15 June 2012

Laptop panas bukan masalah lagi . Semoga ! :-)

Kali ini saya mau sharing bagaimana mengatasi laptop panas sesuai dengan pengalaman saya. Setelah sempat terjadi 2 kali laptop saya restart sendiri, akhirnya saya bertekad harus melakukan tindakan untuk mengatasinya. Akhir-akhir ini laptop saya terasa begitu panas di casingnya. Saya menduga ini penyebab laptop ku restart tiba-tiba. Ini saya konfirmasi setelah mendownload sebuah program bernama Core Temp . Dengan program kecil ini kita bisa mengetahui suhu prosesor laptop kita. Suhu laptop saya menunjukkan angka berkisar 75-85 derajat celcius. Sebelumnya saya ada menggunakan pendingin berbentuk kipas kecil yang ditaruh dibawah laptop. Dan ini ternyata tidak cukup mendinginkan. Bentuknya seperti gambar dibawah  ini.
Setelah google sana-sini, ku mendapatkan beberapa saran. Diantaranya harus di bersihkan ventilasi agar sirkulasi udara didalam laptopnya lancar mengalir. Ada yang menyarankan di semprot dengan udara yang cukup kencang sehingga debunya keluar semua. Gambarnya seperti dibawah ini. Tetapi terus terang saya tak tahu dimana beli neh benda.
Memang semenjak saya beli neh laptop beberapa tahun yang lalu tidak pernah saya bersihkan. Debu pastilah sudah menumpuk didalamnya. Saya ber-rencana menggunakan vacuum cleaner  untuk mengisap keluar debunya. Tetapi alat ini pun belum saya punyai. Akhirnya sayapun meluncur ke toko komputer terdekat. Yang bisa saya dapatkan adalah USB fan 1 kipas dan pompa angin manual seperti gambar dibawah ini.
Walaupun sebelumnya saya ragu dengan kemampuan dua benda ini tetapi harus dicoba tentunya. Dengan menyemprotkan di kisi-kisi tempat keluarnya dan masuknya udara di laptopnya, debu-debu tebal pada berterbangan. Ini memberikan saya sedikit keyakinan dan kelegaan di hati kalau neh benda kayaknya berfungsi baik. Dan memang ternyata setelah dicoba, suhu laptopnya menjadi sekitar 55-65 derajat celcius. Sungguh penurunan yang luar biasa. Casing laptop pun sudah tidak terasa panas lagi pada saat mengetik. Akhirnya bisa sedikit bernapas lega dan semoga masalah restartnya tidak terulang lagi.

06 June 2012

Solusi TV LG tanpa socket / colokkan Headphone

Bermula ingin mendengarkan siaran TV melalui headphone/earphone agar tidak mengganggu yang lain, muncullah postingan kali ini. Coba para pembaca sekalian perhatikan di TV-TV modern zaman sekarang. Ada kemungkinan mengalami kesulitan menemukan socket/colokkan headphone/earphone di TV sekarang ini. Pada kasus saya adalah TV LG yang tipenya saya kurang jelas. Contoh gambar socket yang ingin kucari seperti terlihat di bawah ini. Setelah mencari ke segala penjuru, akhirnya ku ambil kesimpulan bahwa kalau TV LG-ku ini tidak memiliki socket untuk headphone.
Contoh Socket Untuk Headphone

Tetapi rasa penasaran membawaku untuk bertanya ke mbah Google. Ternyata memang kebanyakan TV LG sekarang ini tidak dilengkapi dengan socket headphone lagi, ini terbukti banyak yang kewalahan seperti saya menemukan socketnya ini.Ada titik terang ketika saya perhatikan di belakang panel TV-nya. Ada tulisan 'Audio Out' di antara socket-socket berwarna-warni di panel belakang TV-nya. Socket 'Audio Out' nya ada dua yakni berwarna merah dan putih. Supaya lebih jelas silahkan lihat di gambar dibawah ini.

