Di Samsat corner ini tidak ditemukan calo-calo. Para wajib pajak di haruskan membayar sendiri pajaknya. Samsat Corner di Medan Fair menurut kertas yang tertempel bukanya sampe jam 8 malam. Saya sempat ke Samsat yang di jalan Putri Hijau. Mohon di perhatikan, disana pegawainya hanya kerja sampai jam 2 sore saja. Jangan tanya ke saya setelah jam 2 sore , pegawainya ngapain saja. Heran juga gue, di Samsat pembantu seperti di Medan Fair bukanya lebih lama dari Samsat pusat di Putri Hijau. Mungkin ada rekan-rekan yang bisa membantu memberikan jawaban atas keheranan saya ini.

Kalo tak mau antri lama pas bayar di Samsat corner Medan Fair, bayarlah pada pagi hari. Kabarnya tidak begitu banyak yang bayar. Itu hanyalah informasi dari temen gue. Silahkan dicoba!

Oh iya...gue mau berbagi juga singkatan yang bakal anda temukan di slip Pajak Kenderaan Bermotor anda. Saya heran kenapa semua disingkat tetapi tanpa penjelasan lebih lanjut. Ini singkatannya pun saya ketahui setelah google sana sini.

PKB = Pajak Kenderaan Bermotor
SWDKLLJ = Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan
BBN = Bea Balik Nama
TNKB = Tanda Nomor Kenderaan Bermotor

Hati - hatilah dengan calo di Medan ! ( Tragedi hilangnya STNK dan KTP )

Ini bermula dari jatuh temponya Pajak Kenderaan Bermotor (PKB) gue pada tanggal 2 Mei 2010. Untuk membayar pajak ini setahu gue bisa di Samsat Sun Plaza. Berangkatlah gue ke Sun Plaza. Tapi begitu sampe ke Sun, petugasnya menyarankan saya ke Medan Fair Plaza lantai 3, berhubung komputernya lagi bermasalah. Ya udah pikirku, mungkin besok saja dah gue bayarnya langsung ke Samsat pusatnya.

Nah pas esoknya gue bingung apakah Samsat itu yang di jalan putri hijau ataukah di jalan Adinegoro. Maklum selama ini sih pake biro jasa untuk ngurusnya. Setelah bertukar pendapat dengan tukang parkir, gue pun memutuskan ke Jalan Adinegoro.

Dan memang ternyata gue salah alamat, yang di jalan Adinegoro itu adalah Satlantas yang hanya bisa ngurus SIM ama surat tilang aja. Lalu muncullah seorang calo, namanya Erwin kalo tak salah eja. Dia pun menawarkan jasa untuk membayarkan PKB ku ini. Setelah tawar menawar harga, ku putuskan untuk memakai jasa calo ini berhubung malas harus ke samsat jalan Putri Hijau lagi. Ku serahkanlah STNK asli dan KTP asli kepadanya kemudian uang panjar sebesar Rp.100.000,- . Lalu dia minta juga BPKB asli ( buku hitam ). Berhubung saya tidak membawanya, dia pun berpesan agar besok pagi jam 10.00 saya bisa kembali ke sana untuk menyerahkan buku hitam ini.

Keesokan hari sesuai janji, gue kesana. Nah disini lar jantungku berdegup kencang, berhubung calo yang namanya Erwin dari tadi tak nampak batang hidungnya menurut informasi yang kudapat. Ku telepon hape dianya berulang-ulang, tak ada respon sama sekali. Dari sini, ku menyadari kalo guenya telah di tipu oleh oknum calo di Satlantas Adinegoro. Yang paling menyakitkan hati adalah bukan hilangnya uang gue yang Rp. 100.000 tapi raibnya STNK asli ama KTP asli guenya. Yang mana urus kedua surat ini saya yakin bukan perkara gampang di negeri tercinta ini.

Tetapi tetap ku berpikiran positif, mungkin dianya lagi ada masalah kupikir dalam hati. Setelah 4 hari penantian, tetap tak ada kabar sama sekali. Udah saatnya saya harus merelakan surat dan uangku hilang di calo ini. Di saat saya sudah ingin membuat STNK dan SIM yang baru, tiba-tiba saya mendapat panggilan dari salah satu calo di sana. Memang sebelumnya udah saya minta tolong ke calo lain agar bisa menghubungi saya kalo ada kabar terbaru tentang SIM dan STNK ku ini. Kata calo lain ini kalo STNK ama SIM gue udah di ketemukan. Akhirnya tak jadi gue buat SIM dan STNK baru walaupun harus stress berhari-hari. Banyak yang bisa ku pelajari dari pengalaman buruk ini. Cuman satu yang bisa kupesan untuk pembaca sekalian, bagusan membayar Pajak Kenderaan Bermotor langsung saja tak perlu pake calo-calo segala. Sekarang sudah banyak Samsat Corner di plaza-plaza seperti Sun Plaza dan Medan Fair. Walaupun memakai calo, pastikan bisa di percaya kredibilatasnya. Untuk tata cara pembayaran PKB di Samsat Corner Medan Fair Plaza akan saya bahas di postingan berikutnya. Salam Hangat!.

10 April 2010

Penzholiman

Gue lihat ke hapeku Sony W508 , eh ada yang misscall rupanya. Nomornya tak ku kenal. Siapa ya gerangan? Oke dah gue telepon balik aja, mana tahu ada penting.
Gue: halo, ehm...ini sapa ya? Tadi ada telepon ya?
Ibu-ibu: kamunya sapa?
Gue: saya Johan
Ibu-ibu: ada apa ya?
Gue: tadi kayaknya anda ada telepon ke hape gue
Ibu-ibu: akh ngak lar, sapa yang mau telepon situ, emang tak ada kerjaan guenya

Percakapan pun berakhir disitu. Lar neh orang kok gitu cara ngomongnya, pikirku dalam hati. Udah misscall orang, dan dah balas ngebel, eh tak taunya direpetin gitu. Untung ibu-ibu yang angkat, kalo yang laen udah gue balas dah pantunnya.
Selang beberapa menit kemudian, muncul lagi panggilan dari hape guenya.

