12 May 2008

Medan Panas

Cuaca di medan akhir-akhir ini agak sedikit kacau. Siangnya terik setengah mati tapi malamnya hujan deras. Tanda-tanda perubahan cuaca yang sangat drastis. Ciri-ciri Global Warming neh. Jangan heran jikalau anda menemui tetangga, temen, saudara, orang tua anda yang lagi menderita demam, batuk, flu, dan penyakit tropis lainnya. Sebab memang cuaca lagi begitu tidak ramahnya. Perbanyak minum air, makan buah dan sayur mungkin merupakan langkah antisipasi yang bagus.
Semalam Vihara paling gede di Asia tenggara yang berada di pematang siantar terbakar yang mengakibatkan 7 orang tewas termasuk salah satunya bhikkhu. Semoga keluarga yang ditinggalkan di beri kekuatan menghadapi musibah ini.

07 May 2008

Sampah di kota Medan tercinta

Kota Medan yang dulunya sebagai kota penerima Adipura sepertinya saat ini mesti berbenah diri dan bercermin kembali. Truk pembuangan sampah yang biasa lewat dengan panggilannya yang khas 'Sampah.....Sampah....!' sudah tidak terdengar lagi di kota tercinta ini. Menurut kabar, kontraknya telah berakhir dan cukup membuat kewalahan Dinas Kebersihan kota Medan ini. Ini dapat dilihat dari sampah-sampah yang mulai nampak berserakan dengan seenaknya di hampir setiap sudut kota. Salah satu pemandangan yang menurut saya cukup memprihatinkan adalah di jalan bakaran batu dekat rel kereta api. Dipinggir jalan itu terdapat Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah sedemikian menumpuknya sampai memenuhi sebagian badan jalan sementara diseberangnya ada tempat persemayaman. Jadi bisa dibayangkan bagi keluarga yang lagi berduka harus menanggung beberapa penderitaan sekaligus. Disatu sisi harus menderita karena barusan ditinggalkan oleh yang disayangi, disisi laen harus menahan nafas karena bau sampah yang berceceran sekitar situ.

Dinas kebersihan beberapa hari yang lalu udah menyatakan kata menyerah dalam hal mengatasi sampah ini. Masyarakat diharapkan partisipasinya walaupun udah membayar uang retribusi sampah. Alasan dari Dinas Kebersihan adalah belum cairnya dana kebersihan ini. Untuk sementara masyarakat diharapkan sabar dan berdoa agar masalah ini cepat selesai. Masyarakat memang sekian lama telah bersabar dan berdoa berhubung masalah-masalah lain telah sering berkunjung mulai naiknya BBM, mulai meroketnya harga pangan, listrik mati, dan persoalan-persoalan laennya.

Mungkin kita sebagai masyarakat yang baik, bisa berpartisipasi dengan segenap kerendahan hati membantu pemerintah kota Medan mengatasi masalah-masalah ini dengan kemampuan yang ada. Bersama Kita Bisa!!!

06 May 2008

Prey

Film ini mengisahkan tentang perjuangan anak manusia mempertahankan hidup dari serangan binatang buas. Film ini diawali perjalanan safari di alam bebas seorang ibu dengan 2 orang anaknya. Pada mulanya semua berjalan dengan mulus tetapi ketegangan dimulai saat salah satu anaknya sesak kencing, sehingga harus turun dari mobil safari dan mencari semak-semak sebagai tempat pembuangan. Tiba-tiba seekor harimau mendekati dan menerkam dengan sadisnya, pemandu wisatanya tewas saat itu juga sedangkan anak lelaki tersebut masih bisa selamat dan lari kembali ke mobil. Jadilah ibu dengan ke 2 orang anaknya harus berdiam dan sembunyi didalam mobil. Binatang buas masih berkeliaran disekitar mobil sambil mencari celah dan memangsa keluarga ini. Bantuan pun akhirnya datang dan ketiganya selamat setelah berhari-hari bersembunyi di dalam mobil.


Film ini kabarnya diinspirasi dari cerita nyata. Dalam film 'Prey' ini seakan mau ditunjukkan kedudukan manusia diantara makhluk hidup yang lain sebenarnya adalah sama adanya. Sama-sama ingin bertahan hidup dan saling memangsa. Kehidupan antar manusia sendiri juga sebenarnya diwarnai aksi mangsa-memangsa tapi bedanya mungkin bukan dengan memakai taring tajam tetapi dengan kekuasaan, monopoli, pelecehan dan aksi-aksi kejam lainnya.

Tetapi untunglah dilaen pihak masih ada manusia-manusia bijaksana yang masih mampu menahan diri dari melakukan aksi-aksi ini. Manusia terakhir ini berpendapat bahwa alam ini telah memberikan berkah dan karunia yang berlimpah ruah jadi tak ada gunanya bersikap serakah. Untuk jenis manusia yang serakah segala sumber daya alam di korbankan demi memuaskan nafsu yang tak pernah terpuaskan ini. Inilah manusia yang merasa menduduki tempat paling atas di rantai makanan sehingga bisa sesukanya memanipulasi alam dan makhluk hidup lainnya. Film 'Prey' ini mengingatkan kita bahwasannya di alam bebas seperti di taman safari ini, manusia hanyalah makhluk biasa yang sekali-kali juga bisa di mangsa oleh makhluk lainnya. Jadi marilah kita menjaga keharmonisan hidup dengan sesama makhluk hidup. Manusia memang memiliki akal dan pikiran yang tak dimiliki hewan dan makhluk hidup laennya. Tapi alangkah indahnya jika kelebihan ini digunakan pada tempatnya dan bukan malahan merasa menjadi penguasa alam yang boleh berbuat semena-menanya.