Showing posts with label Resepsi Pernikahan. Show all posts
Showing posts with label Resepsi Pernikahan. Show all posts

10 December 2009

Susunan Acara Pernikahan Ala Chinese di kota Medan

Pernikahan Anthony dan Christina

Master of Ceremony

Resepsi pernikahan ala chinese di kota Medan ini selalu mengikuti urutan acara yang sudah baku. Saya tidak tahu asal muasalnya dari mana dan mengapa harus seperti itu, tetapi pada intinya setiap menghadiri undangan resepsi pernikahan,saya seolah-olah melihat film yg sama dgn aktor utamanya berganti-ganti. Jadi disini akan saya beri gambaran urutan kegiatan di hampir kalo tak mau dibilang di semua resepsi pernikahan ini. Kebetulan saya baru menghadiri resepsi pernikahan teman senin kemaren sehingga foto-fotonya saya ambil dari acara tersebut.

Penyambutan Mempelai


Sesi 1 :
Acara pembuka
Disesi ini, mempelai pria dan wanita akan memasuki ruangan resepsi diiringi lagu yg khas (tak tau gue judulnya apa yg penting bukan 'ave maria' ). Biasanya ada sepasang anak kecil yang akan menyambut kedua mempelai ini. Di sesi ini juga kedua pengantin baru akan memotong kue pernikahannya dan melakukan kecupan kasih sayang.

Pemotongan kue pernikahan
Sesi 2:
Acara makan-makan
Setelah kedua mempelai dan walinya duduk dimeja khusus yang diberi taplak warna merah maka makanan baru mulai disajikan oleh pihak restoran. Makanan pembuka selalu 'Santapan dingin' (leng pua) yang isinya beberapa jenis daging dari
udang, bebek, cumi, dsb. Makanan pembuka ini pasti habis dilahap oleh 10 orang di tiap meja. Maklum dah kelaparan dari 1 jam kemaren. Dan ini lagi ciri khas kalo disini, undangan ditulis jam 7, tapi acara baru dimulai jam 8. Udah semacam kesepakatan kayaknya. Biasanya jumlah menu makanan yang disajikan itu berjumlah 8 sebagaimana kepercayaan orang chinese 8 itu angka keberuntungan.

Menu
Sesi 3:
Acara hiburan
Nah sambil menikmati hidangan yang tersedia di meja, para hadirin sekalian di hibur oleh nyanyian. Yang nyanyi biasanya teman-teman ataupun famili dari yang nikah tapi tidak tertutup kemungkinan juga di undang artis dari luar. Kedua mempelai biasanya akan memberikan angpao bagi siapapun yang nyanyi di panggung. Acara hiburan ini di meriahkan juga tarian-tarian dan kebanyakan anak-anak yang diundang untuk memberikan tarian ini. Lalu kedua mempelai akan ikut juga menyumbangkan lagu kesayangannya di sesi ini dan giliran para hadirin yang memberikan angpao kepada kedua mempelai.





Sesi 4 :
Acara Terima Kasih
Ditengah-tengah acara, MC akan mempersilahkan kedua mempelai dan beserta wali untuk naik ke panggung. Kedua mempelai kemudian menuangkan champagne ke gelas yang udah disusun berbentuk piramida. Gelas-gelas yang udah berisi ini akan dibagikan kepada kedua mempelai beserta wali agar bisa diadakan toast bersama dengan para tamu yang hadir tanda terimakasih atas kehadirannnya.


Sesi 5:
Acara Foto-foto
Ini merupakan sesi terakhir dimana para tamu yang hadir khususnya teman-teman dan sanak famili di minta ke panggung untuk diadakan foto bersama. Beginilah sekilas acara resepsi pernikahan yang kerap saya hadiri. Lebih dan kurang memang selalu begitu urutan acaranya. Semoga bisa memberikan sedikit gambaran bagi pembaca sekalian. Sampai jumpa di postingan berikutnya.

26 February 2009

Pernikahan Tetangga Sebelah

Resepsi pernikahan yang ku hadiri semalam bertempat di Restoran Ria lantai atas. Yang nikah tak lain tak bukan aci tetangga sebelah. Setelah kedua mempelai di persilahkan memasuki ruangan resepsi, maka pembawa acara pun meminta kedua mempelai ini memberikan sepatah dua patah kata yang menurut saya jarang di adakan untuk resepsi seperti ini.

Pembawa Acara: Di malam yang berbahagia ini, ada sesuatu yang indah yang ingin diungkapkan oleh kedua mempelai. Kita persilahkan kepada mempelai pria lebih dahulu untuk mengungkapakan cukup 3 patah kata kepada mempelai wanita.