Gue : halo?
Anak muda: hehehe...sir, sori ya, tadi itu ibu ku, sori ya
Gue : oh rupanya kamu toh yang misscall tadi
Murid: iya, tadi gue pinjam hape ibuku

Weleh-weleh, rupanya ibunya muridku yang berucap kasar tadi. Setelah ditelusuri lebih lanjut katanya ibunya lagi stress berhubung mau masak tapi tak ada lampu. Saudara jauh dah mau datang pula. Pas lagi pusing-pusing begitu, teleponku masuk pula. :-D

Pelajaran yang bisa diambil, jangan telepon ke orang asing pada saat mati lampu. PLN, anda harus bertanggung jawab. :-P

24 January 2010

Belajar Menghargai

Di minggu sore yang cerah ini, ku putuskan untuk pergi berenang di salah satu kompleks perumahan yang lumayan baru di kota medan ini. Nama kompleksnya Mutiara Residence. Kolam renangnya masih jernih dan pengunjungnya masih sedikit. Tenda-tenda yang biasanya ada dipinggir kolam tempat pengunjung berteduh pun belon ada. Yang tersedia hanyalah kursi-kursi plastik. Itupun hanya beberapa yang tersedia. Ku ambillah salah satu kursi ini agar ku bisa meletakkan peralatan renang diatasnya. Setelah mengganti bajuku dan memakai kacamata renan minus kesayanganku, ku segera ceburkan diri ke kolam ini. Kebetulan ada bawa kamera bawah air maka ku potret-potret lar keadaan di sekitar kolam ini sambil berenang.

Pelan tapi pasti, pengunjung pun mulai berdatangan satu persatu. Diantara para pengunjung, terlihatlah dua ibu-ibu dan satu orang bapak-bapak masuk ke area kolam renang ini. Nah disinilah terjadi permainan 'Mencuri Kursi'. Berhubung jumlah kursi yang terbatas, salah satu ibu-ibu tadi tanpa merasa bersalah mengambil salah satu kursi plastik kepunyaan orang. Semua tas dan baju yang terletak diatas kursi ini ditinggalkan begitu saja dilantai. Lalu kursinya di bawa untuk dipindahkan ke tempat lain dan ibu ini (anggap aja namanya Acu) mempersilahkan temannya duduk diatas kursi haram ini. Kalau kejadian ini tidak diketahui pemilik kursi sebelumnya seharusnya tak masalah. Paling-paling pemiliknya bingung ketika pengen duduk atau sekadar lap badan. Yang hanya ditemukan hanyalah peralatan renangnya yang udah berceceran dilantai. Sulit menemukan pelaku yang telah mulusnya mengambil kursi ini.


Dan inilah pertanyaan seharga 1 milyar rupiah, 'Siapakah pemilik asli kursi plastik tersebut?'. Yap benar, anda berhak atas 1 milyar rupiah. Tas dan baju guenya lar yang telah diletakkan begitu saja dilantai. Kursi plastik guenya lar yang telah di ambil begitu saja. Padahal masih banyak kursi plastik orang lain disamping. Tapi kenapa...oh kenapa mesti kursi gue yang diambil. Tetapi mengingat 'azaz praduga tak bersalah', ku pura-pura keluar dari kolam renang dan agak mengomel kalo kursiku telah hilang. Saya berharap Acu mendengar dan segera meminta maaf atas penzoliman ini. Yah seharusnya ini ada diajarkan di pelajaran PPKN pas SD dulu. Kalau ingin mengambil/meminjam barang seseorang, seharusnya lar minta permisi. Walaupun kursi plastik ini bukan gue bawa dari rumah, tapi yah gue duluan datang . Seharusnya si Acu bisa menghormati hak orang. Apa lacur, setelah mengomel sedemikian kerasnya tetapi tidak membuahkan hasil. Acu hanya pura-pura tak mendengar atau memang tak dengar sama sekali omelan guenya. Acu tetap asyik bercakap-cakap dengan koleganya.

Oke berarti gue harus melaksanakan rencana B (plan B istilahnya). Sebagai sesama manusia, haruslah saling belajar dan kali ini gue merasa harus menjadi guru PPKN untuk Acu. Pelajaran hari ini adalah tentang 'Menghargai dan Toleransi'. Ku tunggulah saat yang tepat untuk memberikan pelajaran ini.

Memang ada sedikit keraguan di hatiku, apakah ingin mencari masalah dengan ibu ini atau biarkan saja peristiwa pelecehan ini terjadi. Yah memang hanya sebuah kursi saja persoalannya. Tetapi setelah memperhatikan, menimbang, berenang, akhirnya kuputuskan untuk tidak membiarkan pelecehan ini terjadi. Saat yang kutunggu-tunggu pun tiba.
Ah ha...ibu yang menduduki kursiku ini (anggap aja Ayin namanya) beberapa saat kemudian pergi buang air kecil. Tetapi masih ada Acu yang menjaga barang bawaan Ayin. Ingin kulakukan hal yang sama persis seperti yang Acu lakukan terhadap diriku yang lemah ini. Ku hampiri tempat Acu dan koleganya berkumpul dengan masih memakai kacamata renangku. Setelah tiba ditempat, ku lihat ada tas Ayin terletak dengan manisnya diatas kursi itu. Tanpa merasa bersalah ku langsung meletakkan tas tersebut ke lantai. Acu masih belon bereaksi. Mungkin dikirain mau ngapain guenya. Kursinya lalu ku angkat paksa. Acu baru terkejut dan berusaha menahan niatku sembari berkata : 'eh ini kursi udah ada yang duduk'. Gue pun dengan santai menjawab :'enak aja, wong ini kursiku kok!'. Dengan pasrah Acu pun merelakan kursi ini kembali ke pelukan pemilik aslinya. Oh, kursiku, anda akhirnya kembali. Lalu ku bawa dan letakkan kursi ini ke tempatnya semula. Gue duduk bentar untuk menyaksikan reaksi Ayin yg baru keluar dari kamar kecil dan menemukan kursinya telah hilang. Oke pelajaran memang telah selesai gue berikan, tetapi ku masih menunggu reaksi lanjutan dari ibu-ibu ini.