Socket Audio Out
Berkat mbak Google, saya pun mendapatkan saran/ide bentuk kabel penghubung agar bisa konversi dari Socket 'Audio Out' ini ke headphonenya. Bentuk kabelnya adalah sebagai berikut :

Nah masalahnya dimanakah saya harus mencari kabel ginian. Kalau anda penduduk kota Medan, pasti teringat sederetan toko elektronik di jalan Asia. Saya pun bergegas kesana untuk menunaikan tugas 'mulia' ini. Dari semua toko yang saya tanyain, semuanya menjawab tidak ada menjual kabel gituan. Bahkan ada satu toko yang dengan sinisnya katakan, kalaupun ada kabelnya belum tentu bisa keluar suara. Terus terang menurut saya kebanyakan toko elektronik di jalan Asia ini agak kurang bagus pelayanannya. Tidak ada solusi yang ditawarkan ataupun setidaknya bertanya untuk apa kabel gituan. Begitu saya perlihatkan gambar kabelnya, langsung bilang tidak ada jual, dan urusan sampai disitu saja. Pelayan tokonya kemudian kembali asyik dengan urusan sendiri padahal pembeli belum berlalu dari tokonya. Sorri ya agak sedikit curhat. :-)

Akhirnya saya pun bertekad mencoba lagi bertanya ke toko yang laen. Nama tokonya Anugerah. Toko ini layak di kasih cap jempol dari sisi pelayanan. Begitu di kasih liat kabel yang saya inginkan, pelayan tokonya pun berkata tidak menjual kabel ginian. Sempat pasrah juga kurasakan. Tetapi untung dia bertanya kembali untuk apakah kabel gituan. Saya jelaskan panjang lebar, diapun berkata bahwa kabel gituan bisa di buat sendiri. Nah.....ini dia. Yakin , bang? Bisa lar katanya. Setelah nego harganya ( Rp. 30.000 ), saya pun mempersilahkan beliau membuat kabelnya. Weleh...weleh...ternyata siap juga kabelnya. Lalu dia test di headphone yang dia jual. Ternyata tidak ada keluar suaranya, teman-teman. Hahahahaha........:-)

Tetapi saya bilang tak apa-apa. Saya bayar dan coba di rumah aja deh. Syukurlah, setelah di test di TV LG -nya, ternyata ada suara di headphonenya. Akhirnya saya bisa mendengarkan siaran TV tanpa mengganggu bayiku tercinta. Mission Accomplished. 

Selamat mencoba !!!! :-)

27 May 2012

Kawaks dan Game Arcade

Pernah bermain 'ding-dong' atau istilah kerennya 'arcade' ? Itu lho pas mau dimainkan mesti di masukkin koin. Lalu tinggal di kontrol lewat joystick dan tombolnya. Dulu saya termasuk yang hobi bermain neh benda. Sekarang pun masih tak nolak sih kalau diajak bermain. :-)
Mesin Arcade
 
Nah bagi yang ingin memainkan game-game arcade tempoe doeloe di komputer pribadi, kali ini saya ingin sharing mengenainya. Yang kita perlukan program yang diberi istilah emulator. Sesuai namanya,guna emulator adalah mensimulasi mesin arcade di komputer kitanya. Saat ini emulator sangat banyak macamnya tersedia di dunia maya. Sebut saja ada namanya MAME, Nebula, dan lain-lain. Yang ingin saya bahas kali ini adalah emulator bernama Kawaks.

Kawaks

Alasan saya memakai Kawaks karena kebetulan emulator ini yang berjalan mulus. Sudah saya coba MAME dan Nebula. Tetapi apa lacur, kedua emulator ini tidak bisa berjalan lancar di laptop tercintaku.

Setelah di download Kawaks-nya, selanjutnya tinggal dicari game yang ingin dimainkan. Ada banyak game yang bisa didownload gratis di dunia maya. Sebut saja King of Fighter, Street Fighter, Marvel Super Heroes, Street Fighter 3rd Strike-Fight For The Future , dan sebagainya. File game ini disebut ROMS.

Langkah selanjutnya pindahkan file game yang telah di download tadi di sub folder Roms-nya folder Kawaks. Setelah itu jalankan Kawaks-nya. Load Game. Ta...da....layar pun berubah layaknya monitor arcade pas tempoe doeloe itu.