Mempelai Pria: I Love You

Pembawa Acara: Yah selanjutnya akan dibalas oleh mempelai wanita.

Mempelai Wanita: Yes I Do.

Pembawa Acara : Yah..kita berikan tepuk tangan yang meriah kepada kedua mempelai ini.


Guenya sempat dalam hati berpikir kalau mempelai wanitanya ini bakal membalas dengan "I Love You Too", tetapi mungkin karena itu terdiri dari 4 suku kata, jadi terpaksa tak nyambung begitu balasannya. :-)

Diantara tamu undangan yang hadir, ada kakak dari mempelai pria yang jauh-jauh datang dari Amerika Serikat yang kalo tak salah dengar dari Ohio. Suaminya orang bule, anaknya ada 4 orang. Tak butuh waktu lama, keluarga ini pun menjadi pusat perhatian. Di tengah acara, keluarga ini di daulat untuk menyumbang lagu. Alangkah sayangnya, ternyata disc lagu-nya tak bisa di putar. Katanya format disc di Amerika ama Indonesia beda gitu. Alhasil, tuh keluarga nyanyi juga dengan semangat tapi tak pake musik. hehehehehe...
Mungkin karena tak puas dengan nyanyian tak pake musik ini, keluarga ini menyumbang satu lagu lagi tapi kali ini lagu mandarin dari Teresa Teng berjudul 'Yek Liang Tai Piau Wo Tek Sin'. Sang suami bule pun terlihat ikut bersuara, yang disambut dengan tepuk tangan meriah oleh para tamu undangan.

Pas pulang dari tuh resepsi, mulut ini terasa kering. Ini pasti penyedap rasanya lagi bekerja dengan efektifnya. :-)

22 January 2009

Hendrick & Maintan

Pengantin Prianya


Temen-temen semejaku yang jago makan :-)


Panggung megah


Menu Makanan yang Enak


Malam ini Hendrick dan Maintan, SE melangsungkan pernikahan di Restoran Benteng sebelah Palladium Plaza. Jam masih menunjukkan pukul 7 malam, ku sudah tiba di restoran yang terkenal di kota Medan ini. Begitu bersalaman pengantin pria berbisik mesra padaku 'Eh, Johan, elo duduknya ama orang-orang Aceh ya!' :-D
Lantas ku cari lah tempat duduk seperti yang dibisikkan. Setiap meja memang ada kertas penanda yang bertuliskan seperti 'karya utama', 'pihak perempuan', dan sebagainya. Tak kutemui yang bertanda 'Aceh'. Keliling punya keliling sembari mencari temen, akhirnya ada suara memanggil. Aha, ternyata temen yang memanggil. Mejanya masih tersisa banyak tempat kosong. Tanpa basa-basi lagi dianya pun mempersilahkan diriku duduk disampingnya. Di sebelahnya udah duduk istrinya yang berbadan dua. Kita pun mengenang masa-masa sma dulu. :-D Setelah bernostalgila, tak terasa acara pun udah mau dimulai. Eng ing eng, 'Kita persilahkan wali mempelai memasuki ruangan resepsi' teriak MC-nya. Selang beberapa lama terdengar lagi MC-nya ngoceh 'Yah kita sambut dengan meriah kedua mempelai memasuki ruangan resepsi'. Di panggung udah ada beberapa remaja putri berbalet ria utk menyambut yang empunya acara ini. Nah setelah itu acara makan-makan dah dimulai. Saya-nya juga harus menyudahi sementara postingan ini. :-D

11 January 2009

Tonny & Wella



Untuk kesekian kalinya ku menghadiri acara resepsi pernikahan temen smaku dulu. Kali ini yang bernama Tonny dan mantan pacarnya Wella melangsungkan pernikahan saklar di Restoran Grand Liberty. Jam sudah menunjukkan pukul 19.51, acara masih belum dimulai juga. Ku lihat ada beberapa meja di khususkan untuk para vegetarian. Memang yang satu ini patut menjadi pertimbangan seiring makin banyaknya kaum vegetarian. Terus terang kali ini resepsi pernikahan ku hadiri tanpa adanya undangan tertulis. Bukannya ku tak diundang tapi si Tonny beralasan undangan yang dicetak kurang sehingga harus berpuas hati diundang pake telepon aja. Mungkin cara ini bisa dilakukan bagi yang akan menikah untuk menghemat biaya pernikahan, jadi undang pake sms doank. :-D Hehehe... Oke deh daripada tulis yang tidak-tidak, ku akhiri dulu postingan ini. Sampai bersambung nanti setelah acara selesai. :-D