Yah sejauh yang saya dengar sayup-sayup, hanyalah omelan Ayin karena kehilangan kursinya. Acu pun mengaku kepada Ayin kalo memang kursi itu tadi diambil dariku. Ku harapkan ibu-ibu ini menghampiriku untuk mencari pasal alias meminta pelajaran tambahan. Tetapi ini tidak terjadi. Beberapa saat kemudian datanglah segerombolan anak muda yang baru habis main basket dipinggir kolam. Yah memang kebetulan dipinggir kolam ada lapangan basket. Anak muda ini membawa kursi yang kebetulan ada di lapangan basket. Ayin bertanya dimanakah gerangan bisa mengambil kursi seperti itu dan mencurigai kalau anak muda ini juga mengambil kursi milik orang lain. Ayin pun tanpa malu pengen meminjam kursi ini tapi tidak diiyakan anak muda ini.

Gue menganggap telah berhasil dalam memberi pelajaran lantaran Ayin sekarang udah bisa meminta izin. Moral dari cerita di atas adalah ibu-ibu terkadang bisa lupa pelajaran SD dulu. Jadi mohon maafkanlah dan berilah pelajaran dengan baik-baik kepada ibu-ibu seperti ini kalo anda menjumpainya. Kalau saja tadi Acu bisa dengan manisnya meminta maaf dan meminta izin pakai kursi itu, pasti hati ku yang lemah lembut ini akan mempersilahkan dengan hormat. Mungkin akan saya suguhkan lagi minuman dan makanan agar percakapan menjadi lebih menarik. Ceritanya pasti lain dan postingan ini tidak perlu terjadi. Tapi udahlah, mungkin memang Acu, Ayin dan koleganya lagi beruntung mendapatkan pelajaran berharga dariku. Semoga !!!

24 November 2009

Penipuan Melalui Pulsa Hape terjadi di Medan

Tadi pagi sambil sarapan nasi sayur langgananku, ku buka-buka koran Analisa hari ini. Terbaca kolom 'Surat Pembaca' yang berisi tentang penipuan melalui telepon lagi. Untuk selengkapnya saya ambil dari AnalisaDaily.com , berikut isinya :

-----------------------------------------

Awas Penipuan Pulsa Trik Baru

Penipuan yang satu ini tidak seperti biasanya yakni calon korban dipandu ke mesin ATM bank untuk bertransaksi.

Sekitar jam 3-an tanggal 9 November 2009. istri saya dihubungi penelepon dengan nomor 087790528 dan 081 998117247, mengatakan bahwa Ibu berhak mendapat hadiah Rp.10 juta tunai dari salah satu operator selular dan akan mengudara di salah satu stasiun TV swasta dengan jam tayang 5 sore, singkat cerita korban dipersilahkan ke pusat keramaian Indomaret terdekat, kebetulan domisili terdekat di Indomaret Malaka, dan dipersilakan masuk kemudian mengecek ke kasir dengan alasan bahwa banyak pelanggan komplain bahwa penjualan pulsa XL dan Simpati di sana agak mahal, dengan berbagai cara penipu senantiasa memandu dan masih tetap berkomunikasi di telepon selular, sambil memberikan beberapa nomor kartu selular untuk diteruskan kepada kasir, singkat cerita akhirnya penipu berhasil menjaring pulsa sebesar Rp.650 ribu ke nomor 081 354682789, 081 354858787 dan 081 3429 84939, dengan dalih Ibu tidak perlu membayar karena tim peliputan kami akan tiba dan secara surprise akan membayar seluruh tagihan dan memberikan hadiah Rp. 10 juta tunai.

Istri saya baru sadar tertipu ketika si pelaku tahu persis bahwa proses pembelian pulsa di Indomaret membutuhkan waktu 10 menit.

Kami mencoba menghubungi salah satu call centre operator GSM tersebut namun tidak ada solusi karena penipuan menggunakan operator berbeda sehingga sesuai kebijakan intern dan prosedur, pelanggan tidak bisa dibantu. Kami mengunjungi ke kantor salah satu operator GSM di Sun Plaza namun dengan alasan kebijakan dan sistim prosedur bahwa diperlukan surat keterangan polisi untuk mengurus permasalahan yang kami hadapi. Hal ini menjadi celah sehingga timbul penipuan dengan memanfaatkan perbedaan operator selular.

Pada kesempatan ini saya selaku pelanggan salah satu operator dan masyarakat biasa, mohon kepada seluruh operator telepon selular di Indonesia untuk bersama-sama mencari solusi sehingga penipuan bisa dicegah dan kalaupun terjadi penipuan, masyarakat tetap terbantu dalam penyelesaian/pelayanan, tidak terkendala seperti saat ini oleh kebijakan intern dan sistim prosedur perusahaan.

Seyogianya kepentingan masyarakat menjadi prioritas dibandingkan dengan kebijakan perusahaan, khususnya dalam kasus penipuan. Semoga kejadian ini tidak menimpa masyarakat lainnya, berhati-hatilah karena mungkin anda korban selanjutnya.

RUSLI, SH

Jl. Tilak - Medan

-----------------------------------------

Baru beberapa hari yang lalu saya posting tentang kejadian yang hampir serupa. Sekarang penipuan ini terjadi lagi dan saya kira dari kelompok yang sama abis jumlah hadiahnya persis sama yakni 10 juta.
Memang penipuan semacam ini saya yakin tetap akan berlangsung walaupun udah diberitakan di media massa. Penipuan semacam ini akan dapat di kurangi jikalau yang penerima telepon agak sedikit teliti dan tdk terlampau senang. Dan menurut hemat saya pihak yang berwajib seperti kepolisian ataupun pihak operator seharusnya bisa melacak nomor telepon yang digunakan penipu, sehingga setidaknya tindakan penipuan seperti ini bisa dikurangi dikemudian hari. Dan ingatlah himbauan dari Pak Rusli diatas 'Berhati-hatilah karena mungkin anda korban selanjutnya'

21 November 2009

Pie Susu Bali dan Penipuan Melalui Hape Lagi


Guenya ada sempat baca blognya mbak Onik tentang pie susu Bali beberapa hari yang lalu. Dari pengalaman yang dituturkannya kayaknya menarik banget neh pie susu, lalu gue langsung meluncur ke website yang katanya bisa kita pesan neh pie susu. Dan kemaren baru sampai pie susunya. Menurut saya rasanya boleh-boleh dah walaupun tidak begitu spesial. Bagi yang ingin merasakan pie susu bali ini bisa segera meluncur ke sini neh. Langsung di kirim dari Bali. Tersedia juga makanan khas bali lainnya yang ditawarkan di websitenya ini.