Agar bisa dimainkan gamenya, tombol-tombol keyboardnya mungkin perlu diatur terlebih dahulu di Redefine Keys. Hebatnya Kawaks ini mendukung sampai 4 pemain. Ini artinya kalau kebetulan gamenya mendukung, anda dan 3 temen lainnya bisa bermain secara bersamaan. Masalahnya hanya gimana berkongsi satu keyboard dengan 4 orang sekaligus. :-)

Kebetulan saya masih ingat ada satu game yang bisa dimainkan 4 orang sekaligus. Namanya Captain Commando. Game ini ceritanya ada 4 pendekar yang melawan banyak penjahat dikota.

Captain Commando

Masalah berkongsi keyboard saya atasi sebagai berikut. Kebetulan saya memiliki 1 USB GamePad Wireless, 1 Wiimote, 1 Mini Keyboard Bluetooth. Ketiga benda ini akan saya gunakan untuk mengontrol game ini. Ini artinya bisa sekaligus 3 orang memainkan game ini. Tentunya akan asyik nantinya.


Nah untuk menghubungkan  benda ini ke laptopku saya perlu program tambahan bernama GlovePie. Program ini gratis kok. Masukkan script yang saya gunakan ini ke GlovePie-nya dan jalankan. Niscaya sekarang Wiimote dan USB GamePad-nya sudah bisa mengontrol gamenya. Khusus untuk Mini Keyboardnya tidak perlu di program. Tinggal hidup dan koneksikan aja via bluetooth.


Contoh Script Glovepie yang saya gunakan :
---------------------------------------------------------------------------
//Script Glovepie
if(Joystick1.y < -0.3){
   Keyboard.Up = true
}else{
   Keyboard.Up = false
}
if(Joystick1.y > 0.3){
   Keyboard.Down = true
}else{
   Keyboard.Down = false
}
if(Joystick1.x < -0.3){
   Keyboard.Left = true
}else{
   Keyboard.Left = false
}
if(Joystick1.x > 0.3){
   Keyboard.Right = true
}else{
   Keyboard.Right = false
}
//Left stick walk code
if(Abs(Joystick.y) > 0.3 and Abs(Joystick.y) < 0.7 and Abs(Joystick.x) < 0.7){
   Keyboard.X = true
}elseif(Abs(Joystick.x) > 0.3 and Abs(Joystick.x) < 0.7 and Abs(Joystick.y) < 0.7){
   Keyboard.X = true
}else{
   Keyboard.X = false
}

}
//POV
Key.Up = Joystick1.pov1up
Key.Down = Joystick1.Pov1Down
Key.Left = Joystick1.Pov1Left
Key.Right = Joystick1.Pov1Right
//Buttons
Key.NumPad1 = Joystick1.Button1
Key.NumPad2 = Joystick1.Button2
Key.NumPad3 = Joystick1.Button3
Key.Numpad4 = Joystick1.Button4
Key.NumPad5 = Joystick1.Button5
Key.Numpad6 = Joystick1.Button6
Key.NumLock = Joystick1.Button9
Key.Numpad9 = Joystick1.Button10
Key.Numpad7 = Joystick1.Button7
Key.Numpad8 = Joystick1.Button8

//Special keys
if(Joystick1.Button7)and(Joystick1.Button8)then
Key.Down+Key.Left+Key.NumPad1=Joystick1.Button1
Key.Down+Key.Left+Key.NumPad2=Joystick1.Button2
Key.Down+Key.Right+Key.NumPad1=Joystick1.Button3
Key.Down+Key.Right+Key.NumPad2=Joystick1.Button4
end if

N = Wiimote1.Down
V = Wiimote1.Up
B = Wiimote1.Left
G = Wiimote1.Right
L = Wiimote1.Plus
Apostrophe = Wiimote1.Two
Y = Wiimote1.B
SemiColon = Wiimote1.One
Slash = Wiimote1.A
I = Wiimote1.Home
P = Wiimote1.Minus
M = Wiimote1.Minus+Wiimote1.Plus

if(wiimote1.A)and(wiimote1.B)then
S+D+J = Wiimote1.SwingLeft
S+D+K = Wiimote1.SwingDown
S+A+K = Wiimote1.SwingRight
S+A+J =Wiimote1.SwingUp
end if

--------------------------------------------------------------------------

Akhirnya sekarang ini saya bisa memainkan game Captain Commando ini bareng dengan temen-temenku. Bagi yang ingin bertanya lebih lanjut sila berkomentar dibawah ini. Selamat mencoba!