03 October 2008

Perjalanan ke Sabang


Pelabuhan Ulee Lhee

Waktu di aceh menunjukkan pukul 9 pagi, saya berada di pelabuhan Ulee Lheue. Maksud hati ingin ke pelabuhan Balohan di Sabang. Ferry Pulo Rondo yang akan membawa saya berangkatnya jam 9.30 wib.

Harga tiket kelas ekonomi 70 ribu, kelas eksekutif 80 ribu dan terakhir VIP 90 ribu. Di ruang tunggu pelabuhannya terlihat beberapa bule asing dgn tasnya lumayan gede. Sekilas nampaknya penumpang ke sabang tidak begitu membludak di hari ketiga lebaran ini. Semoga perjalanannya lancar sampai ke tujuan. Doakan ya!

Potongan Tiket Ekonomi Pulo Rondo

NB: Foto-foto lainnya bisa di lihat di sini .


21 September 2008

Asoygeboy


Minggu sore menjelang malam ini, kota medan diguyur hujan deras. Saya sendiri berlindung di Thamrin Plaza. Plaza tua ini walaupun tidak seramai dulu tapi ku lihat sore ini dipenuhi pengunjung. Mungkin lantaran udah dekat dengan hari raya, jadi pada berbelanja utk menyambutnya. Food court yg terletak paling atas masih dalam kondisi renovasi. Hanya gerai Texas fried Chicken yg buka selain McDonald. Di lantai paling atas ini juga terdapat bioskop 21. Diantara bioskop di kota Medan, ini termasuk yg murah dgn tiket masuk Rp.15000. Udah sangat lama sekali saya rasa tidak pernah menikmati film di bioskop tua ini. Seingat saya terakhir ntn di sini pada saat film 'Heart' yg dibintangi Nirani Jubir ditayangkan. Saya masih ingat pada saat itu AC bioskopnya dalam keadaan rusak sehingga mesti berpanas ria dan sesak nafas dalam gedung bioskop. Film itu pun tak selesai ku tonton berhubung keburu gerah dan pulang lgsg. Sore ini ku coba lagi menonton di bioskop ini. Filmnya berjudul 'Asoygeboy', jam 6.35. Semoga setelah selesai ntn, ku bakalan tahu apa artinya tuh judul. Film Indonesia memang agak sedikit nyentrik akhir-akhir ini. Semoga juga dgn selesainya film, reda jugalah hujan di minggu sore ini. :-D

Oh...Flahertys


Mungkin nama tersebut di atas jarang terlihat sewaktu berkenderaan di pusat kota Medan. Ini lantaran restoran dgn nama tersebut diatas letaknya agak pinggiran. Dari jalan didpn restoran Avia Samudera kita mesti masuk dan masuk sampai buntu. Nah barulah kita jumpai restoran bernuansa Italia ini. Suasananya sedikit remang-remang lengkap dgn lilin di mejanya. Menu utamanya seperti Pizza, Spaghetti, dan Steak. Dgn merogoh kocek 100 ribu, udah bisa menyantap hidangan utk 2 orang. Sebenarnya udah lama sekali saya pertama sekali ke sana. Jadi terus terang lokasi restorannya udah agak lupa. Berhubung ingin mencari suasana baru, ku beranikan diri utk menyusuri jalan mencari kembali restoran ini. Jalan menuju ke sana sungguhlah gelap, walaupun letaknya dkt dgn bandara polonia. Lampu jalan cuman beberapa saja yg nampak. Ku ingat setiap ruas jalan yg ku lalui karena ini termasuk daerah yg sepi penduduk, sempat tersesat agak susah nantinya. Untunglah perjalanan menuju ke sana tidak menemukan hambatan berarti walaupun sempat timbul perasaan was-was juga. Sesampai di sana musik dari mengiringi langkahku mencari tpt duduk. Hanya beberapa pelanggan yg nampak. Tanpa berbasa-basi pelayannya memaksa kita segera memesan berhubung udah mau tutup. :-D Akhirnya setelah menyantap Spagettinya, kita pun pulang. Sempat berjalan berlawanan arah lalu lintas, tapi untung masi sempat menemukan jalan pulang. :-D