Lalu kejadiannya kemaren juga, ada satu orang murid saya yang dikabari melalui hapenya bahwa dianya dapat hadiah berupa 9 juta uang tunai dan 1 juta voucher pulsa telepon. Pihak yang menelepon minta murid saya ini untuk segera ke ATM terdekat. Dan murid saya mengiyakan setelah pulang les nanti. Kejadian ini mengingatkan saya pengalaman saya sendiri beberapa waktu lalu. Saya lalu bertanya ke murid ini, ngapain mesti ke ATM kalo memang kita di kirimi uang dari pihak lain. Gue katakan padanya kalo ini kemungkinan penipuan yang mesti di waspadai. Murid saya ini tertegun sebentar. Benar juga dia pikir. Mungkin penipuan sedang berlangsung neh. :-)
Karena penasaran di mintainya saya untuk menelepon balik si penelepon. Saya pura-puranya sebagai bapak si murid ini dan udah berada di ATM. Pembicaraan berlangsung lancar - lancar saja. Saya sempat di minta bersumpah pula kalo sayanya udah berada didalam ruangan ATM. Memang gila neh penelepon. Saya pura-pura menuruti perintah si penelepon, dari bersumpah, masukkan kartu, ketik nomor PIN ATM, ketik ini dan itu. Lalu peneleponnya bertukar orang, yang satunya ini berusaha mengecek kembali apakah saya benar di dalam ruangan ATM atau tidak. Dianya menanyakan apakah yang ada ditampilan mesin ATM sekarang ini. Lalu meminta saya sebutkan nomor rekening tabungan yang tertera di mesin ATM. Guenya lalu ucapkan sederetan angka acak, tapi apa daya begitu dia minta ucapkan ulang tuh nomor, guenya kewalahan. Hahahahaha...... Ketahuan sekarang kalo gue yang lagi tipu dianya. Lalu si penelepon sempat berucap 'Akh, bapak ini kayaknya tidak percaya ama kita ini, kalo ngak hadiahnya ini kita batalkan saja dah'. 'Mana bisa gitu pak, itukan hak guenya dapatin hadiah' kelakar guenya. Kemudian pembicaraan terputus sampai disitu saja.

Penipuan seperti ini saya percaya akan tetap ada aja, jadi waspadalah teman-teman. Something that is too good to be true, sometimes It's not true anyway. :-)

17 November 2009

Postingan menunggu nasi kotak


Ini postingan lahir lantaran lagi nungguin nasi kotak guenya datang. Akhir-akhir ini saya kalo siang makan neh nasi. Setelah sekian lama makan di luar dan pusing mikirin mau makan apa setiap siang, maka ku putuskan untuk makan nasi kotak ini. Memang datangnya nasi kotak ini tidak tentu jamnya, bisa kepagian, bisa agak siang, jadi terpaksa neh perut mengikuti jadwal datangnya nasi ini. Sebagaimana nasi kotak biasa, sayurnya hanya secuil, nasi segepok, kalo dimakan tidak begitu kenyang tapi cukuplah energi yang diberikan sampai guenya ngemil entar sorenya.

Lalu jangan salah persepsi, gambar diatas bukanlah sayur nasi kotaknya, itu hanya lah ilustrasi saja. Buat informasi saja, gambar diatas itu sebenarnya makanan juga, tapi isinya kebanyakan cabe. Gue dah lupa sebenarnya diantaranya cabe-cabenya itu ada daging apa, tapi yang pasti itu gue cicipi pas berkunjung ke Melbourne beberapa tahun silam. Memang pedasnya luar biasa, abis makan langsung bereaksi, dan harus segera ke kamar mandi untuk menyelesaikannya. :-)
Pedih terasa. hehehe......

Lalu minggu kemaren barusan gue tonton film `2012`, dan harus kukatakan film ini memang luar biasa special effectnya. Ceritanya juga runut. Pokoknya tidak rugi deh kalaupun mesti antri gitu panjang untuk dapatin tiket nontonnya. Kemaren sampai cari tempat parkir pun susah. Animo masyarakat medan untuk nonton film ini kayaknya begitu besar. Teater Thamrin 21 sampai memutar film ini di 3 studionya. Saya yakin itupun penuh tak tersisa tempat duduk.

Memang ada sedikit gangguan pada saat ku menikmati film ini. Ini terjadi lantaran pas didepan guenya ada seorang wanita tinggi besar. Mula-mula ku tidak melihat ada ketidakberesan dengan wanita ini. Tetapi pada saat film mulai ditayangkan dan gue ingin baca terjemahan di bawah layarnya. Apa daya, pandangan guenya terhalangi oleh kepala wanita ini yang cukup besar. Jadinya gue mesti agak mencondongkan kepalaku ke kiri dan ke kanan agar bisa nampak teks terjemahannya dengan lengkap. Hal ini diperparah lagi dengan lasaknya wanita ini yang asyik menggoyang-goyangkan kepalanya pas nonton neh film. Alhasil gue juga mesti ikut irama goyangan kepalanya ini dan mesti duduk agak tegak agar pandangan tidak terganggu. Lama-lama memang capek sendiri tetapi lantaran filmnya begitu seru, sedikit gangguan ini bisa ditolerir deh. Nasib....nasib.... :-)

Oh akhirnya datang juga neh nasi kotak. Gue permisi dulu deh...! See ya...

27 February 2009

Penipuan melalui hape

Zaman susah sekarang ini, semua cara di halalkan untuk mendapatkan sesuap nasi termasuk menipu orang. Saat lagi asyik-asyik membrowsing, tiba-tiba ada telepon masuk. Peneleponnya tak kukenal dan dianya memberitahukan kalo guenya dapatin hadiah dari pihak Telkomsel berupa satu buat unit sepeda motor Yamaha Mio dan dana santunan sebesar 15 juta. Berikut petikan pembicaraan kami yang sempat saya rekam melalui hape:

Jadi bagi yang mendapatkan telepon bernada seperti ini, waspadalah!. Ini semua hanyalah tipuan doank. Dan bagi pihak yang suka menipu ini, saya doakan semoga segera kembali ke jalan yang benar dan di ampuni oleh Yang Maha Kuasa.

NB: Nomor hape +6281237395051 yang dipakai oleh penipu untuk menelepon ke hapeku.

