05 October 2009

Uveitis dan Gejalanya - Mata Merah


Disini saya akan berbagi sedikit tentang penyakit yang mungkin ada diderita oleh teman-teman sekalian. Nama penyakitnya Uveitis. Penyakit ini menyerang salah satu panca indera kita yakni mata. Gejalanya adalah mata merah , pandangan kabur , ada semacam kotoran melayang-layang di mata , sensitif terhadap sinar matahari dan biasanya disertai nyeri pada mata. Mata merah ini tidak bisa diobati dengan tetes mata biasa yang dipasaran seperti Insto dan sebagainya. Penyakit ini timbul akibat adanya peradangan pada bagian Uvea mata. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut ini.




Jadi peradangan di uvea bisa terjadi di anterior uvea ( ini kasus yang sering terjadi ) atau di posterior uvea.

Peradangan ini bisa timbul sampai saat ini masih misterius. Tetapi dari berbagai pengalaman dan kasus yang ada adalah akibat adanya gigi berlubang ataupun masalah pada hidung. Tidak tertutup kemungkinan lantaran adanya stress. Karena itulah penyakit ini sulit diobati jika penyebabnya masih tak jelas. Gejalanya bisa disembuhkan tetapi ada kalanya penyakit ini bisa menyerang kembali.

Penyakit ini jika dibiarkan begitu saja dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan kebutaan. Wasdalah temen-temen jikalau anda bermata merah dan tidak sembuh-sembuh ketika ditetesi obat mata biasa yang ada dipasaran. Segera ke dokter spesialis mata untuk mencek lebih lanjut penyebab mata merah tersebut.

29 September 2009

Giliran Pemadaman Listrik di Medan

Kota medan setelah perayaan Lebaran ini mendapat hadiah dari PLN berupa pemadaman listrik secara bergilir. Satu hari bisa 2 kali terjadi pemadaman dengan durasi sekitar 4 jam sekali padam. Memang tidak begitu luar biasa kejadian seperti ini tetapi tetap memberikan tanda tanya kepadaku mengapa mesti setelah lebaran baru padam. Menurut kabar resmi, ada mesin di salah satu pembangkit mengalami kerusakan sehingga pemadaman tidak dapati dihindari. Oh PLN kapankah anda bisa bangkit dari keterpurukan seperti ini?

Pada saat gue mengetik postingan ini, listrik udah padam dari jam 10 pagi tadi, sampe sekarang masih belon hidup. Mesin genset meraung-raung. Begitulah keadaan kota Medan sampai saat ini dan tidak tahu kapan baru kembali normal. Doain saja cepat berlalu deh!

Ngomongin soal lain, baru-baru ini pada saat chatting ama mantan murid, dianya barusan menggelar kios di dunia maya ini. Jualannya sepatu sneaker gitu. Katanya sih original. Bagi yang suka mengoleksi sepatu coba deh liat-liat bentar ke http://www.sneakerheadmedan.blogspot.com/

Cukup sekian postingan di Selasa siang kali ini. Sampe jumpa di postingan berikutnya.

23 September 2009

Siantar ke Medan

Saya sekarang berada di Jalan Sutomo di kota Siantar tepatnya di CV Raja Taksi Trans. Taksi inilah yang seyogianya akan membawa saya kembali ke kota Medan tercinta dari kota Siantar ini. Tiket seharga Rp. 50 ribu pun udah di tangan. Soal kapan berangkat jangan tanyakan ke saya sebab yang jual tiketnya pun tak tahu. Katanya sih bentar lagi pasti berangkat. Sebagaimana di Indonesia khususnya Sumut, kata 'bentar' bisa bermakna 5 menit, 1 jam ataupun 6 jam lebih. Saya hanya bisa pasrah dan menyerahkan semuanya kepada CV ini. Udah banyak calon penumpang duduk menunggu dengan sabar di CV ini. Ada yang bawa bayi, ada yang bawa orang tuanya, dan juga ada yang tak bawa apa-apa. Didepanku ada wanita muda berkulit hitam legam, rambut keriting tak tentu, pandangan liar, dari gayanya kayaknya pembantu rumah tangga. Dari raut mukanya kayaknya dari daerah NTB atau NTT. Semoga beliau bukanlah korban kasus trafficking yang lagi marak belakangan ini. Oke deh, taksiku dah datang, dan mau berangkat dulu dah. See u