********
Nah ini update postingannya deh :-)

Menu makanannya

Seperti biasa menu makanan kalo di resepsi yang di adain di kota medan selalu di awali dengan santapan dingin. Saya kurang tahu apakah ini hanya kebiasaan atau ada cerita dibalik ini. Jumlah hidangan yang disajikan pastinya selalu berjumlah delapan. Ini sesuai dengan kepercayaan 8 itu membawa hoki ( keberuntungan). Di panggungnya udah mulai di pertontonkan serangkaian acara. Penampilan pertama berupa sebuah nyanyian pembuka 'Everyone is Number One'-nya Andy Lau oleh seorang pria yang katanya dari IT&B. Memang resepsi pernikahan malam ini agak berbeda kurasakan berhubung yang mengisi acaranya grup tari dan nyanyinya dari IT&B. IT&B ini sendiri merupakan salah satu institut teknologi dan bisnis di kota Medan ini. Mahasiswa di institut ini juga yang saya lihat agak aktif di bidang tari dan nyanyi ini. Jadi tak ada salahnya kalo IT&B ini sering di plesetkan jadi Institut Tari & Bernyanyi. :-)

Nah ini sempat bernarcis ria dengan pengantin prianya

Biasanya di tengah acara kedua mempelai akan berjalan mengunjungi para tamu undangan dari meja ke meja. Yah sekedar basa-basi untuk menanyai kualitas makanan ataupun acara yang digelar kepada tamu merupakan kegiatan yang perlu dilakukan sebagai tuan rumah. Saya pun tak melewati kesempatan ini untuk berfoto-foto dengan pengantin prianya. Walaupun fotonya kurang begitu bagus kalo pencahayaannya yang kurang tapi setidaknya udah bisa mengabadikan momentum malam ini. Selamat Merajut Tali Pernikahan ku ucapkan untuk kedua mempelai baru ini. Cheers.....!

08 January 2009

Efi & Anto


Kepada temen-temen sma dulu saya pengen infokan telah berlangsung pernikahan antara Efi (anak Li Wong) dengan Anto pada tanggal 4 Januari 2008 lalu. Resepsi berlangsung di Hotel Grand Angkasa, Medan tepatnya di Grand Ballroomnya. Acara berlangsung meriah yang dibuka dengan permainan kecapi oleh seorang wanita yang tak kukenal. Permainannya menurut saya bagus tapi mungkin sound systemnya yang kurang keras suaranya. Lalu kebetulan sekali yang jadi pembawa acaranya juga orang yang sama di pernikahan Joni dan Diana seminggu yang lalu. Satu yang kutangkap dari mc ini yakni kesukaannya bercanda dengan pengantinnya. Misalnya mc-nya ini meminta kedua mempelai harus menyanyikan tak cukup satu lagu tapi dua atau lebih. Gaya bicara mc-nya ini menurut saya mirip pendeta yang lagi berkhotbah suaranya. Untuk resepsi kali ini saya semeja dengan acek-acek dan ai-ai dari kota Aceh. Jadi bahasa Khek pun berkumandang dengan leluasa di meja ini. Di penghujung acara ternyata Andy Cen Sin (Juara 3 dilomba nyanyi lagu mandarin di teve beberapa waktu lalu) muncul menghibur para tamu undangan. Andy terlihat agak angkuh penampilannya. Ini saya lihat pada saat dianya diberi AngPao, langsung dibuang ke lantai semua AngPao-nya itu. Oke itu masih bisa diterima karena lantaran dah kebanyakan kale jumlah AngPao-nya. Tetapi ada satu anak kecil yang bersimpati padanya memberikan satu kuntum bunga plastik ke dia, tanpa basa-basi seketika itu juga langsung dibuang ke lantai. Hahaha..Tak ada penghargaan sedikitpun. :-D Alangkah indahnya jika dia nyangkutin tuh bunga di kantong baju atau di daun telinganya. Tapi yah mungkin itulah kelakuan orang yang udah mulai tenar bak kacang yang lupa dikupas. Akhir kata ku ucapkan selamat menjalin tali perkawinan bagi Efi dan Anto. Semoga bahagia menyertai sampai maut memisahkan. May All Beings Be Well and Happy...Sadhu...Sadhu...Sadhu....