23 February 2009

Pertemuan Direct Selling ( MLM ) yang aneh

Direct Selling atau kadang disebut Multi Level Marketing merupakan salah satu cara pemasaran yang cukup mendunia saat ini. Walaupun ada beberapa yang memanfaatkan nama pemasaran jenis ini untuk membohongi masyarakat. Perusahaan yang memakai pemasaran jenis ini di Indonesia seharusnya terdaftar di Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI). Sesuai namanya Direct Selling, maka pemasaran suatu produk dilakukan dengan menawarkan langsung kepada pelanggan . Jadi calon pelanggan tak perlu ke toko ataupun ke supermarket untuk mendapatkan suatu produk. Penjual secara langsung memasarkan produknya ke calon pelanggan. Para pelanggan yang puas dengan produk tersebut kemudian dapat direkrut menjadi penjual/pemasar yang kemudian dapat memasarkan produk tersebut kepada calon pelanggan lain, jadi istilah Multi Level Marketing ini seharusnya muncul dari sini.

Dengan cara pemasaran seperti ini, tentunya biaya iklan di media dapat di hemat, dan sebagai gantinya, biaya ini biasanya di bagikan kepada para pemasar dalam bentuk bonus karena telah berhasil membantu perusahaan memasarkan produk. Semakin banyak produk yang berhasil di jual dan juga semakin banyak orang yang berhasil direkrut untuk memasarkan produk ini akan menentukan bonus yang akan didapatkan oleh para pelaku Direct Sellling ini. 'Upline' adalah istilah yang dipakai untuk menyatakan orang yang berhasil merekrut seorang 'Downline' melakukan kegiatan pemasaran ini. Para upline akan berusaha mengajarkan/memovitasi para downline-nya agar mampu melakukan hal yang sama dengan dirinya. Istilahnya duplikasi ke bawah gitu lar. Artinya kalau semakin banyak downline yang berhasil memasarkan ataupun merekrut, maka pihak upline akan mendapatkan bonus yang semakin banyak. Disinilah letak ketertarikan dari kegiatan ini, orang akan dibimbing supaya bisa mengikuti jejak kesuksesan para pendahulunya. Semuanya akan diuntungkan. Nah untuk mengajari dan memotivasi para downline ini biasanya akan diadakan semacam pertemuan atau arisan. Disitu proses penduplikasian terjadi. Biasanya di kegiatan arisan ini akan di ajari cara memasarkan produk yang bagus, cara merekrut orang, mengenali seluk beluk produk yang akan dipasarkan, dan sebagainya.

Semalam kebetulan saya di undang ke sebuah pertemuan semacam itu. Memang saya pernah berkecimpung di dunia ini dulu tetapi sudah lama saya tinggalkan. Kabarnya di pertemuan itu akan hadir seorang pelaku pemasaran ini yang sudah sukses besar di negeri seberang. Jadi beliau akan mengajari tips dan trik melakukan pemasaran ini. Waktu saya tiba di lokasi pertemuan, orang-orang udah pada berdatangan dan duduk rapi. Karena sudah padat, saya di persilahkan untuk duduk di ruangan lain di lantai atas. Dari sini saya hanya bisa melihat pembicaranya dari layar proyektor.

Pembawa acaranya seorang ibu muda yang membawakan pertemuan ini dengan semangatnya. Sebelum pembicara utamanya berbicara, ada beberapa pembicara yang juga datang dari negeri seberang membagikan ilmunya kepada hadirin yang datang. Tak berapa lama, giliran istri dari pembicara utamanya yang berbicara di depan. Kali ini saya agak kurang nangkap yang disampaikan olehnya, disamping bahasanya yang campur-campur, juga cara tertawanya yang agak aneh menurut saya. :-) Cukup lama juga sang istri ini ngomong di depan, saya pun masih terus menanti giliran pembicara utamanya alias suaminya yang ngomong. Karena sanking lamanya, sang suami pun memberikan aba-aba agar sang istri bisa segera menyelesaikan omongannya.

Akhirnya saat yang dinantikan pun tiba, kali ini giliran pembicara utamanya yang angkat bicara. Memang agak beda dengan istrinya tadi, sang suami ngomongnya agak kalem dan tenang. Saya menikmati cara penyampaian dari pembicara utama ini yang suka menyelipin humor-humor segar yang membuat para hadirin tertawa terbahak-bahak. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, saya lihat ada beberapa peserta yang mulai ingin meninggalkan pertemuan. Begitu ingin keluar dari ruangan, peserta ini dihadang oleh pihak panitia. Ternyata peserta ini tidak diperbolehkan pulang oleh pihak panitia. Alasannya pintu keluar dilantai bawah telah di kunci sehingga harus menunggu sampai akhir acara. Wah sungguh kasihan ku lihat peserta ini. Dianya pun sudah tidak semangat untuk mendengarkan lagi, dan hanya menunggu di luar ruangan. Menurut hemat saya, pihak panitia mungkin ingin memberikan image yang baik kepada pembicara utamanya ini jadi setiap peserta di paksakan untuk mendengar sampai selesai acara ini.

Satu lagi yang membuat peserta gelisah adalah karena panggilan alam yakni kehausan. Pihak panitia sama sekali tidak menyediakan minuman kepada peserta. Jadi bagi yang kehausan hanya bisa melihat iri temen yang kebetulan ada membawa minuman dari rumah. Dan saya termasuk yang iri tersebut. hahahahahahaha........

Melihat fenomena seperti ini, saya pun sudah mulai kehilangan konsentrasi untuk mendengarkan lagi dan berharap pertemuan ini segera di akhiri. Tak seharusnya menurut saya pihak panitia menahan para peserta pertemuan untuk tetap di ruangan mengikuti acara sampai selesai. Mungkin ada peserta yang memiliki keperluan lain atau berhubung tinggalnya lumayan jauh dan kebetulan naek angkot, atau alasan-alasan lain. Tetapi untunglah kegelisahan peserta ini berakhir sekitar pukul 11 malam disaat pembicara utamanya mengakhiri ocehannya. Seketika itu juga hampir semua peserta yang satu ruangan dengan saya ini ingin segera turun ke bawah dan pulang. Tapi sekali lagi ditahan oleh pihak panitia yang menunggu ditangga, berhubung acara masih belum selesai katanya. Ada prosesi penyerahan cenderamata untuk pembicara utamanya dari pihak tuan rumah. Olala.....terpaksa lar para peserta yang sudah ingin pulang tadi, menunggu lagi dengan cara berjejer rapi ditangga. Memang saya lihat ada yang sudah tidak tahan lagi, terus menerobos turun.

Saya dalam hati sangat menyayangkan aturan main yang diterapkan oleh pihak panitia di pertemuan ini. Timbul juga sedikit penyesalan di hati ini telah mengikuti pertemuan seperti ini. Mungkin ada peserta yang seyogianya tertarik dengan pemasaran/bisnis ini, berhubung setelah mengikuti pertemuan seperti ini jadi mengurungkan niatnya untuk bergabung. Saya sendiri setelah selesai dari pertemuan ini, terus mencari tempat makan berhubung perut ini sudah minta diisi. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi di masa yang akan datang, harapku dalam hati. :-)

04 February 2009

Demo Membawa Maut

Manusia kalau sudah berkumpul byk cenderung kehilangan sifat dan perilaku aslinya. Cobalah menonton sepakbola atau pertandingan lainnya secara langsung, saya yakin jika anda tidak ikut berteriak dengan gila pasti dikirain tak normal. Perbuatan anarkis juga umumnya dilakukan oleh kumpulan manusia ini. Di kota Medan baru-baru ini terjadi peristiwa meninggalnya Ketua DPRD Sumut pada saat terjadi demo pemekaran propinsi Tapanuli. Memang masih diselidiki tentang penyebab kematian Ketua DPRD ini. Tetapi dugaan awal akibat dianiaya oleh massa yang mendemo. Menurut saya apapun yang diperjuangkan oleh massa ini, seharusnya dilakukan dgn tertib dan damai. Kalau sampai terjadi tindakan anarkis yang merusak ,apalagi terjadi kehilangan nyawa manusia, ini tentunya sangat disesalkan. Memang ini menjadi pekerjaan rumah untuh pihak kepolisian agar lebih siaga dan tanggap menghadapi aksi demo-demo ini. Marilah semua pihak sama-sama merenungkan dan belajar dari peristiwa ini.

03 February 2009

Perayaan Sembahyang Tebu

Semalam pada saat hampir terlelap, saya dikejutkan dengan bunyi letupan kembang api yang menggelegar di angkasa. Terus terang bunyi-bunyian ini agak sedikit mengganggu walaupun tidak berlangsung begitu lama. Pesta kembang api ini diadakan dalam rangka perayaan sembahyang tebu bagi saudara kita yang bersuku Hokkian. Perayaan ini biasanya diadakan pada hari kesembilan Imlek setiap tahunnya. Nah setelah google sana-sini ternyata perayaan ini ada hubungannya dengan kejadian dimasa lalu. Berikut kita simak penuturan dari Yongde :

Ini cerita mengenai ketika bangsa Manchu menaklukkan daerah selatan.
DuoDuo, seorang pangeran Manchu yang dikenal sebagai pembantai
(seperti pembantaian Yangzhou) menyerbu ke daerah Fujian. Penduduk
setempat kemudian melarikan diri dan bersembunyi di perkebunan tebu.
Sampai dengan hari ke-9 setelah tahun baru baru mereka kembali ke
rumah. Karena itu keturunan mereka kemudian setiap hari ke 9 bulan
pertama selalu mengadakan upacara sembahyangan dengan sepasang batang
tebu sebagai wujud ucapan terima kasih kepada tebu
.

Memang perayaan ini patut di rayakan untuk mengingatkan akan kejadiaan di masa yang lalu. Tapi menurut saya tidak perlu dirayakan sampai berlebihan dengan acara letupan kembang api disana-sini apalagi diadakan di tengah malam begitu. Kasihan bagi yang tidak merayakannya termasuk saya ini. :-) Mungkin sebagai masukan saja, laen kali bakar kembang apinya yang tak mengeluarkan bunyi yang begitu besar, atau kalo bisa tak perlu dipasang lagi lar kembang apinya. Sayang toh duitnya terbakar begitu saja dalam waktu yang sesingkat gitu. Duitnya kan mungkin bisa untuk disumbangkan atau dialokasikan ketempat yang lebih bermanfaat. Dan efeknya ini seperti 'butterfly effect' gitu, gara-gara liat pesta kembang api kek gini, pasti banyak yang terlambat tidur dan mungkin termasuk yang jualan bakmi khek langganan saya ini. Tanpa ada pengumuman sebelumnya, pas tadi pagi mau sarapan tuh mie, eh...tak jualan pula. Karena sudah jauh-jauh kesana pengen sarapan, tapi tak buka, jadinya timbul kekesalan dihati. Karena timbul kekesalan dihati, maka ku tulis lar postingan ini. Karena ku tulis postingan ini, maka ada yang baca neh postingan. Karena ada yang baca neh postingan, yang baca juga ikut kesal lantaran postingannya berisi kekesalan. Dan...dan seterusnya.....hehehehehe..... :-) Akhir kata ku ucapkan 'Selamat Merayakan Sembahyang Tebu' bagi yang merayakannya.

02 December 2008

Isi parit mengisi jalan Kota Medan


Musim hujan mulai menerpa kota Medan tercinta. Seperti biasa begitu musim ini datang, maka pihak yang berwajib pun mulai sibuk mengantisipasi kemungkinan banjir besar. Cara yang paling sederhana yakni menguras parit-parit di kota Medan. Tindakan ini patut mendapat pujian dari masyarakat cuman kenapa mesti pas musim hujan baru dikuras tuh parit. Lalu proses pengurasan ini yang agak sedikit menyedihkan saya lihat. Begitu isi parit dikuras yang sebahagian besar adalah lumpur hitam pekat berbau tak sedap maka diletakkan begitu saja di samping parit. Kapan diangkut dan dibuang ke tempat semestinya itu masih merupakan pertanyaan besar. Yang merupakan korban adalah toko-toko dipinggir jalan khususnya yang menjual makanan, para pelanggan tentunya merasa enggan untuk masuk ke rumah makan. Pertama karena kotornya tempat parkir dan yang kedua adalah bau tak sedap yang ditimbulkan dari kotoran parit ini. Lalu apakah pada saat hujan datang, kotoran ini bercampur air hujan tak akan kembali masuk ke parit? Tentunya menjadi sia-sia pekerjaan pengurasan ini lantaran lalainya mengangkut kotoran parit ini. Biasanya dulu kalo tak salah kotoran ini dimasukkan ke karung-karung goni lebih dulu baru kemudian diangkut. Kali ini kelihatannya agak lambat tindakan pembersihannya. Lagipula begitu isi parit ini mengering dan terhembus angin bukannya menjadi sumber penyakit. Kita doakan semoga cepat teratasi deh masalah ini.