04 January 2009

Joni & Diana


Seminggu yang lalu tepatnya tanggal 28 Desember 2008 menikahlah sepasang muda-mudi bernama Joni & Diana. Acara resepsi pernikahan berlangsung di Restoran Merak Jingga. Terlihat begitu gembira dan bahagia kedua mempelai disaat ku menyalaminya untuk memasuki ruangan resepsi. 'Kamu kapan neh adain acaranya?'canda mempelai prianya padaku. Saya hanya tersenyum dan segera mencari tempat duduk. Setelah lirik sana-sini ku pilih meja agak kesamping kanan. Tepat di samping meja terdapat layar proyektor yang besar. Sementara ini, di layar masih ditayangkan foto-foto pernikahan dan perjalanan kedua mempelai. Sekilas terlihat di layar perjalanan mereka ke Malaysia dan Singapore. Foto-foto ini jugalah menjadi hiburanku sembari menunggu acara pernikahan ini. Para tamu pelan-pelan pun merayap masuk. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 8 malam, pembawa acara pun segera mengumumkan dimulainya acara. Seperti biasanya, kedua wali mempelai dipersilahkan memasuki ruangan resepsi, lalu diikuti kedua mempelai. Setelah keduanya duduk dengan tenang, para tamu baru boleh diberikan hidangan makan malam. Inilah saat yang ditunggu-tunggu olehku setelah menahan lapar dan nafsu selama beberapa menit yang lalu. Saatnya untuk memenuhi nafsu paling primitif sebagai manusia. Di panggung udah terlihat beberapa muda-mudi bergoyang-goyang menghibur para tamu yang lagi asyik dengan makanannya. Hidangan demi hidangan disajikan satu demi satu, pernikahan ini pun lambat laun menuju ke akhir acara. Tiba-tiba diumumkan akan ada artis ibukota yang bakal menghibur.
Yang muncul seorang waria berdubbing ria sambil bergoyang seksi. Hiburan terakhir dan sekaligus mengakhiri acara malam ini. Para tamu undangan pun segera meninggalkan ruangan. Acara foto-foto dengan mempelai digelar segera. Bak artis dengan penggemarnya, pengantin diabadikan dengan para tamu. Saya pun harus segera pulang ke sarang, beristirahat dan menanti acara resepsi yang lainnya. :-D

18 December 2008

Pernikahan


Malam ini ku hadiri resepsi pernikahan temenku, Erik Setiawan. Acara digelar di Grand Liberty, lantai 2 bellagio Hall. Sambil menunggu acara dimulai kuintiplah menu makanan yang bakal disajikan. Ada Udang Goreng Salad Buah, Sop sirip daging kepiting, dua kombinasi, Cuk Phu Phing An, Tahu Jepang Saus Kepiting Brokoly, Ikan Nila Goreng Asam manis, Ifu mie goreng seafood, dan ditutup dengan longan sari kelapa. Pas di depanku ada layar yang menampilkan slide foto perjalanan kedua mempelai ke Tokyo bulan oktober kemaren dicampur foto pengantin. Untuk bulan desember udah 3 resepsi pernikahan yang saya hadiri, 2 diantaranya jatuh di hari yang sama. Musim kawin kayaknya berlangsung diakhir-akhir tahun seperti ini. Acara udah mulai berlangsung dengan diawali masuknya wali mempelai. Gue undur diri dulu ya agar bisa menikmati åcara.:-D

13 September 2008

Pernikahan Li Hoat dan Aise


Malam ini ku hadiri resepsi pernikahan teman. Tak terasa satu persatu teman bermain udah pada menapaki hidup berumah tangga. Setiap menghadiri resepsi pernikahan seperti ini selalu terbersit pertanyaan di hati ' Kapankah giliranku?'. Hahaha.... Takut bercampur heran segera melanda hati ini. Takut lantaran usia semakin tinggi, heran lantaran guenya masih enjoy dengan kehidupan lajang. Tak bisa membayangkan kalo suatu hari kelak sayanya yg mengadakan resepsi pernikahan seperti ini. Pasti tegang rasanya ya melihat satu persatu tamu undangan berdatangan. Mesti memastikan acara resepsi ini berjalan lancar. Tadi ku perhatikan mempelai prianya agak tegang pas bersalaman dgnku. Mungkin dianya juga lagi memikirkan hal tersebut di atas. Saat ini tamu masih sedikit yg datang, saya yg termasuk awal datangnya. Buku tamu baru terisi halaman pertama. Tempat duduk masih boleh leluasa dipilih. Kuputuskan duduk disamping acim-acim, ini bukan lantaran acim biasanya kurang kuat makan, tapi soal etika aja. Abis meja acimnya belon terisi penuh, jadi numpang aja lho. Akhir kata, ku akhiri dulu postingan ini. Doakan ya acaranya berjalan sempurna.