24 November 2008

Maaf ya !


Tiba-tiba fìlm 'Kawin Kontrak Lagi' yang saya nikmati terputus. Pesan seperti gambar di atas pun muncul di studio 1 bioskop 21 palladium plaza. Ini kayaknya film terlambat datang atau sebab lain yang saya tak ketahui. Sebagai orang timur memang selayaknya kita memberi maaf atas kesalahan ini apalagi yang berbuat salah telah memohon maaf. Tetapi jika kesalahan sering terjadi berulang-ulang, apalagi namanya kalo bukan kesengajaan. Sebagai informasi buat para penggemar film, dalam waktu dekat bioskop-bioskop di medan akan mengalami kenaikan harga tiket nonton. Di palladium harga tiket bakal menjadi Rp.20 ribu hari biasa dan Rp.25 ribu diakhir pekan. Semoga dengan meningkatnya harga, meningkat juga kualitas layanan dan film yang ditayangkan.
Contoh Film Indonesia yang bakal beredar

Akhir-akhir ini terlihat agak byk film nasional yang ditayangkan dibanding film luar. Film nasional yang beredar pun kebanyakan komedi dewasa dan horor. Yang menarik menurut saya seperti Naga bonar, Laskar Pelangi, si Jago Merah, Ayat-ayat Cinta seharusnya lebih banyak dibuat dan ditayangkan filmnya. Hidup film Indonesia :-)

Judulnya juga semakin aneh dan berani


19 October 2008

D'Loft Food Court Thamrin Plaza


Counter Food & Beverage

d'loft, itu nama food court thamrin plaza ya barusan dibuka. Setelah sekian lama di renovasi ternyata food court di plaza ini menampilkan suasana dan kenyamanan berbeda. Tempatnya menjadi begitu lapang dan luas. Hampir setiap sisi di lengkapi kaca jendela jadi pengunjung bisa leluasa menikmati kota medan sekitar jalan Thamrin sambil menikmati makanan dan minuman. Begitu memasuki area food court, setiap pengunjung di berikan sebuah kartu. Kartu ini berfungsi layaknya tanda pengenal setiap pengunjung.

Counter Indonesian Food

Konsep dari food court ini diubah menjadi swalayan(self service). Jadi pengunjung sendiri harus ke counter makanan yg disukai dan memesan langsung disana dgn menunjukkan kartu tadi. Setelah itu pengunjung mencari tempat duduk, dan makanan akan diantar oleh pelayannya. Pengunjung membayar pada saat meninggalkan lokasi dgn menunjukkan kembali kartu pengenal. Sekilas konsep ini menawarkan kemudahan bagi pengunjung karena tak perlu membuka dompet setiap memesan makanan.

Kartu Pengenal Food Court


Nomor Mejaku


Counter Mie Kocok

Tetapi ada yg muncul di benakku, bagaimana jika terjadi kesalahan di komputer sehingga total pesanan berbeda antara pihak pengunjung dan pihak food court. Misalkan ketika ingin membayar, si Aciau bersiteguh tak pernah memesan teh manis, tapi muncul di tagihan. Setelah di cek di counter yg jual minuman ternyata memang ada transaksi seperti itu oleh kartu yg di pegang Aciau.

Counter Food & Noodle

Nah kalau dah seperti ini kira-kira bagaimana ya penyelesaiannya. Saran saya sich sebaiknya setiap selesai melakukan transaksi segera dicek di mesin agar tidak terjadi perselisihan nantinya. By the way, food court ini layak dikunjungi.

05 September 2008

Hepi Bedei


Hari ini tgl 5 September seharusnya merupakan hari yang biasa. Saya sendiri juga bangun, mandi, sikat gigi, sarapan seperti hari-hari biasa. Tetapi pas lagi iseng liat hape, ternyata ada pesan dari doi yg menyampaikan hepi bedei. Eh baru teringat hari ini hari ultah diriku ini. Terus terang biasanya tak pernah ingat deh tuh hari. Memang tak pernah dirayain secara khusus sich. Begitu jumpa temen kerja, gue juga di selamatin. Wah, gue langsung kepikiran ama 'friendster' yg udah membantu menyebarkan kabar gembira ini. 'Terimakasih' yah friendster. Karena dengan adanya situs sosial itu saya merasa berkewajiban membagikan sedikit kebahagiaan ini ke temen-temen kantor. Pikir punya pikir akhirnya saya putuskan membeli 'uyen' dan penganan-penganan kecil di jalan sabaruddin untuk kemudian saya bagikan ke temen-temen kerja. Yah anggap aja lah perayaan kecil-kecilan. Walaupun rencana awal mau traktirin pizza, tapi saya tangguhkan berhubung satu dan dua hal. Akhirnya satu per satu sms selamatan dari temen,murid, mantan murid masuk memenuhi hape ini. Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada semuanya yg udah memberikan secercah perhatian kepada diriku ini. Tak ada yg lebih indah selain memiliki orang-orang yg masih perhatian dengan kitanya. Thx! (Terharu :'()

23 August 2008

Saat Kasimura Memaksa


Suatu hari aku berbelanja ke sebuah supermarket terkenal di kota Medan. Terlihatlah nama supermarketnya 'Kasimura'. Setelah memilih-milih barang belanjaan, maka aku pun segera ke kasir untuk membayar. Sang kasir dengan ligatnya men-scan barcode setiap barang. Harga total belanjaan pun tertera dilayar komputer. Aku segera mengeluarkan beberapa lembar uang dari dompetku yg hitam mengkilap. Aku tidak segera beranjak dari tempat kasir karena masih mengharapkan uang kembalian. Kasirnya kemudian menyerahkan setumpuk permen. Sekilas dalam hati ini bertanya apakah aku begitu beruntungnya, belanja dan dapat bonus setumpuk permen. Iya memang setumpuk tuh, bukan 1 atau 2, melainkan ada 8 buah permen saya hitung.
Alangkah terkejutnya setelah menyadari permen tsb adalah pengganti uang kembalian yg seharusnya
saya terima. Karena gusar saya menyerahkan kembali permen tsb ke kasirnya anggap sebagai sumbangan. Di sampingnya berdiri seorang acim-acim yg mgkn adalah manajer kasirnya, mengetahui kegusaran saya, dianya meminta kasir tsb menukar kembali permen menjadi uang. Beginilah pedagang di zaman susah ini mencari untung, demi itu tak ada keraguan di hati utk memaksakan agar pelanggan menerima permen sebagai uang kembalian. Alasannya yakni uang recehan sangat sulit ditemui dipasaran maka diganti dgn permen.Modus pemaksaan seperti ini bukan hanya terjadi di Kasimura, tapi di supermarket lainnya.Sebagai tips buat yg ingin berbelanja di Kasimura,bawa permen secukupnya,dan bayarlah dgn permen pada saat di kasir. :-D

18 August 2008

Barbecue...Oh Barbecue

Nah tibalah saatnya gue bercurhat ria tentang acara-acara yang telah gue lewati beberapa hari ini. Tanggal 16 Agustus seperti yang telah direncanakan guenya bergabung dengan acara barbecuenya temen SD dulu. Yang ikut kebanyakan adalah murid-muridnya, kebetulan dianya mengajar Piano, Tari, dan Menyanyi. Acara juga diadakan di rumah muridnya. Sekitar jam 10 lewat gitu, gue tiba dilokasi. Semuanya dah pada ngumpul dan lagi bersiap-siap dengan peralatan barbecuenya. Ternyata acara barbecuenya bukan di isi dengan panggang-memanggang sesuai perkiraan, melainkan goreng-menggoreng. Sang juru masaknya tiba di lokasi selang beberapa menit setelah gue tiba. Acara pun dimulai, semuanya di goreng, dari sayur-mayur, nuget ayam, bakso, dan segala daging kemasan yang dijual di supermarket. Terus terang gue kurang berselera dengan daging jenis beginian. Pertama karena memang perut neh dah kenyang, kedua karena daging yang di goreng panas-panas biasanya akan menimbulkan beberapa efek yang tidak mengenakkan setelah memakannya seperti timbul bintik putih di sekujur mulut ( sariawan istilahnya ), mulut kering, begitu bangun pasti tenggorokkan terasa begitu keringnya. Jadi tidak gue sentuh tuh daging.

Acara yah kebanyakan diisi dengan makan-makan doank, diselingi ocehan-ocehan khas anak-anak muda yang untuk malam ini tidak tidur di rumah orang tuanya. Ngomongin soal anak muda, kebetulan diacara itu guenya ini yang paling tua. :-D
Yah namanya yang paling tua disana, gue nya di kasih fasilitas untuk ngomong lebih banyak. Oceh dan oceh terus sampai tak terasa semuanya dah pada capek dengan kunyahannya. Setelah perut dah terisi dengan daging berminyak, semuanya sepakat untuk mengakhiri acara. Bersih-bersih pun segera dilaksanakan, dan siap-siap untuk ke kamar tidur. Katanya tuan rumah ada siapin sebuah kamar tidur untuk tamu agar bisa beristirahat disana. Dengan begitu banyak orangnya, gue kira bukanlah ide yang menarik tidur bersama di satu kamar seperti ikan pepes. Akhirnya pulang ke rumah beristirahat merupakan keputusan guenya. Eit, tapi sebelum pulang guenya ditagih biaya barbecuenya. hehe....

Tanggal 17 Agustus-nya, cuaca di medan lumayan cerah. Malamnya gue ikutan acara barbecue trip ke dua bersama temen-temen seprofesi. Sebelum acara barbecue, kita berkaraoke ria terlebih dahulu di K2 ( Karaoke Keluarga ). Gue di titahkan sebagai pengatur lagu-lagu buat temen-temen. Terpaksalah sesampainya disana mesti didepan komputer, tekan sana tekan sini, memasukkan lagu yang di request oleh temen-temen. Acara karaokenya dimulai dari jam 6 sore ampe 9 malam. Setelah itu dilanjutkan dengan acara barbecue tak jauh dari sana. Nah barbecue kali ini diisi dengan acara pangang-memanggang. Yang dipanggang mulai dari ikan pari, daging ayam, sotong, daging babi. Barbecue yang kali ini lumayan singkat dan cepat, sekitar jam 12 semua dah kelar dan dah bisa pulang ke rumah masing-masing menikmati hangatnya ranjang. Itu lah sekilas info mengenai acara-acara yang barusan berlalu 2 hari yang lalu.

Tanggal 18 Agustus, yakni hari ini, mata masih sedikit berkunang-kunang, efek dari kegiatan kemaren kemaren. Tetapi apapun yang terjadi rutinatas sehari-hari (dibaca: mengajar) tetap mesti dilanjutin. Oke deh cukup sekian dan terimakasih atas perhatiannya. Kepada para pembaca setia blog guenya, semoga keseharian anda di isi dengan kebahagian, kedamaian selalu. Amin! :-D

14 July 2008

Anthony Robbins 's Seminar Songs

For those who want to download the songs that are always be played at Anthony Robbins 's Seminar can click to this link.


http://www.4shared.com/file/55271630/23d696b9/life.html
http://www.4shared.com/file/54695455/bd6714a/01_Track_1.html
http://www.4shared.com/file/55122008/5e6c63ca/03_Track_3.html
http://www.4shared.com/file/55342211/ffa76aea/04_Track_4.html
http://www.4shared.com/file/55342917/1a91203e/05_Track_5.html
http://www.4shared.com/file/55343744/4ccdcfae/06_Track_6.html

Other songs will be uploaded soon. Keep motivated ! :-D

12 July 2008

Istilah-istilah di perdagangan mata uang asing ( Forex Trading Terms )

Kita melakukan Buy Stop Order jikalau kita memprediksi pasar akan terus naik harga kursnya setelah menembus harga yang lebih tinggi dari harga pasar yang sekarang.

Sedangkan Sell Stop Order dilakukan jikalau kita memprediksi pasar akan terus turun harga kursnya setelah menembus harga yang lebih rendah dari harga pasar yang sekarang.
Buy Limit Order dilakukan jikalau kita memprediksi pasar akan rebound naik setelah harganya lebih rendah dari harga pasar yang sekarang.
Sebaliknya Sell Limit Order dilakukan jikalau kita memprediksi pasar akan rebound turun setelah harganya lebih tinggi dari harga pasar yang sekarang.